Merajut Harmoni Dua Jantong Hate Rakyat Aceh

Kampus USK dan UIN Ar-Raniry merayakan secara bersama HUT RI Ke-77 di lapangan Kopelma Darussalam, Senin 17/8/2022. (foto: dok USK)

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Merajut Harmoni Dua Jantong Hate Rakyat Aceh

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Kampus USK dan UIN Ar-Raniry merayakan secara bersama HUT RI Ke-77 di lapangan Kopelma Darussalam, Senin 17/8/2022. (foto: dok USK)

MASAKINI.CO – Ratusan orang pagi itu khidmat mengikuti segenap rangkaian upacara peringatan hari kemerdekaan Indonesia di lapangan tugu Komplek Pelajar Mahasiswa (Kopelma) Darussalam, Banda Aceh.

Mereka yang hadir di sana adalah orang-orang terpelajar dari dua kampus besar saling bertetangga di Aceh, Universitas Syiah Kuala (USK) dan Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry.

Tak ada lagi muka masam dari kedua belah pihak. Semuanya tampak saling sapa sebelum upacara dimulai.

Penghujung 2021 lalu, seteru soal aset yang memperkeruh hubungan dua kampus yang berdiri di Kopelma Darussalam itu akhirnya berhasil rubuh. Kedua pihak bersepakat menandatangani pengalihan status penggunaan Barang Milik Negara (BMN). Sejumlah aset kemudian dimanfaatkan secara bersama.

Momen akur kedua institusi pendidikan yang kerap dilakab ‘Jantong Hate’ rakyat Aceh itu kini terpancar dalam upacara bersama HUT RI ke-77 di lapangan Tugu Kopelma Darussalam, Senin (17/8/2022).

Rektor USK Prof Marwan bertindak sebagai pembina upacara. Segenap sivitas akademika dari kedua kampus tersebut hadir sebagai peserta upacara.

“Ini momen yang sangat istimewa. Tentu saja, semangat kebersamaan seperti ini harus terus kita rawat,” kata Marwan, seusai upacara.

Baginya, suasana kebersamaan dua lokomotif pencetak generasi unggul Aceh tersebut harus terus dirawat demi mendukung pembangunan di Tanah Rencong.

Senada dengan Marwan, Rektor UIN Ar-Raniry Prof Mujiburrahman juga mengaku upacara merayakan kemerdekaan secara bersama ini, adalah momen sejarah bagi kedua kampus.

Dia melempar ingatan ke tempo dulu, kala para pendahulu USK, UIN Ar-Raniry, dan STAI Tgk. Chik Pante Kulu membangun Kopelma Darussalam. Kala itu kata Mujib, semangat yang dibawa adalah sinergi yang tak putus.

“Ruh Darussalam itu adalah sinergi, kemitraan yang abadi,” katanya.

Mujib menyimpan asa kebersamaan yang kembali terajut ini akan berlangsung lama dan tak padam sampai akhir zaman. Kelak, ujarnya, UIN Ar-Raniry dan USK terus bergandengan tangan melakukan event secara bersama.

“Sehingga persaudaraan, kebersamaan ini, nantinya akan semakin tumbuh,” imbuhnya.

TAG

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Berita Terbaru

Berita terpopuler

Add New Playlist