MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, September 23, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Kecepatan Angin Capai 80 Km/Jam, Nelayan Diimbau Hati-Hati

Masa Kini by Masa Kini
25 Juni 2019
in Daerah
0

Ilustrasi gelombang laut tinggi. (foto: dok internet)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDA ACEH | MASAKINI – Cuaca ekstrem melanda Aceh dalam beberapa hari terakhir. Karena itu, nelayan diimbau untuk tidak melaut terlalu jauh dari daratan. “Bila terlihat cuaca mulai mendung atau cuaca mulai memburuk segera merapat ke darat,” kata Zakaria, Kepala Stasiun Data dan Informasi BMKG Blang Bintang saat dikonfirmasi, Selasa 25/06.

Zakaria mengatakan, adanya pusaran angin tertutup yang dikenal dengan istilah Edy, membuat terjadinya belokan angin dan konvergensi di atmosfer sehingga terjadi perlambatan pergerakan massa udara di atmosfer Provinsi Aceh. Hal itu membuat perlambatan massa yang membentuk uapan air yang terbawa oleh angin sehingga berkumpul di atas atmosfer Aceh. Uapan itulah yang kemudian tumbuh menjadi awan-awan hujan.

RelatedPosts

Batik Malaka Dikenalkan Langsung kepada Generasi Muda, 40 Siswa Praktik Membatik

Pemkab Aceh Besar Ajak Warga Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan dan Kurangi Risiko Bencana

Kafilah Aceh Pulang Bawa Prestasi Empat Besar, Kini Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ 2028

“Dengan tumbuhnya awan-awan hujan di atmosfer memicu terjadinya angin kencang yang biasanya bersifat sesaat tapi kecepatannya bisa mencapai 80/jam bahkan bisa lebih dam dapat meningkatkan tinggi gelombang 3,5 meter,” kata Zakaria.

Hal itu, kata Zakaria sangatlah membahayakan nelayan. “Selain angin yang ditimbulkan oleh adanya awan konvektif, Aceh juga masih musim angin baratan. Hal itu membuat angin kencang di Aceh akan lebih bertahan lama.”

Selain nelayan, Zakaria juga mengimbau masyarakat yang beraktivitas di daratan agar tidak melaksanakan kegiatan di luar rumah jika tengah terjadi badai petir. Mereka diminta untuk tidak berlindung di bawah pohon maupun baliho atau sejenisnya.

“Jangan berpegangan di tiang listrik atau pagar yang terbuat dari logam. Logam dapat menghantar listrik ketika terjadi badai petir,” kata Zakaria. []

Tags: Angin KencangbmkgCuaca Buruk
Previous Post

Bertemu Kepala BNPB, Wali Nanggroe Bicarakan Bencana Aceh

Next Post

Nova Iriansyah tak Bebankan Peserta STQH Nasional Bawa Prestasi Prestisius

Related Posts

Hujan Diprediksi Meningkat hingga Desember, Gubernur Aceh Minta Warga Siaga Banjir dan Longsor

by Riska Zulfira
17 September 2026
0

MASAKINI.CO – Aceh diprediksi menghadapi peningkatan intensitas curah hujan dalam tiga bulan ke depan. Kondisi tersebut membuat Gubernur Aceh Muzakir...

Sejumlah Wilayah Aceh Berpotensi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang, BMKG Imbau Waspada

by Redaksi
10 September 2026
0

MASAKINI.CO – Sejumlah wilayah di Aceh berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang pada...

Aceh Siaga Bencana Hidrometeorologi, Posko Diminta Aktif 24 Jam hingga 20 April 2026

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang Meluas di Aceh 1–3 September

by Aininadhirah
1 September 2026
0

MASAKINI.CO – Cuaca ekstrem berpotensi melanda sejumlah wilayah Aceh dalam beberapa hari ke depan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)...

Next Post
Nova Iriansyah tak Bebankan Peserta STQH Nasional Bawa Prestasi Prestisius

Nova Iriansyah tak Bebankan Peserta STQH Nasional Bawa Prestasi Prestisius

Masyarakat Aceh yang Ikut Kontestasi Nasional Bakal dapat Penghargaan

Masyarakat Aceh yang Ikut Kontestasi Nasional Bakal dapat Penghargaan

Discussion about this post

CERITA

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co