Banda Aceh Prioritaskan Vaksin Booster untuk Lansia

Vaksinisasi booster Lansia di Banda Aceh. (foto: Pemkot Banda Aceh)

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Banda Aceh Prioritaskan Vaksin Booster untuk Lansia

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Vaksinisasi booster Lansia di Banda Aceh. (foto: Pemkot Banda Aceh)

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh memprioritaskan vaksin booster untuk orang lanjut usia (Lansia). Kementerian Kesehatan mulai 12 Januari 2022 telah memulai program vaksin booster yang diberikan kepada seseorang yang telah mendapatkan vaksin primer dosis lengkap.

Kepala bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Supriady, mengatakan ada beberapa kriteria suatu daerah diperbolehkan melakukan kegiatan vaksinasi booster seperti; sudah mencapai cakupan dosis 1 total minimal 70 persen dan cakupan dosis 1 Lansia minimal 60 persen.

“Tetapi khusus bagi sasaran Lansia, pelaksanaan vaksin booster tetap dapat dilakukan tanpa memperhatikan ketentuan tersebut sesuai dengan SE dari Dirjen P2P Kemenkes,” katanya, Rabu (19/1/2022).

Dia menjelaskan, vaksinasi booster dapat dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah seperti puskesmas, rumah sakit pemerintah, maupun rumah sakit milik pemerintah daerah.

Supriady menuturkan, menurut penelitian, orang yang telah dilakukan vaksinasi selama dua dosis terjadi penurunan antibodi terhadap Covid-19 setelah 6 bulan.

“Untuk itu perlu dilakukan penguatan kembali imunitasnya dengan vaksin dosis lanjutan (booster),” ujarnya.

Dia menyebut, sasaran vaksinasi booster ditujukan bagi masyarakat berusia 18 tahun ke atas dengan prioritas Lansia dan penderita imunokompromais dan sudah mendapatkan vaksinasi dosis lengkap atau dua kali suntik.

“Dan minimal enam bulan setelah penyuntikan dosis kedua,” ujarnya.

Selain itu, pemberian vaksin booster dapat menggunakan vaksin yang sejenis atau homolog dan juga dapat menggunakan vaksin yang berbeda atau heterolog. Untuk vaksin primer Sinovac atau vaksin dosis pertama dan kedua Sinovac akan diberikan vaksin booster setengah dosis Pfizer atau AstraZeneca.

“Untuk vaksin primer AstraZeneca atau vaksin dosis pertama dan kedua AstraZeneca akan diberikan vaksin booster setengah dosis Moderna,” pungkas Supriady.

TAG

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Berita Terbaru

Berita terpopuler

Add New Playlist