Katahati Institute Bekali Jurnalis Warga Tentang Vaksin

Katahati Institute gelar workshop terkait vaksinasi untuk jurnalis warga. (foto: dok Katahati Institute)

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Katahati Institute Bekali Jurnalis Warga Tentang Vaksin

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Katahati Institute gelar workshop terkait vaksinasi untuk jurnalis warga. (foto: dok Katahati Institute)

MASAKINI.CO – Katahati Institute didukung Perhimpunan Pengembang Media Nusantara (PPMN) mengadakan pelatihan jurnalisme warga dengan tema “Vaksinasi dalam Perspektif Agama dan Media Massa”. Kegiatan tersebut digelar di D’energy Caffee, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Senin (28/2/2022) kemarin.

Acara yang diisi tiga narasumber, di antaranya Kepala Dinas Kesehatan Aceh Besar Anita, Anggota Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Abd. Gani Isa, dan Korwil Sumatera Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Adi Warsidi.

Workshop penguatan kapasitas ini diikuti berbagai unsur antara lain; tokoh agama, tokoh pemuda, akademisi, siswa, kelompok rentan, dan disabilitas.

Kepala Dinas Kesehatan Aceh Besar Anita, menyebutkan saat ini cakupan angka vaksinasi di Aceh Besar sudah dilakukan sesuai dengan aturan yang ada.

Dia menyebut, meski berbagai upaya telah dilakukan pemerintah, kebijakan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 haruslah menjadi tanggung jawab semua pihak.

“Masyarakat tetap harus waspada, apalagi saat ini di Indonesia sudah menyebar Covid-19 varian Omicron,” katanya.

Sementara itu, Adi Warsidi selaku Korwil Sumatera AJI, menyampaikan pelatihan jurnalis warga terkait vaksinasi itu penting dilakukan. Jurnalis Warga, tuturnya, tidak hanya sebatas menulis informasi biasa, namun bisa untuk menulis sesuai fakta dan tidak menyesatkan pembaca.

“Terutama di tengah-tengah pandemi seperti sekarang. Penting sekali jurnalis warga menulis lebih jernih, tidak terjebak hoaks,” ujarnya.

Anggota MPU Aceh, Abd. Gani Isa, menyampaikan pihaknya selalu berada dengan umat, dengan kegiatan amar makhruf Nahi mungkar. MPU Aceh, ungkapnya, proaktif dalam menyahuti berbagai masalah umat seperti; mengeluarkan fatwa dan tausiah sebagai panduan dalam menghadapi berbagai fenomena yang berada di tengah masyarakat.

“Soal vaksinasi misalnya. Kami telah mengeluarkan fatwa soal itu,” ujarnya.

“Masyarakat diharapkan selalu waspada dan mengawal anggota keluarga yang berada di luar rumah agar terjaga dari Covid-19,” pungkasnya.

TAG

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Berita Terbaru

Berita terpopuler

Add New Playlist