MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, September 22, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Pemerintah Aceh Bangun Jembatan Penghubung Gayo Lues-Aceh Tamiang

Masa Kini by Masa Kini
19 Agustus 2019
in Headline, News
0
Pemerintah Aceh Bangun Jembatan Penghubung Gayo Lues-Aceh Tamiang
Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh membangun jembatan bailey yang menghubungkan Desa Lesten Kecamatan Pining Kabupaten Gayo Lues dengan Desa Pulo Tiga Kabupaten Aceh Tamiang. Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah mengatakan, dengan pembangunan jembatan darurat rangka baja itu akan terbangun konektivitas sehingga bisa memotong rantai pasok hasil alam yang diangkut dari Kabupaten Gayo Lues.

“Dengan adanya jembatan bailey ini nantinya jarak tempuh ke Medan melalui Aceh Tamiang akan lebih singkat. Harapannya komuditi penting yang ada di sini bisa dibawa keluar dengan harga (angkut) yang lebih murah,” kata Nova di Desa Lesten, Senin 19/08.

RelatedPosts

Harga Emas di Banda Aceh, Langsa hingga Pegadaian Hari Ini

Rex Peunayong Kembali Dihidupkan Jadi Pusat Kuliner di Banda Aceh

Dana Kebudayaan Mulai Putar Ekonomi, Aceh Catat 224 Penerima IndonesiaRaya

Nova menyebutkan, usai pembangunan jembatan, pemerintah di dua kabupaten akan melanjutkan pembangunan jalan lintas. Bupati Gayo Lues, Amru, mengatakan, jalan hubung yang perlu dibangun hingga mencapai Desa Pulo tiga hanya berkisar 6 kilometer lagi. Sebelumnya memang telah ada jalur yang telah ada, namun perlu pembangunan jalur elak lain, sehingga jalan hubung nantinya bisa berada di luar kawasan hutan lindung.

“Koneksi ini akan sangat bermanfaat untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat. Ada jarak yang terpangkas untuk menuju Aceh Tamiang, tinggal menggeser sedikit sekitar 6 kilometer, sehingga tidak masuk dalam kawasan konservasi,” kata Amru.

Atas nama masyarakat Gayo Lues, Bupati Amru berterima kasih kepada Nova Iriansyah. Ia merupakan gubernur pertama yang datang ke desa Lesten. Desa Lesten merupakan desa yang berada di celung pegunungan dan dibelah oleh aliran sungai yang bermuara ke Kuala Simpang Aceh Tamiang. Dari pusat kota Gayo Lues, Lesten ditempuh lewat jalan pegunungan mendaki sekira empat jam perjalanan dengan kendaraan bermotor. Tak sepenuhnya jalan teraspal. Jadinya mobil atau sepeda motor harus ekstra hati-hati saat naik atau turun dari bukit yang terjal.

“Jika selesai nanti, kami yakin ini akan menjadi lintasan yang sangat baik untuk menyatukan Aceh,” kata Bupati Amru.

Sebelum, Amru bersama timnya pernah menempuh jalur darat dari Lesten ke Pulo Tiga. Ia membutuhkan waktu sekitar 6 jam menggunakan sepeda motor untuk tembus ke desa perbatasan di Tamiang tersebut. “Akan sangat dekat kalau jembatan dan jalan terhubung,” kata dia. “Tahun depan insya Allah akan kita lanjutkan (pembangunan jalan). Mudah-mudahan jalan ini terealisasi segera.”

Tags: Gayo LuesJembatan Lestenutama
Previous Post

Belum Sebulan, Celosia Pagoda Diserbu Seribuan Wisatawan

Next Post

Terkait PLTA Tampur, Nova Sebut Teknologi Perusahaan Harus Ramah Lingkungan

Related Posts

Banjir dan Longsor Landa Tiga Kabupaten di Aceh, Mualem Minta Warga Waspada

by Riska Zulfira
15 September 2026
0

MASAKINI.CO – Banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah di Gayo Lues, Aceh Tenggara, dan Aceh Tengah pada 13-14 September 2026....

51 Gempa Guncang Aceh dalam Sepekan, Aktivitas Terbanyak Terjadi di Gayo Lues

by Riska Zulfira
29 Mei 2026
0

MASAKINI.CO - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 51 kejadian gempa bumi mengguncang wilayah Aceh dan sekitarnya selama...

Siswa Terdampak Banjir dan Longsor di Gayo Lues Butuh Bantuan Perlengkapan Sekolah

by Redaksi
24 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Sebanyak 210 siswa jenjang SMA, SMK, dan SLB di Kabupaten Gayo Lues terdampak langsung bencana banjir dan longsor...

Next Post
Terkait PLTA Tampur, Nova Sebut Teknologi Perusahaan Harus Ramah Lingkungan

Terkait PLTA Tampur, Nova Sebut Teknologi Perusahaan Harus Ramah Lingkungan

Sabang Siap Jadi Tuan Rumah MTQ 2021

Discussion about this post

CERITA

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co