Koruptor Kasus TPA Lhok Batee Sabang Dijebloskan ke Lapas Lambaro

Eksekusi terpidana korupsi kegiatan pembebasan Pengadaan Lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Lhok Batee di Sabang ke lapas. (foto: Kejari Sabang)

Bagikan

Koruptor Kasus TPA Lhok Batee Sabang Dijebloskan ke Lapas Lambaro

Eksekusi terpidana korupsi kegiatan pembebasan Pengadaan Lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Lhok Batee di Sabang ke lapas. (foto: Kejari Sabang)

MASAKINI.CO – Kejaksaan Negeri Sabang mengeksekusi Firdaus, terpidana korupsi kegiatan pembebasan Pengadaan Lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Lhok Batee, Sabang ke Lembaga Pemasyarakatan (lapas) Kelas IIA Banda Aceh, Selasa (28/2/2024).

Kepala Kejari Sabang, Milano Raharjo menyatakan putusan tersebut berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA), yang dalam amar putusannya MA mengabulkan permohonan kasasi dari Penuntut Umum serta membatalkan putusan vonis bebas yang diputuskan oleh Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Banda Aceh.

Di mana terpidana merupakan pemilik lahan yang mendapat keuntungan besar dari kegiatan Pengadaan lahan TPA tersebut dengan cara tidak sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi sehingga dijatuhi pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara selama 4,5 tahun.

“Menyatakan terdakwa Firdaus terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tipikor secara Bersama-sama sebagaimana dakwaan Subsidair Pasal 3 Jo. Undang- Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang- Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP,” kata Kajari Sabang.

Selain itu, Firdaus juga dikenakan denda sebesar Rp200 juta dengan ketentuan jika tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama 3 bulan kurungan, serta membayar uang pengganti sebesar Rp1,1 miliar subsider penjara selama 2,5 tahun.

Sebelumnya, pada tanggal 3 Januari 2024 Jaksa Eksekutor Kejari Sabang telah terlebih dahulu melakukan Eksekusi terhadap terpidana Anas Farhuddin selaku Kepala Dinas LKH periode tahun 2020 yang juga terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi.

TAG

Bagikan

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Berita Terbaru

Berita terpopuler

Add New Playlist