Kemenperin Bikin Alat Pantau Kualitas Udara dan Pengolah Air Limbah Industri

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Kemenperin Bikin Alat Pantau Kualitas Udara dan Pengolah Air Limbah Industri

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

MASAKINI.CO – Kementerian Perindustrian menemukan alat pantau kualitas udara dan pengolahan limbah industri. Temuan itu merupakan inovasi hasil kerja Balai Besar Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri (BBTPPI) Semarang. Hasil riset tersebut nantinya dapat dimanfaatkan untuk mengelola limbah cair dan gas yang dikeluarkan oleh industri.

“Alat tersebut dibuat untuk mengurangi pencemaran lingkungan,” kata Kepala BPPI Kemenperin, Ngakan Timur Antara, di Jakarta, Rabu (31/7).

Hasil riset BBTPPI Semarang itu, kata Ngakan, dapat dimanfaatkan untuk mengelola limbah cair dan gas yang dikeluarkan oleh industri. Alat tersebut dibuat untuk mengurangi pencemaran lingkungan.

“Jadi, Ini bisa meminimalkan hasil samping dari industri, terutama dalam penggunaan air. Karena industri tertentu sangat berkaitan erat dengan air limbah yang dihasilkan, maka air yang keluar harus memenuhi baku mutu lingkungan,” kata Ngakan.

Air bersih yang dihasilkan melalui pengolahan ozonasi katalitik, kata Ngakan, tetap bisa dimanfaatkan kembali oleh industri yang menghasilkannya. Dengan demikian, perusahaan dapat menghindari pemborosan dan pencemaran air.

“Karena air bersih sangat berharga, kalau industri bisa menghemat air, itu akan sangat bagus,” kata Ngakan.

Usai paten temuan tersebut dilakukan, pihak Kemenperin berencana menerapkan alat tersebut di industri tekstil yang ada di sekitar sungai Citarum, Jawa Barat.

Sementara itu, Kepala BBTPPI Semarang Ali Murtopo Simbolon, menjelaskan keunggulan Real Time Emission Monitoring adalah sistem yang terpadu dan terintegrasi berbasis web untuk monitoring udara dari cerobong unit produksi dengan basis monitoring teknologi sensor electrochemical dan evaluasi buangan udara pada industri.

Selanjutnya, hasil litbang unggulan Teknologi Ozonasi Katalitik juga menawarkan berbagai kelebihan untuk pengembangan teknologi penggunaan ulang (reuse) air limbah industri. “Dengan adanya teknologi ini, air limbah industri yang umumnya dibuang ke selokan atau sungai, kini bisa diolah lebih efisien dan ramah lingkungan jika air limbah di-reuse menjadi air proses atau air bersih untuk digunakan kembali,” kata Ali.

Keunggulan lain yang dimiliki Teknologi Ozonasi Katalitik adalah hemat energi. Bahkan, dari sisi biaya, teknologi ozonasi katalitik dapat mengeluarkan biaya yang lebih hemat. Dengan demikian, teknologi itu dapat menjadi solusi alternatif terhadap pengolahan limbah ramah lingkungan. []

TAG

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Berita Terbaru

Berita terpopuler

Add New Playlist