MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Oktober 28, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Harga Kembang Kol Terjun Bebas, Petani di Bener Meriah Kecewa

Syah Antoni by Syah Antoni
18 Oktober 2023
in Daerah
0

Hasil panen petani kembang kol di Kawasan Lut Atas, Kampung Waq Pondok Sayur, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah.(Syah Antoni/masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Petani palawija di Bener Meriah mulai keluhkan harga jual memasuki minggu ketiga Oktober. September lalu, harga kentang Rp12 ribu per kilogram sekarang hanya Rp8 ribu per kilogram.

Harga kubis juga turun, sebelumnya Rp2 ribu per kilogram jadi Rp1.200 per kilogram. Sementara kembang kol, sempat dijual petani Rp3,500 per kilogram kini Rp2 ribu per kilogram.

RelatedPosts

Pemulihan Pertanian Aceh Berpacu dengan Waktu, Anggaran Sawah Baru Terserap 62,1 Persen

Dishub Banda Aceh Bagikan Atribut untuk Tekan Jukir Gadungan

Aceh Prioritaskan Pemulihan Pascabencana dalam Pembangunan 2027

Petani kembang kol di Lut Atas, Kampung Waq Pondok Sayur, Kecamatan Bukit, Ardiata Illah, mengatakan turunnya harga membuat ia dan petani lainnya frustasi. Pasalnya, harga pupuk yang masih mahal belum mampu diimbangi laba hasil panen.

“Mengingat mahalnya harga pupuk sekarang. Saya jamin banyak petani kembang kol yang merugi. Harga Rp2 ribu perkilogram tergolong rendah. Biasanya harga paling rendah dikisaran Rp3 ribu per kilogram,” ungkap Ardi saat dihubungi masakini.co, Rabu (17/10/2023).

Ardi mengaku, sebagian hasil panen petani kembang kol dibiarkan terbuang akibat sulit terjual. Sulitnya penjualan karena berkurangnya permintaan kembang kol ke agen palawija yang berimbas pada pemasaran hasil panen petani.

Apalagi kata Ardi, pasca panen, kembang kol hanya bertahan dua sampai tiga hari saja. Sesudah itu akan mengembang dan susah laku.

Sebab itu agen palawija membatasi membeli hasil panen petani. Sementara kembang kol yang telat panen akan ikut mengembang, hal tersebut membuat para petani semakin frustasi.

“Biasanya masuk bulan maulid, harga kembang kol stabil dan penjualan pun lancar. Ini malah kebalikannya. Walaupun harus, sebenarnya kami berusaha ikhlas walaupun hasil panen kami dihargai murah, asalkan pemasaran lancar. Namun kenyataannya tidak demikian,” ucapnya.

Ardi berharap pemerintah daerah memberikan solusi. membersamai petani menghadapi permasalahan petani. Khususnya pemasaran hasil panen petani yang seringnya labil, apalagi ditengah-tengah inflasi seperti sekarang.

“Kami berharap Dinas Perdagangan dan Dinas Pertanian Bener Meriah membantu petani dari mahalnya pupuk non-subsidi, serta langkanya pupuk subsidi beberapa waktu lalu,” pungkas Ardi.

Tags: Bener MeriahHarga KentangHarga PalawijaKembang KolPetani Palawija
Previous Post

Israel Serang Rumah Sakit Gaza Hingga 500 Orang Meninggal

Next Post

Icon Sunsuria Buka Pusat Perawatan Kanker di Island Hospital Malaysia

Related Posts

Bener Meriah dan Aceh Tengah Terima Bantuan Bencana Rp4,85 Miliar dari Pemerintah Aceh

by Redaksi
26 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh menyalurkan bantuan persediaan logistik penanggulangan bencana (buffer stock) senilai Rp4,85 miliar untuk Kabupaten Bener Meriah dan...

20 Hektare Lahan di Bener Meriah Terbakar

by Redaksi
30 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Kebakaran lahan melanda kawasan Kampung Uning Gelime, Kecamatan Weh Pesam, Kabupaten Bener Meriah, Sabtu (29/8/2026). Akibat kejadian tersebut,...

3 Rumah Warga di Bener Meriah Terbakar, Delapan Warga Mengungsi

by Riska Zulfira
30 Maret 2026
0

MASAKINI.CO – Kebakaran terjadi di Desa Bale Simpang Tiga, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Senin (30/3/2026) dini hari sekitar pukul...

Next Post
Icon Sunsuria Buka Pusat Perawatan Kanker di Island Hospital Malaysia

Icon Sunsuria Buka Pusat Perawatan Kanker di Island Hospital Malaysia

BRI Targetkan Kontribusi 65,4% pada Inklusi Keuangan di 2023

BRI Targetkan Kontribusi 65,4% pada Inklusi Keuangan di 2023

Discussion about this post

CERITA

Dari Lumpur Banjir, Kebun Edukasi MIN 42 Bireuen Tumbuhkan Semangat Baru

27 Oktober 2026

Gampong Nusa, Merawat Tradisi Aceh Lewat Wisata Budaya dan Permainan Masa Kecil

26 Oktober 2026

Semalam Bersama Kanye West

25 Oktober 2026

Desa Wisata Ulee Lheue Tawarkan Sensasi Ngopi di Atas Perahu

22 Oktober 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co