MASAKINI.CO – Universitas Syiah Kuala bersama Universiti Kebangsaan Malaysia menggelar konferensi untuk menyebarluaskan dan mendiskusikan penelitian terbaru di bidang mekanika komputasi dan eksperimental dari para peneliti terbaik dari dua kampus tersebut. Konferensi yang dibuat oleh Jurusan Teknik Mesin dan Industri itu digelar secara virtual sejak Senin hingga Selasa (1-2/12) hari ini.
Acara bertajuk 1st Virtual Conference on Computational and Experimental Mechanics (VCCEM 2020) tersebut dibuka oleh Wakil Rektor Unsyiah Prof. Dr. Ir. Marwan secara virtual, beserta Prof. Ir. Dr Shahrum Abdullah sebagai Penasehat acara dari UKM, dan Prof. Madya Dr. Zainuddin Sajuri sebagai kepala jurusan teknik mesin dan manufaktur UKM.
“Kita harapkan kepada dosen-dosen kita, Unsyiah, serta mahasiswa doktor, magister dan S1 untuk menggunakan kesempatan ini untuk menyimak, berinteraksi dan berdiskusi dengan para pembicara dan hadirin konferensi webinar, untuk melihat peluang riset di masa depan,” ucap Wakil Rektor dalam sambutannya.
Marwan mengharapkan konferensi webinar itu bisa menjalin hubungan kerja sama yang lebih erat antara para peneliti/penyelidik Unsyiah dan Universiti Kebangsaan Malaysia. “(Hubungan kerja sama) melalui potensi-potensi joint research dan student exchanges di tahun-tahun mendatang, atau yang sekarang suka disebut the new twenty’s,” kata dia.
VCCEM merupakan inisiasi kolaborasi riset antara Unsyiah dan UKM. Forum ilmiah ini bertujuan untuk menjadi wadah bagi para peneliti untuk dapat saling bertukar ilmu dan pegalaman, serta membuat perencanaan kerja sama untuk menyelesaikan permasalahan bersama, dan berbagi sumber daya serta memperluas jaringan kerja.
Ketua Jurusan Teknik Mesin dan Industri Unsyiah Dr. Irwansyah, mengharapkan, dengan terselenggaranya acara itu bisa memberikan motivasi kepada para dosen dan mahasiswa untuk dapat berkolaborasi dengan peneliti-peneliti di UKM untuk dapat mengembangkan riset.
Kolaborasi antara UKM dan Unsyiah dapat ditelusuri kembali pada kunjungan Prof Ir Dr Ahmad Kamal Ariffin ke Tokyo Institute of Technology pada Januari 2003. Prof Ariffin disambut oleh Prof Shigeru Aoki dan (alm) Dr Ir Muhammad Ridha yang saat itu sedang menimba ilmu di Tokyo Institute of Technology. Pertemuan tersebut menghasilkan pembentukan komite untuk menyelenggarakan konferensi terfokus yang diberi nama Computational Mechanics and Numerical Analysis (CMNA). CMNA pertama kemudian diselenggarakan di Banda Aceh, Indonesia, pada April 2003.
Selanjutnya, Lima rangkaian CMNA diselenggarakan dari tahun 2003 hingga 2007. Kemudian pada November 2003, Prof Ariffin mengundang Dr Ridha untuk memberikan ceramah tentang Metode Elemen Batas, Analisis Invers, dan Aplikasinya pada Korosi Infrastruktur. Kuliah tamu dilaksanakan di UKM Bangi, Malaysia.
Kunjungan Dr Ridha ini merupakan kerjasama formal pertama antara Departemen Teknik Mesin, Universitas Syiah Kuala (sekarang Departemen Teknik Mesin dan Industri) dan Departemen Teknik Mesin dan Material, Universiti Kebangsaan Malaysia (sekarang Departemen Teknik Mesin dan Manufaktur). Kolaborasi kunjungan ilmiah antara Unsyiah dan UKM, serta pertukaran mahasiswa Magister dan PhD, telah menghasilkan banyak publikasi sejak 2004. []







Discussion about this post