Ratusan Santri Berlomba di Musabaqah Qiraatil Kutub Tingkat Provinsi Aceh

Para Dewan Juri Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) ke-II tingkat provinsi Aceh dikukuhkan pada pembukaan MQK, Rabu malam 13/10/2021. (foto: masakini.co/Alfath)

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Ratusan Santri Berlomba di Musabaqah Qiraatil Kutub Tingkat Provinsi Aceh

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Para Dewan Juri Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) ke-II tingkat provinsi Aceh dikukuhkan pada pembukaan MQK, Rabu malam 13/10/2021. (foto: masakini.co/Alfath)

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh menggelar lomba Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) ke-II, yang berlangsung di Komplek Asrama Haji Embarkasi Aceh, Banda Aceh, mulai tanggal 12 sampai 16 Oktober mendatang. Ratusan santri dari kabupaten dan kota di Aceh mengikuti ajang perlombaan kitab kuning tingkat provinsi ini.

“Event MQK memiliki makna yang sangat penting mendorong semangat para santri dayah atau pesantren untuk gemar, mahir membaca, serta mempelajari kandungan kitab kuning berbahasa Arab,” kata Asisten I Pemerintah Aceh Bidang Pemerintahan dan Keistimewaan, Muhammad Jafar, saat membuka secara resmi acara mewakili Gubernur Aceh, pada, Rabu malam (13/10/2021).

Muhammad Jafar mengatakan, perlombaan tersebut salah satu sarana untuk menjaga kemurnian warisan ulama dan para guru melalui tradisi membaca, mengkaji dan menelaah kitab kuning.

Sehingga ke depan, tuturnya, tradisi ini tetap terawat eksistensinya dari satu generasi ke generasi berikutnya.

“Upaya menjaga kemurnian tradisi inilah yang menjadi misi dan tujuan penting Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Dayah Aceh mengadakan MQK ke II tahun ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Zahrol Fajri, mengatakan MQK tingkat Provinsi Aceh ini memperlombakan 10 cabang masing-masing; Tingkat Ula 2 cabang (ahklak dan tauhid), Tingkat Wustha 4 cabang (Fiqh, Tarikh, Tafsir dan Hadist) dan Tingkat Ulya 4 Cabang (Nahwu, Ushul Fiqh, Ilmu Tafsir dan Balaghah).

Sebanyak 20 kabupaten dan kota di Aceh mengirimkan kafilahnya mengikuti ajang Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) ke-II itu.

“Total peserta yang mengikuti perlombaan ini 380 orang, pendamping 80 orang dan ofisial 80 orang. Sementara untuk hadiahnya, total keseluruhan 1,4 miliar lebih,” ujarnya.

Zahrol Fajri menyebut, para peserta yang mengikuti MQK tersebut telah divaksin Covid-19 semua.

Akan tetapi, pihaknya mengimbau kepada panitia dan peserta, agar memastikan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

TAG

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Berita Terbaru

Berita terpopuler

Add New Playlist