MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh mengeluarkan peringatan dini cuaca terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Aceh pada 16 hingga 17 Februari 2026.
Forecaster on Duty SIM Aceh, Dedi mengatakan berdasarkan analisis meteorologi, fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) yang berada pada fase dua serta aktifnya Gelombang Ekuatorial Rossby di wilayah Aceh berkontribusi terhadap peningkatan potensi pembentukan awan hujan. Selain itu, suhu muka laut yang hangat di perairan barat dan timur Aceh turut meningkatkan suplai uap air di atmosfer.
Pada 16 Februari 2026, wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat meliputi Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Utara, Bener Meriah, Bireuen, Gayo Lues, Pidie, Pidie Jaya, Subulussalam, Simeulue, Nagan Raya, Langsa, serta Lhokseumawe.
Sementara itu, pada 17 Februari 2026, potensi cuaca serupa diprakirakan terjadi di Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Jaya, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Utara, Bener Meriah, Bireuen, Gayo Lues, Pidie, Pidie Jaya, Subulussalam, Sabang, dan Nagan Raya.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan yang dapat terjadi secara tiba-tiba terutama pada sore hingga malam hari. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan angin kencang, banjir, serta tanah longsor, khususnya bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan maupun saat berkendara.
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi guna mengantisipasi potensi dampak bencana hidrometeorologi.










Discussion about this post