MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, September 20, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Kemenag Aceh Rukyat Hilal di 6 Lokasi Kamis Besok

Riska Zulfira by Riska Zulfira
17 Maret 2026
in News
0

Masyarakat melakukan pemantauan hilal di Observatorium Hilal Tgk. Chiek Kuta Karang, Lhoknga, Aceh Besar | Foto: Riska Z/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Aceh akan melaksanakan rukyat hilal di enam lokasi pada Kamis, 19 Maret 2026, untuk menentukan awal 1 Syawal 1447 Hijriah.

Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Azhari, mengatakan pengamatan hilal dilakukan serentak dengan pelaksanaan sidang isbat yang digelar pemerintah pusat pada hari yang sama. “Rukyat hilal dilaksanakan Kamis petang setelah salat Asar dengan menggunakan teleskop astronomi dan alat pendukung lainnya,” kata Azhari, Selasa (17/3/2026).

RelatedPosts

Boat Ditemukan Tanpa Nelayan, Pria 60 Tahun Diduga Hilang di Perairan Sigli

Sejumlah Pejabat Strategis Polresta Banda Aceh Berganti, Ini Daftarnya

PHBS di Rumah Dimulai dari Kebiasaan Sederhana, Ini Indikatornya

Enam titik pengamatan tersebut berada di Observatorium Tgk. Chiek Kuta Karang, Lhoknga, Aceh Besar; Tugu Nol Kilometer Sabang; Bukit Blang Tiron di Lhokseumawe; Pantai Lhokgeulumpang di Aceh Jaya; POB Suak Geudubang di Aceh Barat; serta Pantai Nancala di Simeulue.

Untuk mendukung kegiatan tersebut, Kemenag Aceh menyiapkan lima teleskop di lokasi utama di Lhoknga. Pengamatan hilal juga terbuka untuk masyarakat yang ingin menyaksikan secara langsung.

Azhari menjelaskan, sebelum pengamatan dilakukan, tim hisab rukyat dan ahli astronomi akan memaparkan posisi hilal sebagai dasar pengamatan di lapangan.

Sementara itu, Ketua Tim Falakiyah Kemenag Aceh, Alfirdaus Putra, menyebutkan secara astronomi posisi hilal pada 29 Ramadan masih berada di bawah kriteria visibilitas yang digunakan empat negara di Asia Tenggara, yaitu Malaysia, Brunei Darussalam, Indonesia, dan Singapura (MABIMS).

Di Aceh, ketinggian hilal tercatat sekitar 3,1 derajat, namun elongasi antara bulan dan matahari baru mencapai 6,1 derajat, masih di bawah batas minimal 6,4 derajat.
“Kondisi ini membuat hilal sulit diamati karena cahaya matahari lebih dominan,” ujarnya.

Pengamatan hilal dijadwalkan berlangsung saat matahari terbenam sekitar pukul 18.50 WIB dengan durasi sekitar 15 menit di markaz Observatorium Tgk. Chiek Kuta Karang, Lhoknga.

Hasil rukyat dari berbagai daerah akan menjadi bahan pertimbangan dalam sidang isbat yang hasilnya diumumkan pemerintah sekitar pukul 19.30 WIB. Jika hilal terlihat, Idulfitri 1447 Hijriah diperkirakan jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Namun jika tidak terlihat, maka Ramadan digenapkan menjadi 30 hari dan Idulfitri jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Kemenag Aceh mengimbau masyarakat untuk menunggu keputusan resmi pemerintah serta tetap menjaga toleransi jika terjadi perbedaan dalam penetapan hari raya.

Tags: hilal 1447 HKemenag Acehpenentuan Idulfitrirukyat hilal AcehSidang Isbat
Previous Post

Lontong Praktis Cara Hemat Waktu dan Gas untuk Sajian Lebaran

Next Post

Anak Yatim di Bireuen Diduga Jadi Korban Pemerkosaan, Pelaku Masih Diburu Polisi

Related Posts

Kemenag Salurkan Rp11,6 Miliar untuk Pulihkan 306 Masjid dan Musala Terdampak Bencana di Aceh

by Aininadhirah
4 September 2026
0

MASAKINI.CO – Kementerian Agama (Kemenag) menyalurkan bantuan tahap II senilai Rp11,628 miliar untuk pemulihan 306 masjid dan musala yang terdampak...

Rateb Aneuk Dihidupkan Kembali, Tradisi Menidurkan Anak jadi Pesan tentang Keluarga

by Aininadhirah
11 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Tradisi Rateb Aneuk yang dahulu menjadi bagian dari kehidupan keluarga masyarakat Aceh kembali diperkenalkan di ruang publik. Melalui...

Kemenag Aceh Jadikan Matamuda Ajang Pemetaan Bakat Murid Baru

by Riska Zulfira
6 Juli 2026
0

MASAKINI.CO - Kementerian Agama (Kemenag) mendorong pelaksanaan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (Matamuda) Tahun Pelajaran 2026/2027 sebagai langkah awal untuk mengenali...

Next Post

Anak Yatim di Bireuen Diduga Jadi Korban Pemerkosaan, Pelaku Masih Diburu Polisi

Lebaran dan Ziarah Kubur, Tradisi yang Terus Hidup di Tengah Masyarakat

Discussion about this post

CERITA

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co