MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Maret 14, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Menparekraf Sandiaga Uno Temui Gubernur Aceh, Bahas Investasi Uni Emirat Arab?

Masa Kini by Masa Kini
1 Mei 2021
in Headline, News
0
Menparekraf Sandiaga Uno Temui Gubernur Aceh, Bahas Investasi Uni Emirat Arab?
Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI. CO – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno,
menemui Gubernur Aceh, Nova Iriansyah dalam rangkaian kunjungan kerja ke Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), Sabtu (1/5). Pertemuan ini berlangsung di Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh.

Dalam pertemuan itu, Menparekraf Sandiaga dan Gubernur Nova membahas sejumlah hal terkait pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Aceh. Di antaranya tindak lanjut atas rencana investasi Uni Emirat Arab di Aceh dengan nilai sekitar 500 juta dolar AS atau sekitar Rp7 triliun.

RelatedPosts

10 Cara Mengurangi Scrolling Media Sosial Secara Berlebihan

Pasar 1001 Malam di Banda Aceh Ditutup, UMKM Raup Omzet Rp90 Juta

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, Alami Luka Bakar di Wajah dan Dada

“Tadi kita secara rinci membahas tahapan-tahapan dan rencana-rencana kesiapan kita atas rencana investasi dari Uni Emirat Arab di sektor pariwisata,” kata Menparekraf Sandiaga Uno di Banda Aceh.

Sebelumnya perusahaan asal Uni Emirat Arab (UEA), Murban Energy Ltd, telah menyatakan komitmennya untuk melakukan investasi di Aceh. Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan Letter of Intent antara Pemerintah Aceh dengan Murban Energy di sela-sela kegiatan forum bisnis “Indonesia-Emirates Amazing Week (IEAW) 2021” pada Maret lalu.

Pengembangan kawasan wisata dengan menggandeng investor dari UEA itu rencananya akan dipusatkan di Kepulauan Banyak, Kabupaten Aceh Singkil.

“Setelah ini akan kita lakukan rapat lanjutan dengan kementerian dan lembaga terkait agar penandatanganan perjanjiannya bisa kita lakukan saat kunjungan Presiden Jokowi ke World Expo di Dubai, Uni Emirat Arab pada Oktober 2021,” kata Sandiaga.

Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah. [BPPA]

Menparekraf Sandiaga menjelaskan provinsi yang dikenal dengan sebutan “Tanah Rencong” itu memiliki potensi wisata dan ekonomi kreatif yang kaya. Sehingga patut dikembangkan agar potensi ini dikenal luas oleh wisatawan nusantara dan mancanegara.

“Aceh ini punya beberapa produk kreatif unggulan seperti batik dan juga Kopi. Ini akan kita pasarkan dengan taraf dunia untuk membangkitkan dan memulihkan ekonomi serta membuka peluang kerja,” katanya.

Sandiaga juga mengungkapkan pihaknya akan mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Aceh dengan bingkai penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin. “Tujuannya untuk meningkatkan kepercayaan wisatawan khususnya wisatawan nusantara untuk berkunjung dengan panduan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Aceh Nova Iriansyah menjelaskan pihaknya mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan dalam rangka merealisasikan rencana investasi dari Uni Emirat Arab. “Seperti misalnya hibah lahan milik pemprov dihibahkan ke pemerintah pusat dan juga perizinan yang jadi kewenangan kita ini sudah kita lakukan,” kata Nova.

Dengan adanya investasi ini, Nova berharap akan lebih banyak lagi investasi dari negara sahabat lain yang masuk ke Aceh. “Sebenarnya dari UAE itu sudah masuk (investasi) Mubadala Oil and Gas di Blok Andaman, mudah-mudahan pariwisata yang berikutnya,” ujar Nova.

Dalam kunjungan ini, Menparekraf Sandiaga didampingi oleh Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf/Baparekraf, Fadjar Hutomo; Ketua Bidang Promosi dan Humas Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Nur Asia Uno; dan Anggota Komisi X DPR RI, Illiza Sa’aduddin Djamal.

Usai bertemu dengan Gubernur Aceh, Menparekraf Sandiaga dan Rombongan melanjutkan perjalanan ke Pelabuhan Ulee Lheue untuk menyeberang ke Kota Sabang. []

Previous Post

Tetap Tenang, Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Banda Aceh & Sekitarnya Tak Berpotensi Tsunami

Next Post

Dari Gerobak Mie Caluk ke Meja Pengadilan

Related Posts

10 Cara Mengurangi Scrolling Media Sosial Secara Berlebihan

10 Cara Mengurangi Scrolling Media Sosial Secara Berlebihan

by Ulfah
13 Maret 2026
0

MASAKINI.CO - Di era digital saat ini, media sosial telah menjadi salah satu platform utama untuk berkomunikasi, mencari informasi, dan...

Pasar 1001 Malam di Banda Aceh Ditutup, UMKM Raup Omzet Rp90 Juta

by Riska Zulfira
13 Maret 2026
0

MASAKINI.CO – Kegiatan Pasar 1001 Malam di Banda Aceh resmi berakhir setelah berlangsung selama tiga hari, 11–13 Maret 2026. Acara...

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, Alami Luka Bakar di Wajah dan Dada

by Aininadhirah
13 Maret 2026
0

MASAKINI.CO - Seorang aktivis dari Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, menjadi korban penyiraman air...

Next Post
Rahmat Jeri Bonsapia

Dari Gerobak Mie Caluk ke Meja Pengadilan

Sandiaga Uno Berharap Sabang Ciptakan Event Taraf Internasional

Sandiaga Uno Berharap Sabang Ciptakan Event Taraf Internasional

Discussion about this post

CERITA

Menunggu Lebaran di Tenda Pengungsian

12 Maret 2026

Culture Shock Ramadan Banda Aceh bagi Mahasiswa Non-Muslim

11 Maret 2026

Sepi Pembeli, Nurmala Tetap Setia Menjual Wajan Tanah Liat

9 Maret 2026

Belajar Menerima “Tidak”: Pelajaran Kedewasaan dari Sebuah Penolakan

8 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...