MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, April 13, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

Kisah Pilu Aisyah, Sebatang Kara Ditinggal Wafat Ibu karena COVID-19

Redaksi by Redaksi
21 Januari 2021
in Nasional, News
0
Kisah Pilu Aisyah, Sebatang Kara Ditinggal Wafat Ibu karena COVID-19

Aisyah Allisa. FOTO : ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pandemi COVID-19, menyisakan kisah pilu bagi Aisyah Allisa, anak perempuan yang masih berusia 10 tahun. Hal itu setelah, bocah yang masih duduk dibangku Sekolah Dasar ini, harus menjadi anak yatim piatu.

Bermula dari sang ibu yang dikasihinya, Rina, meninggal dunia di kediaman mereka di Kelurahan Benda Baru, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, karena terpapar COVID-19.

RelatedPosts

Aceh Siaga Bencana Hidrometeorologi, Posko Diminta Aktif 24 Jam hingga 20 April 2026

Harga Emas Banda Aceh Turun Lagi, Kini Rp8,18 Juta per Mayam

Cuaca Tak Menentu Ancam Kualitas Panen, Petani Aceh Resah Padi Sulit Kering

Ketua RW 18, tempat tinggal Aisyah, Marliansyah A. Baset mengatakan, semua itu berawal, pada Jumat, 15 Januari 2021 pagi. Dimana, ibu kandung Aisyah, mengeluh pusing, batuk dan demam kepada ibu-ibu yang berada di gang rumahnya.

Mendengar keluhan itu, warga setempat pun berinisiatif untuk mengantarkan almarhumah Rina berobat ke Puskesmas Benda Baru.

Lalu, setiba di puskesmas, Rina langsung menjalani Rapid Test dan hasilnya reaktif COVID-19. Hingga, petugas pun merujuk ke Rumah Sakit Permata untuk menjalani Swab Test atau PCR.

“Pas di swab test, hasilnya positif, disana petugas medis kasih dua pilihan, mau dirawat di rumah sakit atau isolasi mandiri. Terus, almarhumah pilih isolasi mandiri di rumah, karena Aisyah tinggal sendiri, enggak ada yang jaga, karena kan ayahnya sudah meninggal pas Aisyah masih umur dua tahun,” katanya saat dikonfirmasi, Kamis (21/1).

Almarhumah pun dibawa ke rumah untuk menjalani isolasi mandiri. Disana, Aisyah merawat sang ibu yang tengah sakit. Tapi, pada 16 Januari 2021, pukul 17.30 WIB, warga mendengar tangisan pilu Aisyah.

“Pas mau Maghrib, kita warga lagi di depan, dengar Aisyah nangis. Kita mau masuk kan enggak bisa, karena yang bersangkutan pasien COVID-19. Akhirnya, saya langsung hubungin petugas medis, kelurahan, sama kepolisian dan enggak lama petugas dateng,” ujarnya.

Petugas pun melakukan pengecekan dan nyatanya, almarhumah pun dinyatakan meninggal dunia. Lalu, jenazah pun dirapihkan di atas tempat tidur, sembari menunggu untuk dimakamkan. Namun, karena waktu yang sudah malam, akhirnya proses pemakaman dilakukan pada Minggu, 17 Januari 2021 pukul 06.00 WIB di TPU Jombang

“Setelah proses pemakaman, saya bawa Aisyah ke Siloam Hospital untuk swab test dan ternyata hasilmya positif, karena terpapar dari almarhumah. Dari sana, Aisyah langsung dibawa ke Rumah Lawan COVID-19 Kota Tangerang Selatam untuk menjalani perawatan” ungkapnya.

Di rumah lawan COVID-19, Marliansyah menjamin bila nantinya Aisyah akan selalu dikontrol oleh warga setempat, dan memastikan Aisyah mendapatkan perawatan dengan baik.

“Meski Aisyah disana, kita juga terus pantau dan kami pastikan Aisyah tidak kekurangan satu hal pun, biar dia tetap semangat untuk sehat,” ungkapnya.[]

VIVA

Tags: Aisyah Allisadampak Covid-19kisah piluyatim piatu
Previous Post

Cristiano Ronaldo Pemain Tersubur di Muka Bumi

Next Post

Bio Farma : 3 Juta Vaksin Covid-19 Telah Selesai Produksi

Related Posts

STIS Al-Aziziyah Sabang Bebaskan Biaya SPP Bagi Mahasiswa/i Yatim Piatu

STIS Al-Aziziyah Sabang Bebaskan Biaya SPP Bagi Mahasiswa/i Yatim Piatu

by Redaksi
23 Oktober 2020
0

MASAKINI.CO - Wali Kota Sabang yang diwakili Asisten II Sekda Kota Sabang, Drs. Kamaruddin, sangat mengapresiasi  program Sekolah Tinggi Ilmu...

Pemko Sabang Salurkan Bansos Dampak Covid-19 Tahap Dua

Pemko Sabang Salurkan Bansos Dampak Covid-19 Tahap Dua

by Masa Kini
13 Juli 2020
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Kota Sabang mulai menyalurkan bantuan sosial (bansos) tahap kedua kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.  Bantuan berupa sembako...

Next Post
65 Ribu Nakes Belum Registrasi Ulang Vaksinasi

Bio Farma : 3 Juta Vaksin Covid-19 Telah Selesai Produksi

Menag Luncurkan Gerakan Wakaf Uang

Menag Yaqut Teken Perpanjangan Keringanan Uang Kuliah PTKIN

Discussion about this post

CERITA

Rumah Dibakar Ayah, Ibu dan Dua Anak Selamat dari Amukan Dini Hari

7 April 2026

Dari Ditolak hingga Diakui: Jalan Sunyi Inayatillah Membuktikan Perempuan Bisa Memimpin

2 April 2026

Dari Balik Tenda, Suara Wara Bongkar Realitas Pengungsi Aceh Tamiang

27 Maret 2026
Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

19 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co