MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Maret 26, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

23,6 Persen Spesimen Laboratorium Unsyiah Positif Covid-19

Masa Kini by Masa Kini
7 Oktober 2020
in Daerah, News
0

Peresmian Laboratorium Penyakit Infeksi Unsyiah

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Sebanyak 23,6 persen hasil spesimen covid-19 yang dilakukan di Laboratorium Penyakit Infeksi Universitas Syiah Kuala berstatus positif. Sampai Selasa 6/10 kemarin, laboratorium itu telah memeriksa 14.918 sampel.

“Angka positive rate dari hasil pengujian Lab Unsyiah tersebut tergolong tinggi. Dengan positive rate 23,6 persen berarti ada 3.519 sampel dari Lab Unsyiah yang terkonfirmasi positif Covid-19,” kata dr. Ichsan, Manager Operasional Laboratorium Penyakit Infeksi Unsyiah dalam laporan resmi kampus tersebut, Selasa kemarin.

RelatedPosts

Dinas Pendidikan Aceh Batalkan Sekolah Daring, Tunggu Aturan Khusus dari Pusat

Bea Cukai Lhokseumawe Salurkan 7 Ton Lebih Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh  

Diserbu Wisatawan Lokal dan Asing, Museum Tsunami Aceh Catat 13 Ribu Kunjungan Saat Lebaran

Ichsan menjelaskan, jumlah itu telah jauh melampaui rasio ambang batas positif yang telah ditetapkan Badan Kesehatan Dunia (WHO) yaitu 5 persen. Sebab dengan angka itu, maka penyebaran covid-19 masih bisa terkendali. Namun jika sudah lebih 5 persen maka pandemi ini akan sulit untuk dikendalikan.

“Data ini patut menjadi perhatian kita bersama, karena semua ini menunjukkan bahwa wabah Covid-19 khususnya di Aceh semakin tak tekendali,” kata dia.

Terkait kemampuan Lab Unsyiah, Ichsan menyebutkan bahwa saat ini Lab Unsyiah mampu melakukan pengujian sebanyak 520 sampel dalam sehari. Hal ini tidak lepas dari dukungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), yang telah memberikan bantuan berupa satu unit mesin Real-Time PCR System dengan 48 Wells beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Rektor Unsyiah Prof. Samsul Rizal, menilai selama ini keberadaan Lab Unsyiah telah memiliki peranan yang sangat penting dalam upaya memutus mata rantai Covid-19 di Aceh.

Selain itu, Rektor juga menilai angka positive rate dari Lab Unsyiah ini bisa saja lebih tinggi jika jumlah pengujian sampel swab dilakukan lebih banyak lagi. Oleh karena itu, Rektor sangat setuju dengan usulan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) beberapa waktu lalu, yang mengusulkan perlunya uji swab secara massal di tempat keramaian.

“Untuk itu Unsyiah siap mendukung swab massal di tempat tertentu. Seperti warung-warung kopi, sehingga kita bisa mendeteksi penyebaran virus Covid-19 ini,” kata Rektor.

Sebab Rektor menilai, yang sangat berbahaya hari ini adalah orang-orang yang sebenarnya positif Corona namun mereka tidak menyadarinya. Penyebabnya, karena mereka tidak memiliki gejala (OTG).

Mereka yang tidak bergejala ini kemudian pulang ke rumahnya dan bertemu dengan orang tua yang memiliki riwayat komorbid, yaitu orang-orang yang memiliki penyakit bawaan.

“Kalau kita lihat persentase yang meninggal, yang paling tinggi adalah darah tinggi, kencing manis, jantung dan paru. Maka kita perlu mewaspadai virus covid 19,” ujar Rektor.

Untuk diketahui, berdasarkan data dari Satgas Covid-19 Aceh yang dipublikasikan per tanggal 5 Oktober 2020, menyebutkan jumlah masyarakat yang terkonfirmasi positif Corona di Aceh berjumlah 5.062. Dari jumlah tersebut, 3.057 orang dinyatakan sembuh, 1.806 dalam perawatan dan 199 orang lainnya meninggal dunia. []

Tags: cucitangancucitangandengansabuningatpesanibuingatpesanibucucitanganingatpesanibujagajarakingatpesanibupakaimaskerjagajarakjagajarakhindarikerumunanpakaimaskersatgascovid19
Previous Post

Kadispar Kota Banda Aceh : Sinergitas Pelaku Usaha dan Ekonomi Kreatif Bangkitkan Pariwisata

Next Post

Memprihatinkan, Angka Positif Corona di Aceh di Atas Ambang Batas Penetapan WHO

Related Posts

MasakiniTalks | Joel’s Bungalow, Potensi Wisata Saat Pandemi

MasakiniTalks | Joel’s Bungalow, Potensi Wisata Saat Pandemi

by Redaksi
25 Februari 2021
0

5.080 Vaksin Sinovac Tiba di Aceh Besar

MPU Aceh: Vaksin Covid-19 Suci dan Halal

by Masa Kini
14 Januari 2021
0

MASAKINI.CO - Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh sependapat dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat terkait kesucian dan kehalalan vaksin covid-19....

Salat Idul Fitri di Tengah Pandemi

10 Warga Banda Aceh Konfirmasi Positif Covid-19

by Masa Kini
11 Januari 2021
0

MASAKINI.CO - Delapan pasien Covid-19 di Aceh dinyatakan sembuh. Empat diantaranya merupakan warga Kota Langsa sebanyak empat orang. Menurut Jubir...

Next Post
6 Gejala Tak Biasa COVID-19, Benjol di Lidah hingga Cegukan

Memprihatinkan, Angka Positif Corona di Aceh di Atas Ambang Batas Penetapan WHO

Ahli Temukan 24 Planet Lebih Layak Huni Ketimbang Bumi

Ahli Temukan 24 Planet Lebih Layak Huni Ketimbang Bumi

Discussion about this post

CERITA

Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

19 Maret 2026

Cinta Ibu yang Mengetuk Pintu Surga: Kisah di Balik Baju Lebaran Hasan dan Husein

15 Maret 2026
Warga Gampong Leu Ue Aceh Besar Mulai Tunaikan Zakat Fitrah

Warga Gampong Leu Ue Aceh Besar Mulai Tunaikan Zakat Fitrah

14 Maret 2026

Menunggu Lebaran di Tenda Pengungsian

12 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co