Himpunan Mahasiswa Fisika UIN Ar-Raniry Gelar Workshop Jurnalistik

Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika UIN Ar-Raniry, menggelar workshop jurnalistik. (foto: untuk masakini.co)

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Himpunan Mahasiswa Fisika UIN Ar-Raniry Gelar Workshop Jurnalistik

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika UIN Ar-Raniry, menggelar workshop jurnalistik. (foto: untuk masakini.co)

MASAKINI.CO – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika (HMPS-PFS), Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry menggelar Workshop jurnalistik yang bertema “Bedah Ilmu Jurnalistik dan Fotografi Bersinergi Membentuk Jurnalis Muda” di Lantai 2, Aula Gedung B FTK, Senin (4/7/2022).

Workshop ini diisi oleh dua narasumber bidang jurnalis Rianza Alfandi dan bidang Fotografer Ahmad Mufti. Mereka merupakan alumni dan mahasiswa UIN Ar-Raniry.

Ketua panitia Diki Kurniawan, mengatakan workshop ini bertujuan untuk membangun pola pikir yang ideal mengingat era yang serba digital menyebabkan informasi cepat menyebar.

“Workshop kali ini bertujuan untuk membangun pola pikir yang ideal, karena di era digital otomatis informasi lebih cepat menyebar, sehingga cara ini penting untuk mempelajari bagaimana menjadi jurnalis yang baik saat menyampaikan informasi yang baik dan angel foto yang baik dalam fotografi,” katanya.

Ketua HMPS-PFS, Hafiz Rizky, menyampaikan bahwa peminat acara ini bukan hanya mahasiswa dari FTK sendiri, melainkan mahasiswa dari fakultas lain yang ada di UIN Ar-Raniry.

Dosen Prodi Pendidikan Fisika (PFS) yang diwakili oleh Muhammad Nasir, mengatakan mahasiswa yang mengikuti workshop jurnalistik ini tak berarti harus menjadi wartawan. Tetapi, untuk bisa menyampaikan informasi dengan baik, workshop tersebut sangat penting diikuti mahasiswa.

“Workshop jurnalistik ini menjadi ilmu agar mahasiswa dapat meningkatkan skill dalam menulis, terutama skripsi dan cara berkomunikasi dengan dosen,” katanya.

Sementara Wakil dekan III FTK, Syahminan, menyebut mahasiswa sangat penting mempelajari ilmu menulis. Karena skill menulis yang baik, membutuhkan ilmu. “Jadi bukan hanya sekedar menulis saja,” ujarnya.

TAG

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Berita Terbaru

Berita terpopuler

Add New Playlist