UIN Ar-Raniry dan Pemkab Bireuen Jalin Kerja Sama Kembangkan Pendidikan

Rektor UIN Ar-Raniry Warul Walidin, bersama Bupati Kabupaten Bireuen Muzakkar A Gani, menandatangani naskah kerja sama. (foto: untuk masakini.co)

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

UIN Ar-Raniry dan Pemkab Bireuen Jalin Kerja Sama Kembangkan Pendidikan

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Rektor UIN Ar-Raniry Warul Walidin, bersama Bupati Kabupaten Bireuen Muzakkar A Gani, menandatangani naskah kerja sama. (foto: untuk masakini.co)

MASAKINI.CO – Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen pada sektor bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Penandatanganan naskah kerja sama itu dilakukan oleh Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Warul Walidin dengan Bupati Bireuen Muzakkar A Gani, Jumat (11/2/2022) di kantor bupati setempat.

Rektor UIN Ar-Raniry Prof Warul Walidin, mengatakan kerja sama ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan Aceh, khususnya kabupaten Bireuen. merupakan semangat tersendiri bagi UIN Ar-Raniry dalam mengembangkan pendidikan keagamaan di kampus

“Bireuen ini merupakan kota pendidikan dan kota santri, dasar inilah yang menjadi semangat UIN Ar-Raniry Banda Aceh dalam menjalin Kerja sama dengan Pemerintah Bireuen. Kedepan akan kita realisasikan dengan berbagai program keagamaan untuk kemajuan pendidikan di daerah ini,” katanya.

Sementara Bupati Bireuen Muzakkar A Gani, menyambut baik atas terlaksananya kerja sama ini dalam meningkatkan pembangunan, khususnya pada sektor pendidikan di kabupaten yang ia pimpin.

“Ini suatu hal yang sangat penting dan monumental, sebab tuntutan perkembangan teknologi dalam proses pembelajaran terus berkembang, kita berharap sumber daya manusia di Bireuen harus seimbang dengan perkembangan teknologi agar tidak tertinggal,” ujarnya.

Dia menyebut, Kabupaten Bireuen secara umum terbagi pada tiga sektor wilayah dengan karakteristik tersendiri, dimana wilayah barat merupakan kota santri, wilayah tengah dikenal kota dagang, dan wilayah timur dijuluki sebagai kota pendidikan.

“Jadi, dengan penandatanganan naskah kerja sama ini semoga dapat dilakukan berbagai program unggulan ke depan, baik bidang pendidikan maupun pengabdian kepada masyarakat,” pungkasnya. [adv]

TAG

Bagikan

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Berita Terbaru

Berita terpopuler

Add New Playlist