MASAKINI.CO – Pemerintah Kabupaten Pidie menggelar operasi pasar murah di enam kecamatan selama bulan Ramadan, mulai 12 hingga 17 Maret 2026. Langkah ini dilakukan untuk membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang Idulfitri sekaligus menekan inflasi daerah.
Kegiatan yang digelar melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperdagkop UKM) Pidie tersebut menyasar masyarakat berpenghasilan rendah yang membutuhkan akses bahan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Kepala Disperdagkop UKM Pidie, Cut Afrianidar, mengatakan pasar murah ini dilaksanakan berdasarkan Surat Sekretaris Daerah Pidie Nomor 510/727/III/2026 tentang pelaksanaan operasi pasar murah di enam kecamatan.
“Pasar murah ini kami gelar untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri,” kata Cut Afrianidar.
Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyediakan sejumlah bahan pokok dengan harga subsidi, di antaranya beras Yusima Cap 2 Mawar, gula pasir, minyak goreng merek Bimoli, dan telur ayam ras. Pelaksanaan pasar murah akan digelar secara bergilir di enam kecamatan, yakni Kecamatan Tiro/Truseb pada 12 Maret, Glumpang Tiga pada 13 Maret, Geumpang pada 14 Maret, Mane pada 15 Maret, Keumala pada 16 Maret, dan Kecamatan Titeue pada 17 Maret 2026.
Menurut Cut Afrianidar, selain membantu daya beli masyarakat, operasi pasar ini juga menjadi langkah pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok di tengah meningkatnya permintaan selama Ramadan.
Ia berharap program tersebut dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga pergerakan harga kebutuhan pokok agar tetap terkendali. “Melalui kegiatan ini kami berharap harga kebutuhan pokok tetap stabil dan masyarakat, terutama yang kurang mampu, dapat terbantu,” ujarnya.










Discussion about this post