Polisi di Aceh Mulai Patroli Jaga Stok Minyak Goreng

Polisi melakukan sidak ke sejumlah swalayan dan pasar tradisional untuk memastikan ketersediaan minyak goreng. (foto: Humas Polres Lhokseumawe)

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Polisi di Aceh Mulai Patroli Jaga Stok Minyak Goreng

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Polisi melakukan sidak ke sejumlah swalayan dan pasar tradisional untuk memastikan ketersediaan minyak goreng. (foto: Humas Polres Lhokseumawe)

MASAKINI.CO – Usai instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang meminta polisi mengawasi peredaran minyak goreng keluar, jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Aceh mulai turun mengecek ketersediaan minyak goreng curah dan kemasan di pasar.

Di Kota Lhokseumawe, polisi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar tradisional dan swalayan untuk memastikan ketersediaan stok dan kelancaran distribusi minyak goreng.

“Kami bersama dengan Disperindagkop berupaya melakukan koordinasi dan langkah-langka untuk menjamin ketersediaan dan kelancaran distribusi minyak goreng di wilayah hukum Polres Lhokseumawe,” kata Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto, Rabu (16/3/2022).

Dia menyebut, hasil sidak itu polisi belum menemukan pelanggaran terkait dugaan penimbunan minyak goreng. Dari beberapa tempat yang didatangi petugas, stok minyak goreng masih cukup.

Harganya berkisar Rp13 ribu sampai Rp15 ribu per liter. Perbedaan sedikit harga ini, menurut Eko, karena harga tebus grosir beda sehingga turut mempengaruhi harga jualnya.

“Untuk harga minyak goreng kemasan berkisar Rp14 ribu sampai Rp16 ribu per liternya, hal ini disebabkan harga tebus oleh penjual grosir eceran lebih besar, berbeda dengan swalayan atau grosir besar berskala nasional,” ujarnya.

AKBP Eko Hartanto memastikan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan distribusi minyak goreng ini, agar menjelang bulan Ramadan kebutuhan pokok masyarakat itu terpenuhi dan tercukupi.

Dia turut mengimbau masyarakat supaya tidak melakukan pembelian secara berlebihan yang justru bisa menyebabkan terjadinya kelangkaan minyak goreng di pasaran.

Bagi masyarakat yang melihat adanya dugaan penimbunan minyak goreng agar melapor ke polisi. Supaya kelangkaan minyak goreng bisa diantisipasi.

TAG

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Berita Terbaru

Berita terpopuler

Add New Playlist