MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Oktober 17, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

300 Jiwa Jadi Korban Tsunami, Pasi Lhok Masih Minim Mitigasi

Masa Kini by Masa Kini
26 Desember 2019
in Headline, News
0

Nelayan Pidie, kembali ke desanya untuk memperingati 15 tahun gempa dan tsunami melanda Aceh.[Ahlul Fikar]

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO — Setelah 15 tahun gempa dan tsunami melanda Aceh, kini wilayah pesisir kembali dipadati warga. Pemukiman penduduk itu, masuk dalam zona merah tsunami. Satu diantaranya, Pasi Lhok, Kecamatan Kembang Tanjong, Pidie.

Di desa ini, pemukiman warga hanya berjarak sekitar 100 meter dari bibir pantai, hingga kini belum pernah mendapatkan pengetahuan tentang mitigasi bencana pasca tsunami.

RelatedPosts

Enam Anak Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penganiayaan Pelajar SMA Negeri 3 Banda Aceh

Kualitas Udara Banda Aceh Sedang, Warga Diimbau Batasi Aktivitas Luar Ruangan

Kabut Asap Selimuti Banda Aceh, DPRK Usul Sekolah Daring

Pantauan masakini.co, di desa yang berjarak sekitar 30 menit dari Kota Sigli tersebut tidak terlihat satupun rambu evakuasi, apalagi gedung keselamatan (escape building).

Marzuki, warga Desa Pasi Lhok, berharap pemerintah memberi pelatihan dan pemahaman mitigasi bencana pada warga.

“Kita berharap kepada pemerintah untuk memberi pelatihan mitigasi bencana agar masyarakat mendapatkan pengetahuan lebih tentang bencana,” ujar Marzuki, Rabu (25/12).

Ia mengatakan saat gempa dan tsunami 15 tahun silam menerjang desanya, 300 jiwa menjadi korban.

“Pasca tsunami banyak masyarakat tidak mau kembali ke gampong karena masih trauma. Namun, setelah 2-3 tahun berlalu, masyarakat mulai kembali ke pemukiman karena gampong tersebut merupakan tempat mereka,” tambahnya.[Ahlul Fikar]

Tags: 15 Tahun Tsunami AcehMitigasi BencanaPidie
Previous Post

Berdoa Untuk Korban Tsunami, Pasi Lhok Pantang Melaut

Next Post

Situs Tsunami Kubah Masjid Gurah Dikunjungi Ribuan Wisatawan

Related Posts

Radar BMKG di Aceh Jangkau 150 Kilometer, Bantu Pantau Laut dan Dukung Deteksi Tsunami

by Riska Zulfira
12 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – BMKG kini memperkuat pemantauan kondisi laut di perairan utara Aceh dengan teknologi High Frequency (HF) Radar Array yang mampu...

Boat Ditemukan Tanpa Nelayan, Pria 60 Tahun Diduga Hilang di Perairan Sigli

by Redaksi
20 September 2026
0

MASAKINI.CO – Mut Mainnah (60), nelayan asal Desa Keumangan, Kecamatan Mutiara, Kabupaten Pidie, hilang di perairan Sigli setelah boat yang...

Hadapi Potensi Cuaca Ekstrem, Mualem Minta Aceh Perkuat Mitigasi Bencana

by Redaksi
3 September 2026
0

MASAKINI.CO – Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) meminta seluruh jajaran pemerintah dan unsur terkait memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi peningkatan curah...

Next Post

Situs Tsunami Kubah Masjid Gurah Dikunjungi Ribuan Wisatawan

Peringatan Tsunami Aceh, Ini Tausiah Ustadz Syauqi Zainuddin MZ

Discussion about this post

CERITA

Kisah Abdul Majid, 21 Tahun Menyambung Alas Kaki demi Menghidupi Keluarga

14 Oktober 2026

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co