MASAKINI.CO – Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Partner Berbagi Aceh atas komitmen dan aksi nyata kepedulian sosial di tengah-tengah masyarakat, khususnya bagi anak yatim.
Hal tersebut disampaikan Afdhal dalam sambutannya pada acara penyerahan santunan sekaligus buka puasa bersama 200 anak yatim yang digelar Yayasan Partner Berbagi di Gedung BSI Landmark Aceh, Jumat, 6 Februari 2026.
Menurutnya, membangun kota yang berkeadilan dan penuh kepedulian tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja. Dibutuhkan kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk lembaga sosial dan komunitas seperti Yayasan Partner Berbagi.
Pemerintah Kota Banda Aceh mendorong tumbuhnya gerakan kepedulian sosial yang melibatkan masyarakat, lembaga filantropi, dan komunitas. “Kehadiran Yayasan Partner Berbagi menjadi contoh nyata bahwa semangat berbagi dapat menjadi kekuatan besar dalam membantu anak-anak yang membutuhkan.”
Pihaknya pun bertekad membangun ekosistem perlindungan anak yang lebih kuat. “Kami ingin memastikan bahwa setiap anak yatim mendapatkan perhatian yang layak, tidak hanya berupa bantuan sesaat, tetapi juga pendampingan yang berkelanjutan sehingga mereka dapat tumbuh dengan rasa percaya diri dan masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Selain itu, Pemko Banda Aceh berkomitmen memastikan tidak ada anak yang terhambat dalam melanjutkan pendidikan karena kendala ekonomi. “Oleh karena itu, sinergi dengan yayasan dan lembaga sosial sangat penting agar program bantuan pendidikan dapat menjangkau anak-anak yatim kita.”
Ia turut mendorong kolaborasi program sosial antara pemerintah dan yayasan partner berbagi dapat terus berlanjut. ” Kami melihat potensi besar bagi Yayasan Partner Berbagi untuk menjadi mitra strategis pemerintah kota dalam memperkuat program sosial, khususnya dalam pemberdayaan anak yatim dan keluarga yang membutuhkan,” ujarnya.
Terkhusus kepada para anak yatim, Afdhal berpesan agar jangan takut bermimpi setinggi mungkin. “Jangan pernah merasa sendiri, karena di sekeliling kalian ada banyak orang yang peduli dan siap membantu. Belajarlah dengan sungguh-sungguh, karena masa depan Kota Banda Aceh ada di tangan generasi muda seperti kalian.”
Dan kepada seluruh masyarakat Kota Banda Aceh, ia mengajak untuk menjadikan kepedulian terhadap anak yatim sebagai gerakan bersama. “Mari kita kuatkan solidaritas sosial, saling membantu, dan bergandengan tangan membangun Banda Aceh yang tidak hanya maju secara pembangunan, tetapi juga hangat dalam nilai kemanusiaan,” sebut Afdhal.










Discussion about this post