Terkait Forum Aceh Meusapat, Ini Komentar Akademisi UIN Ar-raniry

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Terkait Forum Aceh Meusapat, Ini Komentar Akademisi UIN Ar-raniry

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

JAKARTA | MASAKINI – Akademisi UIN Ar-raniry yang Ketua Program Studi Ilmu Administrasi Negara UIN Ar-Raniry, Reza Idria, menyambut baik Silaturahmi Aceh Meusapat yang akan dilakukan di Jakarta akhir bulan ini. Pertemuan itu, kata reza haruslah mengusung gagasan tentang ajakan bagi pelaku ekonomi asal Aceh untuk meramaikan geliat berbagai sektor investasi di Aceh.

“Partisipasi entrepreneur-entreprenuer yang telah sukses di luar Aceh tersebut akan sangat krusial menghidupkan dunia usaha di Aceh. Karena secara kultural konsep teladan masih sangat relevan menggerakkan aktifitas masyarakat Aceh,” kata Reza, Kamis, 27/06.

Reza menjelaskan, teladan yang ia maksudkan adalah keterlibatan entreprenuer yang telah sukses dan mau memberikan contoh secara langsung terkait apa yang harus dilakukan dan seperti apa melakukannya. “Ketika masyarakat menjadi bagian dari penggerak mata rantai ekonomi, maka iklim ramah investasi bagi pihak manapun yang ditawarkan pemerintah Aceh saat ini akan efisien. Selanjutnya, tinggal mengajak pengusaha-pengusaha tersebut untuk kemudian bergiat di Aceh,” ujarnya.

Pemerintah Aceh, kata Reza, juga harus berbenah dengan menyiapkan perangkat aturan, perlindungan dan informasi data-data potensi ekonomi yang bisa diakses oleh pihak-pihak yang ingin berinvestasi di Aceh. Misalnya, kata dia, dengan menayangkan peta ekonomi Aceh di setiap kabupaten/kota di Aceh dan dapat diakses secara online melalui aplikasi peta digital ekonomi. Dengan begitu akses informasi yang ingin diketahui oleh orang dari luar Aceh akan mudah dan aplikasi peta digital tersebut menjadi pintu awal kebangkitan ekonomi Aceh nantinya.

Reza berharap pemerintah Aceh mampu mensinergikan kebijakan pemerintah pada dunia usaha dengan teknologi informasi serta mengajak kaum muda untuk memberikan kontribusi. Sebab, kaum muda adalah generasi yang melek teknologi dan peka pada peluang. Apalagi masih banyak sektor potensial di Aceh yang belum mampu dimanfaatkan secara maksimal, misalnya, kata dia, seperti sektor pertanian, perkebunan dan perikanan.

Minggu 30/06 nanti, Pemerintah Aceh akan menggelar silaturrahmi Aceh Meusapat di Jakarta. Kegiatan itu akan diisi dengan diskusi bertema “Dialog Pembangunan Ekonomi Aceh Hebat” dengan menghadirkan beberapa pemateri. Di antaranya Kepala Kantor Bank Indonesia Perwakilan Aceh, Zainal Arifin Lubis, Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, Hamman Riza, Rektor Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Syamsul Rizal, dan Kapala Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Aceh, Sabri Basyah. []

TAG

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Berita Terbaru

Berita terpopuler

Add New Playlist