MASAKINI.CO – Aktivitas kegempaan Gunung Bur Ni Telong di Aceh Tengah masih terpantau aktif. Dalam periode pengamatan Jumat (2/1/2026) pukul 06.00–12.00 WIB, tercatat sejumlah gempa vulkanik dan tektonik yang menunjukkan dinamika aktivitas gunung api tersebut.
Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api Bur Ni Telong, selama enam jam pengamatan terjadi tiga kali gempa Vulkanik Dangkal dengan amplitudo 35–55 mm dan durasi 6–10 detik. Selain itu, terekam empat kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 32–60 mm serta durasi 8–10 detik. Satu kali gempa Tektonik Lokal juga tercatat dengan amplitudo 62 mm dan durasi mencapai 32 detik.
Penyusun laporan, Suwardi Putra, menyampaikan bahwa meski secara visual asap kawah tidak teramati dan gunung tertutup kabut tipis hingga sedang. “Dengan begitu Gunung Bur Ni Telong masih berada pada Level III atau Siaga,” ujar Suwardi dalam laporannya.
Secara meteorologi, kondisi cuaca di sekitar gunung terpantau berawan dengan suhu udara berkisar 18 hingga 22 derajat Celsius. Angin bertiup lemah ke arah timur dan barat laut.
Atas kondisi ini masyarakat, pengunjung, dan pendaki diminta untuk tidak mendekati area kawah dalam radius empat kilometer. Warga juga diminta menghindari kawasan fumarol dan solfatara, terutama saat cuaca mendung atau hujan, karena potensi paparan gas vulkanik yang berbahaya.
Pemantauan aktivitas Gunung Bur Ni Telong terus dilakukan secara intensif guna mengantisipasi potensi peningkatan aktivitas selanjutnya.










Discussion about this post