MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, Mei 8, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Kecepatan Angin Capai 80 Km/Jam, Nelayan Diimbau Hati-Hati

Masa Kini by Masa Kini
25 Juni 2019
in Daerah
0

Ilustrasi gelombang laut tinggi. (foto: dok internet)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDA ACEH | MASAKINI – Cuaca ekstrem melanda Aceh dalam beberapa hari terakhir. Karena itu, nelayan diimbau untuk tidak melaut terlalu jauh dari daratan. “Bila terlihat cuaca mulai mendung atau cuaca mulai memburuk segera merapat ke darat,” kata Zakaria, Kepala Stasiun Data dan Informasi BMKG Blang Bintang saat dikonfirmasi, Selasa 25/06.

Zakaria mengatakan, adanya pusaran angin tertutup yang dikenal dengan istilah Edy, membuat terjadinya belokan angin dan konvergensi di atmosfer sehingga terjadi perlambatan pergerakan massa udara di atmosfer Provinsi Aceh. Hal itu membuat perlambatan massa yang membentuk uapan air yang terbawa oleh angin sehingga berkumpul di atas atmosfer Aceh. Uapan itulah yang kemudian tumbuh menjadi awan-awan hujan.

RelatedPosts

Pemkab Aceh Besar Akan Perluas Program Beut Kitab ke Seluruh Sekolah Negeri

Pemko Banda Aceh Serius Garap Industri Parfum Lokal, Pelaku Usaha Dilatih Bangun Aroma Khas

Wamenkes Dijadwalkan Kunjungi Banda Aceh, Kemenkes Fokus Pantau Layanan Imunisasi

“Dengan tumbuhnya awan-awan hujan di atmosfer memicu terjadinya angin kencang yang biasanya bersifat sesaat tapi kecepatannya bisa mencapai 80/jam bahkan bisa lebih dam dapat meningkatkan tinggi gelombang 3,5 meter,” kata Zakaria.

Hal itu, kata Zakaria sangatlah membahayakan nelayan. “Selain angin yang ditimbulkan oleh adanya awan konvektif, Aceh juga masih musim angin baratan. Hal itu membuat angin kencang di Aceh akan lebih bertahan lama.”

Selain nelayan, Zakaria juga mengimbau masyarakat yang beraktivitas di daratan agar tidak melaksanakan kegiatan di luar rumah jika tengah terjadi badai petir. Mereka diminta untuk tidak berlindung di bawah pohon maupun baliho atau sejenisnya.

“Jangan berpegangan di tiang listrik atau pagar yang terbuat dari logam. Logam dapat menghantar listrik ketika terjadi badai petir,” kata Zakaria. []

Tags: Angin KencangbmkgCuaca Buruk
Previous Post

Bertemu Kepala BNPB, Wali Nanggroe Bicarakan Bencana Aceh

Next Post

Nova Iriansyah tak Bebankan Peserta STQH Nasional Bawa Prestasi Prestisius

Related Posts

BMKG Imbau Waspada Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia 15-21 Februari

Hujan Lebat dan Angin Kencang Berpotensi Landa Sejumlah Wilayah Aceh hingga 2 Mei 2026

by Aininadhirah
30 April 2026
0

MASAKINI.CO - Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Aceh dalam...

Angin Kencang Rusak Rumah Warga di Montasik, Korban Terpaksa Mengungsi

by Riska Zulfira
21 April 2026
0

MASAKINI.CO - Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang merusak satu unit rumah warga di Desa Peurumping, Kecamatan Montasik,...

BMKG Imbau Waspada Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia 15-21 Februari

Hujan Lebat dan Angin Kencang Berpotensi di Aceh 17–19 April

by Aininadhirah
17 April 2026
0

MASAKINI.CO- Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Aceh pada 17 hingga 19 April 2026 dan...

Next Post
Nova Iriansyah tak Bebankan Peserta STQH Nasional Bawa Prestasi Prestisius

Nova Iriansyah tak Bebankan Peserta STQH Nasional Bawa Prestasi Prestisius

Masyarakat Aceh yang Ikut Kontestasi Nasional Bakal dapat Penghargaan

Masyarakat Aceh yang Ikut Kontestasi Nasional Bakal dapat Penghargaan

Discussion about this post

CERITA

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

1 Mei 2026

Berawal dari Angka Impor, Lahir Tempe Koro dari Dapur Aceh

1 Mei 2026

Latela Donut Olah Labu Jadi Produk Kekinian, Laris di Bazar Banda Experience

23 April 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co