Dibentuk Untuk Keadilan Korban, Berikut Struktur TGIPF Kanjuruhan

Tangkapan layar pemberitaan media Amerika The Washington Post terkait tragedi Kanjuruhan.(twitter:@reptanhs)

Bagikan

Dibentuk Untuk Keadilan Korban, Berikut Struktur TGIPF Kanjuruhan

Tangkapan layar pemberitaan media Amerika The Washington Post terkait tragedi Kanjuruhan.(twitter:@reptanhs)

MASAKINI.CO – Presiden Jokowi telah menerbitkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) tentang Pembentukan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Peristiwa Stadion Kanjuruhan Malang.

Dalam Kepres Nomor 19 Tahun 2022 itu, disebutkan TGIPF mencari, menemukan, dan mengungkap fakta tragedi maut di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (01/10/2022).

TGIPF diketuai Mahfud MD (Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan), Wakil Ketuanya Zainudin Amali (Menteri Pemuda dan Olahraga), serta sekretarisnya Nur Rochmad, (Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum).

Sementara anggota TGIPF ditunjuk Rhenald Kasali, Sumaryanto, Akmal Marhali dan Anton Sanjoyo. Berikutnya sosok yang dipilih Jokowi diantaranya Nugroho Setiawan, Doni Monardo, Suwarno, Sri Handayani, Laode M. Syarif, serta Kurniawan Dwi Yulianto.

Keppres diterbitkan untuk, “memberikan keadilan baik bagi korban dan atau keluarganya maupun masyarakat dalam peristiwa tersebut,” begitu bunyi Kepres yang dilansir dari laman Setkab, Kamis (6/10/2022).

Berikut daftar wewenang TGIPF :

a. melakukan koordinasi, meminta bantuan, dan memanggil berbagai pihak yang mengetahui terjadinya peristiwa tersebut, baik secara langsung maupun melalui aparat penegak hukum dan/atau aparat keamanan guna mendapatkan data, informasi, dan keterangan yang relevan dan akurat sebagai bahan yang diperlukan untuk mengungkap fakta yang sebenarnya terkait dengan peristiwa Stadion Kanjuruhan Malang;

b. mendatangi kantor, bangunan, atau tempat terjadinya peristiwa atau tempat lainnya yang berkaitan dengan terjadinya peristiwa Stadion Kanjuruhan Malang;

c. meminta informasi, dokumen, benda, atau bentuk lain yang terkait dengan peristiwa Stadion Kanjuruhan Malang; dan

d. melakukan hal-hal lain yang dipandang perlu sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan untuk mengungkap kebenaran dalam peristiwa Stadion Kanjuruhan Malang.

TAG

Bagikan

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Berita Terbaru

Berita terpopuler

Add New Playlist