MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Oktober 15, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Warga Aceh Gelar Haul Jenderal Turki Utsmani

Masa Kini by Masa Kini
28 Agustus 2019
in Headline, News
0

Lokasi haul Teungku Chik Dibitai. [Ahlul Fikar]

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Sejumlah komunitas di Banda Aceh peringati haul Teungku Chik Dibitai, bertajuk mengenang 494 Tahun perjuangan jenderal perang Turki Utsmani, Rabu (28/8).

Ketua Panitia, Muammar Alfarisi mengatakan kegiatan ini diadakan agar generasi muda Aceh tahu akan sejarah besar Kerajaan Aceh Darussalam. Diantaranya hubungan diplomasi dengan Kerajaan Turki Usmani yang sudah terjalin 400 tahun lebih.

RelatedPosts

Harga Emas Perhiasan di Banda Aceh Bertahan Rp7,56 Juta per Mayam

Asap Karhutla Turunkan Jarak Pandang di Aceh Utara hingga 2–3 Kilometer

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah Aceh hingga 17 Oktober

“Biar mereka sadar bahwasanya ada hubungan diplomasi sejak 494 tahun lalu,” kata Muammar.

Ketua GATA Aceh, Muammar Alfairusi. [Ahlul Fikar]

Ia menjelaskan, sejak saat itulah korespondensi antara Aceh dengan Turki pada abad ke-16 mulai intensif dan berlanjut di era pemerintahan Sultan Selim II. Ia memberikan bantuan militer berupa kapal, pasukan artileri dan persenjataan lainnya yang dibutuhkan Aceh untuk menyerang Portugis.

Menjadi bagian dari imperium Kesultanan Utsmani, Kesultanan Aceh Darussalam kemudian menjadi negara dengan kekuatan militer yang diperhitungkan di kawasan Sumatera dan Malaka. Beberapa kali Aceh mampu mengalahkan Portugis dalam berbagai pertempuran. Selain itu, kapal-kapal Aceh diizinkan menggunakan bendera Turki.

Bendera Kesultanan Aceh Darussalam berwarna merah dengan bulan sabit, bintang, dan pedang berwarna putih, menyerupai bendera Kesultanan Utsmani. Salah satu peninggalan Kesultanan Aceh Darussalam, Meriam Lada Secupak, merupakan salah satu meriam pemberian dari Turki.

Hubungan tersebut kemudian menjadikan Aceh sebagai wilayah protektorat Kesultanan Utsmani hingga abad ke-18.

Seperti diketahui, Teungku Chik Dibitai memiliki nama lengkap Muthalib Ghazi bin Mustafa Ghazi. Beliau merupakan ulama dan juga jenderal perang dari Turki yang dikirim Kerajaan Turki Usmani sebagai bentuk kerjasama antara dua kerajaan.

Setibanya di Aceh, Teungku Chik Dibitai mendirikan balai dekat sungai di Desa Bitai saat ini, ia gunakan bersama pasukannya untuk melatih rakyat Aceh. Berbagai terapan ilmu militerpun diajarkan di sini.

Salah satu pahlawan yang merupakan bekas murid Teungku Chik Dibitai yaitu Laksamana Keumala Hayati yang menjadi laksamana perempuan pertama di dunia.

“Terakhir (muridnya) Cut Nyak Dhien dan Tengku Fakinah, selepas itu tak ada lagi, karena serangan Belanda pada tahun 1873,” lanjut Muammar.[Ahlul Fikar]

Tags: Cut Nyak DhienJenderal Turki UtsmaniLaksamana Keumala HayatiTengku Chik DibitaiTeungku Fakinah
Previous Post

Hakim Menangkan Gugatan Walhi, IPPKH Tampur Dinyatakan Batal

Next Post

Unsyiah Juara Umum di IMT-GT Thailand

Related Posts

No Content Available
Next Post
Unsyiah Juara Umum di IMT-GT Thailand

Unsyiah Juara Umum di IMT-GT Thailand

BPPA Fasilitasi Pemulangan Ismail Ibrahim ke Aceh Timur

Discussion about this post

CERITA

Kisah Abdul Majid, 21 Tahun Menyambung Alas Kaki demi Menghidupi Keluarga

14 Oktober 2026

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...