MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Mei 2, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

3.000 Nakes Meninggal karena Covid-19, Pemerintah harus Tanggungjawab

Masa Kini by Masa Kini
15 Agustus 2020
in Headline, Nasional, News
0
Dinilai Gagal Selamatkan New York, Trump Dicela Wali Kota

Ilustrasi: Penanganan pasien Covid-19 di rumah sakit. [Matthew McDermott/nypost.com]

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pemerintah di berbagai negara harus bertanggungjawab atas kematian banyak pekerja kesehatan atau tenaga kesehatan (Nakes) selama masa penyebaran wabah virus corona atau COVID-19. Kematian mereka adalah bukti kegagalan pemerintah dalam memberikan perlindungan.

Amnesty International telah merilis laporan global yang berisi kejadian yang dialami para pekerja kesehatan dari berbagai penjuru dunia.

RelatedPosts

Workshop Meususon Ranup Kenalkan Budaya Aceh ke Generasi Z

Aceh Berpotensi Masuk El Nino, Waspadai Suhu Panas dan Risiko Karhutla

Buruh Aceh Desak Kenaikan UMP dan Hapus Outsourcing pada Peringatan May Day

“Dalam laporan tersebut, tercatat adanya lebih dari 3.000 pekerja kesehatan yang telah meninggal akibat COVID-19, jumlah yang sangat besar namun seringkali dianggap remeh,” mengutip keterangan di laman Amnesty International Indonesia, Jakarta, Sabtu (15/8).

Amnesty International Indonesia menjelaskan, bahwa di Indonesia, hari ini tercatat setidaknya 89 tenaga kesehatan, mencakup dokter, dokter gigi dan perawat, yang telah meninggal dunia karena terinfeksi COVID-19.

Sementara itu, setidaknya terdapat total 878 dokter dan perawat dari seluruh penjuru Indonesia yang terinfeksi virus tersebut. Jumlah ini kemungkinan besar meningkat mengingat insiden meninggalnya tiga dokter di Pulau Jawa akibat terpapar COVID-19 sepekan terakhir.

Amnesty International juga mencatat banyak kasus di mana tenaga kesehatan yang bersuara terkait masalah keselamatan kerja dalam penanganan wabah COVID-19 ini justru mendapatkan perlakuan tidak adil, seperti penangkapan serta ancaman pemecatan.

“Di tengah wabah COVID-19 yang kasusnya masih terus meningkat di seluruh dunia, kami mendesak pemerintah negara-negara untuk mulai lebih serius memperhatikan kesehatan dan perlindungan para tenaga kesehatan. Negara-negara yang tingkat penyebaran wabahnya belum signifikan jangan sampai melakukan kesalahan-kesalahan serupa,” kata Peneliti dan Penasihat tentang Hak Ekonomi, Sosial dan Budaya Amnesty International, Sanhita Ambast dalam pejelasannya.

“Sangat tidak bisa diterima saat mengetahui bahwa justru pemerintah menghukum para tenaga kesehatan yang menyuarakan kekhawatiran mereka tentang kondisi pekerjaan yang memang mengancam nyawanya. Para tenaga kesehatan bekerja di garda terdepan. Merekalah yang pertama kali mengetahui apakah suatu kebijakan yang dibuat pemerintah dapat berfungsi dengan baik atau tidak,” tambahnya.

Selain pekerja kesehatan, korban meninggal ada dari masyarakat umum. Khusus di Indonesia, hingga Sabtu (15/8) pukul 12.00 WIB, jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 terus bertambah. Penambahan kasus baru ini tersebar 31 provinsi di Indonesia.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19 hingga Sabtu (15/8), tercatat ada penambahan 2.345 kasus baru kasus Covid-19 dalam 24 jam terakhir. []

Tags: amnestyamnesty internasionalCoronaCovid-19Indonesiakesehatanpekerja kesehatanpemerintahtenaga kesehatanVirusVirus Corona
Previous Post

Korban Kebakaran Bener Meriah Mengungsi di Masjid

Next Post

Kebakaran Kembali Terjadi di Bener Meriah, Rumah dan Mobil Hangus

Related Posts

30 Komunitas di Banda Aceh Rumuskan Rekomendasi Kebijakan, Soroti 4 Isu Utama Kota

by Aininadhirah
30 April 2026
0

MASAKINI.CO – Sekitar 30 komunitas dan lembaga di Banda Aceh menyampaikan aspirasi dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) “Suara Warga”...

Ultra Processed Food, Kenikmatan yang Perlu Diwaspadai Orang Tua

Ultra Processed Food, Kenikmatan yang Perlu Diwaspadai Orang Tua

by Ulfah
27 April 2026
0

MASAKINI.CO - Terlihat menggugah selera, mudah didapat, dan nikmat disantap itulah kesan yang sering melekat pada aneka jajanan yang sedang...

Banda Aceh Sabet National Governance Award 2026, Unggul di Akses Layanan Kesehatan

by Redaksi
25 April 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Kota Banda Aceh meraih penghargaan bergengsi dalam ajang National Governance Award 2026 yang digelar Kementerian Dalam Negeri...

Next Post

Kebakaran Kembali Terjadi di Bener Meriah, Rumah dan Mobil Hangus

HUT Kemerdekaan RI, Pemerintah Didesak Bebaskan Tahanan Papua dan Maluku

Discussion about this post

CERITA

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

1 Mei 2026

Berawal dari Angka Impor, Lahir Tempe Koro dari Dapur Aceh

1 Mei 2026

Latela Donut Olah Labu Jadi Produk Kekinian, Laris di Bazar Banda Experience

23 April 2026

Rumah Dibakar Ayah, Ibu dan Dua Anak Selamat dari Amukan Dini Hari

7 April 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co