MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, November 7, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Cerita

Riskan Fahmi Menjaga Tradisi Sejak Bohmi

Syah Antoni by Syah Antoni
30 November 2023
in Cerita
0

Rizkan Fahmi memainkan suling Gayo.(Syah Antoni/masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – MUKA masam. Tak jelas sebab. Mendadak ia menginjak suling hingga berkeping. Tinju di lepas ke wajahnya sendiri. Persis di pecahan cermin yang lekat di tembok.

Pria prustasi itu Riskan Fahmi. Melakoni instrumennya sendiri yang dinamai “Bohmi.” Video itu disaksikan 275.952 kali. Sejumah youtuber bahkan review instrumennya.

RelatedPosts

Sabetan Pejabat dan Kusir Delman: Belajar dari Driver Ojol

Di Sudut Punti, Rindu yang Panjang Menemukan Tempat untuk Pulang

Menyusuri Kisah di Balik Nama Pulau Rubiah

Sejak karyanya viral dijagat maya empat tahun silam, namanya cukup dikenal di dataran tinggi Gayo. Alumnus Program Studi Seni tari dan musik, Universitas Syiah Kuala itu bahkan kebanjiran undangan.

“Pernah mengisi tiga acara dalam sehari,” kenang Fahmi.

Usai menyelesaikan pendidikan di bangku kuliah ia kembai ke kampung halamannya. Membangun studio musik hanya berukuran 3×3 meter. Selain berkesenian, Fahmi tercatat sebagai tenaga honorer salah satu instansi pemerintah.

Pria asal Tingkem Bersatu, Kecamatan Bukit, Bener Meriah ini tetap aktif menjadi pengisi suling Gayo di acara didong atau menghasilkan karya-karya baru. Di studio rekaman sederhana miliknya, ia mulai merekam vocal lagu-lagu ciptaanya.

“Alhamdulillah. Senang rasanya bisa sama-sama berkolaborasi dengan teman-teman yang bakat bernyanyinya sangat luar biasa. Walau studio ini masih jauh dari kata layak,” kata Fahmi.

Baginya studio itu, “setidaknya mampu mengalirkan bakat kawan-kawan yang selama ini terpendam. Biaya jasa record lumahan mahal ya, belum lagi konten video. Nah, di sini kami belajar sama-sama. Alhamdulillah sudah ada hasil. Boleh cek di youtube Po’et team.”

Menurutnya, di Gayo event seni dan budaya terbilang langka. Tak heran seniman muda jarang perform walau sangat berbakat.

Akhir-akhir ini hanya youtube sebagai wadah pelaku seni dalam berkreasi. Hal tersebut menurut Fahmi sangat jauh berbeda dengan perform langsung di depan penonton. Ada semangat dan kebanggan tersendiri.

Fahmi berharap pemerintah daerah berperan membina serta memfasilitasi lembaga-lembaga seni di Tanoh Gayo, berkolaborasi membuat wadah untuk seniman menunjukkan bakatnya. Misal seperti event-event atau festival seni secara rutin.

“Gayo terkenal dengan budayanya. Didong, Tari Guel, Saman, dan lain-lain. Banyak generasi muda yang tertarik dengan itu semua. Tapi sayang, wadah mereka untuk belajar serta menunjukan bakat mereka masih minim,” sebutnya.

“Ayo, pemerintah daerah dan lembaga-lembaga seni di Gayo bekerja sama membuat lomba-lomba, event atau festival seni secara rutin. Insyaallah budaya kita yang kaya akan terus terjaga lintas generasi,” pungkas Fahmi.

Tags: Bener MeriahFestival SeniInstrumen EtnikRiskan FahmiSeni TradisiSeruling Gayo
Previous Post

Dampak Aktivitas Subduksi, Simeulue Rasakan Gempa Intensitas III

Next Post

Hujan Sejak Rabu, Empat Desa di Bireuen Kebanjiran

Related Posts

Bener Meriah dan Aceh Tengah Terima Bantuan Bencana Rp4,85 Miliar dari Pemerintah Aceh

by Redaksi
26 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh menyalurkan bantuan persediaan logistik penanggulangan bencana (buffer stock) senilai Rp4,85 miliar untuk Kabupaten Bener Meriah dan...

20 Hektare Lahan di Bener Meriah Terbakar

by Redaksi
30 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Kebakaran lahan melanda kawasan Kampung Uning Gelime, Kecamatan Weh Pesam, Kabupaten Bener Meriah, Sabtu (29/8/2026). Akibat kejadian tersebut,...

3 Rumah Warga di Bener Meriah Terbakar, Delapan Warga Mengungsi

by Riska Zulfira
30 Maret 2026
0

MASAKINI.CO – Kebakaran terjadi di Desa Bale Simpang Tiga, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Senin (30/3/2026) dini hari sekitar pukul...

Next Post

Hujan Sejak Rabu, Empat Desa di Bireuen Kebanjiran

Terus Bertransformasi, BRI Optimis Menutup 2023 dengan Kinerja Cemerlang

Terus Bertransformasi, BRI Optimis Menutup 2023 dengan Kinerja Cemerlang

Discussion about this post

CERITA

Sabetan Pejabat dan Kusir Delman: Belajar dari Driver Ojol

6 November 2026

Di Sudut Punti, Rindu yang Panjang Menemukan Tempat untuk Pulang

2 November 2026

Menyusuri Kisah di Balik Nama Pulau Rubiah

28 Oktober 2026

Dari Lumpur Banjir, Kebun Edukasi MIN 42 Bireuen Tumbuhkan Semangat Baru

27 Oktober 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co