MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Maret 14, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Jaga Pola Makan, Asuh, dan Sanitasi Agar Stunting Kandas

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
5 November 2022
in News
0
Jaga Pola Makan, Asuh, dan Sanitasi Agar Stunting Kandas

dr. Iflan Nauval, ahli gizi dari Universitas Syiah Kuala (USK). (sumber foto: dialeksis.com)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Ancaman stunting atau kurang gizi yang mendera anak-anak di Aceh bahkan sejak masih di dalam kandungan, bisa dicegah lewat memperbaiki pola asupan. Dari hulu, stunting bisa diatasi lewat calon ibu dan ayah yang peka untuk mengkonsumsi makanan bergizi.

Menurut ahli gizi dari Universitas Syiah Kuala (USK) dr. Iflan Nauval, para calon ibu dan ayah sebisa mungkin mempersiapkan diri dengan mengkonsumsi makanan bergizi. Tidak harus makanan mahal, melainkan bisa memanfaatkan sumber makanan yang terkandung melimpah dalam bumi Aceh.

RelatedPosts

Jemput Berkah Ramadan, BPJS Ketenagakerjaan Banda Aceh Berbagi Paket Takjil

Padu Padan Warna Baju dan Hijab untuk Mempercantik Penampilan Saat Lebaran

Turun Lagi, Segini Harga Emas Hari Ini

Sumber asupan itu semisal sayur-sayuran, ikan dari laut atau air tawar, telur dan beragam makanan lainnya yang mengandung gizi cukup baik.

“Tak harus makanan berbentuk kemasan dari pabrik. Sumber asupan dari bumi Aceh yang murah meriah itu saja jauh lebih dari cukup,” katanya, Sabtu (5/11).

Dia mewanti-wanti calon ibu dan ayah agar tidak berlebihan mengkonsumsi makanan jank food atau fast food. Sebab, tuturnya, makanan yang saat ini menjamur di seantero Aceh itu, bisa berdampak buruk terhadap kesehatan.

Sekilas, tampilan makanan junk food memang sangat menggiurkan lidah. Namun efek buruknya mengintai tak kenal usia. Orang-orang muda yang kelak jadi calon ibu dan ayah, berpotensi tubuhnya mengalami radang berkepanjangan dan memicu sel-sel tidak beregenerasi secara optimal.

Efek buruk makanan junk food menyasar hingga ke sel telur yang dihasilkan calon ibu. Begitu pun sel sperma calon ayah, yang jauh dari kualitas baik.

“Jadi, penting bagi calon ibu menjaga sel telur dan calon ayah menjaga sel sperma dengan cara mengkonsumsi makanan bergizi,” ujar Iflan.

Selain itu, beber dokter ahli gizi tersebut, calon ibu dan ayah sebisa mungkin memperhatikan kesehatan masing-masing dan rajin berolahraga.

Sementara bagi ibu-ibu yang sudah hamil, selain wajib mengkonsumsi makanan bergizi, disarankan menjaga agar tubuh tetap prima dan tidak mudah stres. Peran seorang ayah dalam hal ini, kata Iflan, penting demi tumbuh kembang anak yang tengah dikandung jadi lebih baik.

“Artinya, pada masa hamil ini bukan hanya peran perempuan semata, melainkan juga laki-laki,” jelasnya.

Kemudian pada saat usia kehamilan memasuki 3 bulan pertama, ini merupakan masa-masa penting perkembangan dari sel-sel otak saraf janin.

Karena itu, memeriksakan diri ke bidan atau dokter spesialis kandungan supaya diberikan pemahaman terhadap pentingnya menjaga kehamilan pada 3 bulan pertama. Bisa juga konsultasi ke dokter spesialis gizi, agar bisa diberikan menu atau pilihan-pilihan makanan layak konsumsi sehari-hari yang dapat disesuaikan.

“Sehingga dengan kualitas kehamilan bagus ini, membuat janin yang lahir itu sehat dan berkembang dengan cepat,” kata Iflan.

Ketika anak telah lahir, peran asuh ibu dan ayah juga sangat menentukan perkembangan anak. Mengatur pemilihan makanan yang baik, seperti Makanan Pendamping Asi (MPASI) mutlak harus dilakukan. Di samping itu, juga perlu membawa anak ke Posyandu.

Sementara intervensi lain mencegah anak terhindar stunting, menurut Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Aceh, Sulasmi, adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal.

Orang tua, ungkap Sulasmi, jika membiarkan rumahnya tercemar sanitasi yang buruk, memungkin sang anak terkena stunting.

Dia mengakui persoalan ini tantangan bagi semua pihak, sebab tak semua masyarakat Aceh mampu menghadirkan sanitasi yang baik, salah satunya terkait air bersih.

Maka dari itu menurut Sulasmi, masalah stunting di Aceh saat ini multisektoral. “Tak bisa ditumpukkan pada sektor kesehatan saja,” akunya.

Perbaikan infrastruktur, ketersediaan akses air bersih, dan terus memupuk kesadaran masyarakat untuk hidup sehat, bagian dari ikhtiar menjaga anak-anak Aceh bebas dari stunting.

Tags: Dinkes Acehdr Iflan NauvalPola AsuhPola MakanSanitasiStunting
Previous Post

Nestapa Pasien Kritis Terjebak Banjir di Aceh Tamiang

Next Post

Banjir di Tamiang: Jalur Transportasi Masih Lumpuh, Bantuan Diangkut Pakai Helikopter

Related Posts

Mau Jago Main Bola? Ini Rahasia Dari Istri Lionel Messi

by Ahmad Mufti
17 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Keterangan dari Antonella Roccuzo, istri Lionel Messi, menarik perhatian media dan penggemar dunia karena membahas gaya hidup sehat...

Kasus Campak Ditemukan, Tim Vaksinasi Dikerahkan ke 9 Daerah Terdampak

by Riska Zulfira
19 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Dinas Kesehatan Aceh kembali mengerahkan tim vaksinasi dan pengendalian penyakit menular ke sembilan kabupaten/kota guna mencegah penyebaran campak...

Sudah 1.300 Warga Terima Layanan Kesehatan di Aceh Utara

by Ulfah
12 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Aceh melalui Dinas Kesehatan dan Posko Health Emergency Operation Center (HEOC) mengerahkan layanan kesehatan darurat bagi masyarakat...

Next Post
Banjir di Tamiang: Jalur Transportasi Masih Lumpuh, Bantuan Diangkut Pakai Helikopter

Banjir di Tamiang: Jalur Transportasi Masih Lumpuh, Bantuan Diangkut Pakai Helikopter

BRI Luncurkan Web Series “Modus Operandi”

BRI Luncurkan Web Series “Modus Operandi”

Discussion about this post

CERITA

Warga Gampong Leu Ue Aceh Besar Mulai Tunaikan Zakat Fitrah

Warga Gampong Leu Ue Aceh Besar Mulai Tunaikan Zakat Fitrah

14 Maret 2026

Menunggu Lebaran di Tenda Pengungsian

12 Maret 2026

Culture Shock Ramadan Banda Aceh bagi Mahasiswa Non-Muslim

11 Maret 2026

Sepi Pembeli, Nurmala Tetap Setia Menjual Wajan Tanah Liat

9 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co