MASAKINI.CO– Menjelang Hari Raya Idul Fitri, masyarakat biasanya mulai mencari resep membuat lontong sebagai salah satu hidangan wajib saat Lebaran. Lontong kerap disajikan bersama opor ayam, rendang, atau sayur khas yang menjadi pelengkap di hari kemenangan. Namun, di tengah kesibukan persiapan Lebaran, banyak orang kini memilih cara membuat lontong yang lebih praktis serta hemat waktu dan gas.
Pembuatan lontong praktis dapat dimulai dengan memilih beras biasa yang berkualitas, tanpa harus menggunakan jenis mahal. Beras cukup dicuci bersih lalu direndam selama kurang lebih 30 menit agar cepat matang saat dimasak.
Untuk proses pembungkusan, beras diisi ke dalam plastik tahan panas atau daun pisang sekitar setengah bagian saja. Hal ini penting karena beras akan mengembang selama proses pemasakan. Penggunaan plastik dinilai lebih praktis dan ekonomis, meskipun daun pisang tetap menjadi pilihan untuk menambah aroma.
Salah satu cara paling efektif untuk menghemat gas adalah menggunakan panci presto. Dengan alat ini, lontong dapat matang dalam waktu sekitar 45 menit hingga 1 jam, jauh lebih cepat dibandingkan metode rebus biasa yang bisa memakan waktu hingga 3 jam. Jika tidak memiliki panci presto, teknik setengah matang juga bisa diterapkan, yaitu merebus lontong selama 1 jam, lalu mematikan api dan mendiamkannya dalam kondisi tertutup hingga matang sempurna.
Selama proses memasak, air harus tetap cukup agar lontong matang merata. Penambahan air panas disarankan jika air mulai berkurang. Setelah matang, lontong ditiriskan dan didinginkan sebelum dipotong agar hasilnya padat dan rapi.
Dengan metode ini, pembuatan lontong tidak hanya lebih cepat, tetapi juga lebih hemat energi, sehingga cocok diterapkan dalam kebutuhan sehari-hari, terutama saat momen Lebaran.










Discussion about this post