Polda Aceh Luncurkan Buku Fiqh Tertib Berlalu Lintas

Dirlantas Kepolisian Daerah Aceh, Dicky Sondani. (foto: untuk masakini.co)

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Polda Aceh Luncurkan Buku Fiqh Tertib Berlalu Lintas

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Dirlantas Kepolisian Daerah Aceh, Dicky Sondani. (foto: untuk masakini.co)

MASAKINI.CO – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Aceh meluncurkan buku Fiqh Tertib Berlalu Lintas, Jumat (1/10/2021) di Aula Gedung Ditlantas, Lamteumen, Kota Banda Aceh.

Dalam sambutannya, Kapolda Aceh Irjen Pol Ahmad Haydar, melalui Waka Polda Aceh Brigjen Pol Raden Purwadi, mengucapkan selamat atas peluncuran buku tersebut dan diharapkan menjadi inovasi dan bermanfaat dalam menjaga ketertiban lalu lintas.

“Saya kira ini juga menjadi inovasi dan bermanfaat dalam menjaga ketertiban lalu lintas. Buku ini juga akan mendukung program ETLE yang sudah duluan diterapkan di Aceh,” katanya.

Raden Purwadi, juga menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada para akademisi, ulama, dan umara Aceh yang telah berkontribusi dalam terbitnya buku Fiqh Berlalu Lintas tersebut.

Menurutnya, buku ini adalah upaya Ditlantas Polda Aceh mewujudkan keamanan, ketertiban dan keselamatan berlalu lintas di Aceh.

Sementara itu, Dirlantas Polda Aceh Kombes Pol Dicky Sondani, mengatakan buku Fiqh Tertib Berlalu Lintas tersebut adalah rekomendasi dari hasil Survei Kepatuhan Berlalu Lintas (SKBL).

“Hasil SKBL 2021 yang dilakukan oleh Ditlantas dan Pusat Riset Ilmu Kepolisian Universitas Syiah Kuala (Pripol USK) menunjukkan bahwa, perilaku berlalu lintas masyarakat Aceh masih buruk, dengan indeks kepatuhan berlalu lintas 5,41 dari skala 1-10, jadi Fiqh Berlalu Lintas ini adalah rekomendasi SKBL,” jelasnya.

Dicky berpendapat, buku Fiqh Berlalu Lintas ini adalah respon terhadap fenomena pelanggaran lalu lintas serta sejalan dengan program Polri yang Presisi, yaitu prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan.

“Buku ini disusun oleh Dirlantas Polda Aceh yang melibatkan sejumlah pihak, di antaranya Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala, Fakultas Hukum dan Syariah UIN Ar-Raniry, MPU Aceh, Tim Penyusun dari Pemerintah Aceh, Dayah dan Pesantren, dan unsur Ormas Keagamaan Islam di Aceh,” pungkasnya.

TAG

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Berita Terbaru

Berita terpopuler

Add New Playlist