MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, April 18, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Kepala Sekolah Swasta di Aceh Curhat Soal Pajak Pendidikan

Masa Kini by Masa Kini
12 Juni 2021
in Headline
0
Kepala Sekolah Swasta di Aceh Curhat Soal Pajak Pendidikan

Kepala Sekolah swasta di Banda Aceh datangi Rumah Aspirasi Illiza Saaduddin Djamal membahas PPN Pendidikan. (foto: untuk masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Belasan kepala sekolah swasta dari berbagai jenjang pendidikan dari PAUD hingga SMK di Banda Aceh, mendatangi Rumah Aspirasi H. Illiza Sa’adudin Djamal di jalan Syiah Kuala Lambaro Skep, Sabtu (12/6/2021).

Rombongan para pimpinan sekolah tersebut diterima oleh Staf Ahli Anggota Komisi X DPR RI,.Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal, Muhammad Ben Umar bersama Tim Rumah Aspirasi Illiza lainnya.

RelatedPosts

Banda Aceh Siap Terapkan WFH ASN Setiap Jumat, Wali Kota Tunggu Aturan Teknis Pusat

Lonjakan Wisatawan ke Sabang, Trip Kapal Ditambah hingga Malam

Gamis Melayu “Bini Orang” Jadi Primadona Lebaran Tahun 2026

Para kepala sekolah itu menyampaikan aspirasinya terkait rencana pemerintah akan memungut Pajak Pertambahan Nilai (PPN) pada jasa pendidikan. Mereka keberatan dan menolak terhadap rencana pemungutan PPN tersebut.

“Kalau PPN diberlakukan maka komersialisasi pendidikan bakal terjadi. Jadi kami pasti akan menaikkan biaya pendidikan beberapa persen. Ini akan berdampak pada keluarga peserta didik,” kata Kepala Sekolah Lap School Unsyiah, Nasir Usman.

Ia juga menilai rencana penerapan PPN juga mengkhianati Pasal 31 UUD 1945 ayat pertama, setiap warga negara berhak mendapat pendidikan. Berikutnya di ayat dua, setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya.

Sementara itu, Roslinawati dari SMK Farmasi Cut Meutia Banda Aceh menilai pemberlakuan PPN diskriminatif antara sekolah swasta dan negeri.

Ia berharap pemerintah memahami sekolah swasta juga memiliki andil besar terhadap kemajuan anak negeri.

“Kami (sekolah swasta) juga mendidik anak negeri dan memberikan yang terbaik,” tegasnya.

Ruwaida, perwakilan PAUD mengaku pemberlakuaan PPN sangat memberatkan. Apalagi pihaknya sejak awal mengurus legalitas sudah dikenakan pajak.

“Sejak pengurusan Online Single Submission (OSS) sudah dikenakan pajak. PAUD kami bukan PAUD swasta yang kaya. PAUD ini juga ada guru TK negeri, jadi kami juga membantun pemerintah,” sebutnya.

Sebelumnya, anggota DPR RI Komisi X, Illiza Sa’aduddin Djamal tegas menolak rencana pemerintah memungut PPN pada sekolah swasta.

“Kami meminta pada pemerintah untuk mengurungkan niat ini, apalagi di tengah masa pandemi Covid-19 perekonomian masyarakat sangat memprihatinkan,” sebutnya.

Menurut Illiza, tindakan pemerintah ini juga akan mematikan lembaga-lembaga pendiddikan swasta. PPN bakal menyebabkan pendidikan swasta kalah bersaing.

“Dapat mematikan kreativitas mereka sehingga berdampak pada penurunan kualitas pendidikan lembaga swasta,” sebutnya.[]

Tags: Banda AcehKepala Sekolah SwastaPajakPPN Pendidikan
Previous Post

Gampong Aneuk Laot Kota Sabang Masuk Finalis Desa Wisata Award 2021

Next Post

Timnas Indonesia Gagal di Kualifikasi Piala Dunia 2022, Apa Pelajaran Berharganya?

Related Posts

Budidaya Tiram Alue Naga Berpotensi Jadi Sumber Ekonomi Utama Warga Pesisir

by Riska Zulfira
15 April 2026
0

MASAKINI.CO – Budidaya tiram di Gampong Alue Naga, Kecamatan Syiah Kuala, terus berkembang dan mulai menunjukkan peran penting sebagai sumber...

Harga Emas Kembali Naik, Perhiasan Tembus Rp8,31 Juta per Mayam

by Redaksi
14 April 2026
0

MASAKINI.CO – Harga emas di Banda Aceh kembali menunjukkan tren kenaikan setelah sempat mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir. Pada...

Ribuan Warga Padati CFD Banda Aceh, Funwalk TNI AU Angkat Isu Kemanusiaan

by Riska Zulfira
12 April 2026
0

MASAKINI.CO - Car Free Day (CFD) di Kota Banda Aceh, Minggu (12/4/2026), tak sekadar menjadi ajang olahraga rutin. Momentum ini...

Next Post
Timnas Indonesia Gagal di Kualifikasi Piala Dunia 2022, Apa Pelajaran Berharganya?

Timnas Indonesia Gagal di Kualifikasi Piala Dunia 2022, Apa Pelajaran Berharganya?

FAJI Aceh Diharap Tak Jadi Penonton di PON Aceh-Sumut

FAJI Aceh Diharap Tak Jadi Penonton di PON Aceh-Sumut

Discussion about this post

CERITA

Rumah Dibakar Ayah, Ibu dan Dua Anak Selamat dari Amukan Dini Hari

7 April 2026

Dari Ditolak hingga Diakui: Jalan Sunyi Inayatillah Membuktikan Perempuan Bisa Memimpin

2 April 2026

Dari Balik Tenda, Suara Wara Bongkar Realitas Pengungsi Aceh Tamiang

27 Maret 2026
Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

19 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co