MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, April 17, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Benarkah Masyarakat Aceh Anti Investasi? Ini Kata Wali Nanggroe

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
11 Oktober 2023
in Daerah
0
Benarkah Masyarakat Aceh Anti Investasi? Ini Kata Wali Nanggroe

Wali Nanggroe Aceh, Malik Mahmud Al Haythar, saat jadi pembicara di forum Aceh Gayo Sustainable Investment Dialogue (Agasid) 2023. (foto: untuk masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haythar, menyatakan masyarakat adat di Aceh yang berada di bawah masing-masing struktur adat, sangat mendukung kegiatan investasi di berbagai bidang yang bertujuan untuk pembangunan.

Hal itu disampaikannya saat jadi pembicara di forum Aceh Gayo Sustainable Investment Dialogue (Agasid) 2023, yang difasilitasi oleh Pemerintah Aceh dan Bank Indonesia Perwakilan Aceh, Selasa (10/10/2023).

RelatedPosts

Dua Sekolah di Banda Aceh Masuk Top 100 Sekolah Terbaik Nasional 2026

Mualem Kunci Dana Otsus 2,5 Persen

BSI dan Pemko Banda Aceh Dorong Warga Siap Haji Sejak Dini, Hadirkan Kajian Hanan Attaki

Pada forum tersebut Wali Nanggroe menyampaikan bagi orang Aceh, berbicara tentang upaya pembangunan, tak terlepas dari berbagai perangkat-perangkat adat istiadat, yang telah tersusun dengan sistematis dan masih terus bertahan selama ratusan tahun lamanya.

“Kemudian di era sekarang ini, perangkat-perangkat adat yang dahulunya merupakan bagian dari struktur Kerajaan Aceh, juga telah diakui sebagai hukum positif melalui Qanun Aceh dan Reusam Wali Nanggroe,” katanya.

Dalam praktiknya, tutur Malik Mahmud, segala kegiatan yang dilaksanakan di beberapa kawasan, misalnya hutan, perkebunan, sawah, laut, tidak terlepas dari aturan-aturan adat di bawah struktur adat masing-masing.

“Di kawasan hutan kita mengenal adanya Panglima Uteun. di persawahan ada Kejruen Blang, dan untuk bagian laut dikoordinir oleh Lembaga Panglima laot,” ujarnyal.

Keberadaan struktur-struktur dengan menjunjung tinggi nilai adat itu telah ikut membawa peradaban Aceh di masa dahulu menuju puncak kegemilangan dalam berbagai bidang.

“karena kesadaran akan hal itu, hingga saat ini Bangsa Aceh tetap mempertahankan keberadaan Lembaga Pemerintahan Adat, dengan memegang teguh nilai-nilai adat di masing-masing komunal,” katanya.

Malik mengatakan selama ini dirinya telah melakukan berbagai upaya-upaya untuk membuka komunikasi dengan para investor, baik di tingkat nasional, di kawasan Asia, hingga ke Eropa. Seluruh kegiatan-kegiatan itu selalu mendapat dukungan dari para pimpinan lembaga adat yang ada di Aceh.

“Mereka sepakat dengan apapun kegiatan investasi, asalkan tetap menjunjung tinggi adat istiadat di Aceh, dan ramah terhadap lingkungan,” katanya.

Wali Nanggroe menyampaikan, jika dilakukan dengan benar investasi akan memberi dampak positif. Namun juga perlu upaya antisipasi agar tidak timbul dampak negatif terutama yang terkait investasi di bidang Sumber Daya Alam (SDA).

“Kedua kemungkinan itu harus menjadi bahan kajian kita semua, baik oleh pemegang kebijakan dan pelaksana kegiatan investasi. Dan seluruh kegiatan investasi haruslah melalui konsultasi dan partisipasi aktif masyarakat adat,” pungkasnya.

Tags: investasiMalik Mahmud Al HaytharWali Nanggroe Aceh
Previous Post

Pesawat AS Tiba di Israel, IDF: Persiapan Serangan Signifikan

Next Post

Anjlok Parah, Harga Pinang Hanya 4 Ribu Sekilo

Related Posts

Harga Emas Kembali Naik, Perhiasan Tembus Rp8,31 Juta per Mayam

by Redaksi
14 April 2026
0

MASAKINI.CO – Harga emas di Banda Aceh kembali menunjukkan tren kenaikan setelah sempat mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir. Pada...

Wali Nanggroe Bahas Kebutuhan Air Bersih Pascabencana Aceh dengan Konsul AS

by Ahlul Fikar
23 Desember 2025
0

MASAKINI.CO - Wali Nanggroe Aceh, Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al-Haythar, membahas penanganan kebutuhan air bersih pascabencana banjir dan...

BPJS Ketenagakerjaan Banda Aceh Audiensi Universal Coverage Jamsostek ke Wali Nanggroe

BPJS Ketenagakerjaan Banda Aceh Audiensi Universal Coverage Jamsostek ke Wali Nanggroe

by Ulfah
11 Oktober 2025
0

MASAKINI.CO - BPJS Ketenagakerjaan melakukan pertemuan dengan Wali Nanggroe Aceh, membahas perlindungan menyeluruh untuk pekerja Aceh, Jumat 10 Oktober 2025....

Next Post

Anjlok Parah, Harga Pinang Hanya 4 Ribu Sekilo

Kisah Guru Ngaji Berbagi di Pondok Nasi

Discussion about this post

CERITA

Rumah Dibakar Ayah, Ibu dan Dua Anak Selamat dari Amukan Dini Hari

7 April 2026

Dari Ditolak hingga Diakui: Jalan Sunyi Inayatillah Membuktikan Perempuan Bisa Memimpin

2 April 2026

Dari Balik Tenda, Suara Wara Bongkar Realitas Pengungsi Aceh Tamiang

27 Maret 2026
Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

19 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co