MASAKINI.CO – Kegiatan Pasar 1001 Malam di Banda Aceh resmi berakhir setelah berlangsung selama tiga hari, 11–13 Maret 2026. Acara tersebut ditutup oleh Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Perlindungan Pekerja Migran Kementerian Koordinator Leontinus Alpha Edison, pada Jumat (13/3/2026).
Selama pelaksanaan kegiatan, para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terlibat mencatatkan omzet transaksi sekitar Rp90 juta.
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, A. Muhaimin Iskandar, mengatakan program Pasar 1001 Malam menjadi langkah pemerintah untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan membuka ruang usaha yang lebih luas bagi UMKM.
“Inisiatif Pasar 1001 Malam ini merupakan wujud keberpihakan negara kepada pelaku usaha kecil agar mereka memiliki akses pasar yang lebih baik dan usahanya dapat terus berkembang,” kata Muhaimin dalam pesan video yang ditayangkan pada penutupan kegiatan.
Selama tiga hari pelaksanaan, Pasar 1001 Malam melibatkan sejumlah pelaku UMKM lokal yang menjajakan berbagai produk, mulai dari makanan, minuman, hingga kerajinan. Menurut Muhaimin, capaian transaksi tersebut menunjukkan bahwa penyediaan ruang usaha yang mudah diakses mampu mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.
“Ini menunjukkan bahwa Pasar 1001 Malam bisa menjadi solusi nyata untuk menghidupkan kembali ekonomi masyarakat, khususnya bagi para pelaku UMKM,” ujarnya.
Ia menambahkan, pertumbuhan usaha kecil juga berpotensi membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.

Selain membuka akses pasar, pemerintah juga mendorong pemanfaatan berbagai aset yang belum dimanfaatkan secara optimal atau idle asset, baik milik pemerintah, BUMN, maupun swasta, agar dapat digunakan sebagai ruang usaha bagi UMKM di lokasi strategis.
Muhaimin juga meminta pemerintah daerah mereplikasi program serupa dengan memanfaatkan fasilitas publik sebagai tempat usaha bagi pelaku UMKM, sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021.
Selain itu, masyarakat juga diajak untuk mendukung pertumbuhan UMKM dengan membeli, menggunakan, dan mempromosikan produk lokal. Muhaimin berharap Pasar 1001 Malam dapat menjadi titik awal kebangkitan ekonomi rakyat sekaligus memunculkan optimisme bagi pelaku usaha kecil.
“Dari Banda Aceh kita kirimkan pesan optimisme bagi ekonomi rakyat Indonesia. Dari Aceh untuk UMKM maju dan berkelas,” kata Muhaimin.









Discussion about this post