MASAKINI.CO – Dinas Syariat Islam (SI) Kabupaten Aceh Besar meminta para pedagang warung kopi (warkop) tak membuka warungnya ketika pelaksanaan salat tarawih belum selesai di masjid.
Imbauan itu disampaikan usai diduga banyak warung kopi di Aceh Besar membandel dengan membuka warung sebelum waktu yang telah ditentukan lewat seruan Forkopimda.
“Tolong hormati masyarakat yang sedang melaksanakan ibadah salat tarawih, setelah itu silahkan buka kembali untuk mencari rezeki,” kata Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Besar, Rusdi, Sabtu (1/4/2023).
Dia mengatakan, imbauan tersebut tak hanya berlaku kepada pedagang warung kopi saja, melainkan kepada seluruh pedagang lainnya.
Pemerintah Aceh Besar, tutur Rusdi, menyerukan kepada masyarakat untuk mengisi bulan suci Ramadan dengan memakmurkan masjid, memperbanyak amal ibadah dan kegiatan dakwah.
Selain itu, lewat seruan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Aceh Besar tentang pelaksanaan Ramadan 1444 Hijriah, masyarakat juga diminta menghindari perbuatan yang sia-sia.
“Bila kita mentaati perintah Allah SWT selama bulan Ramadan, Insyaallah rezeki akan lancar. Jadi, jangan takut masalah rezeki. Rezeki sudah pasti, apabila kita taat kepada Allah,” pungkasnya.










Discussion about this post