MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, Februari 27, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Foto lama

Jurus Srikandi Banna Tani Putar Ekonomi

Redaksi by Redaksi
20 November 2020
in Foto lama, Headline, News
0
Jurus Srikandi Banna Tani Putar Ekonomi

Ketua KWT Banna Tani Nurjariah (jilbab pink) bersama anggotanya memanen hasil kedua. Foto: Ahlul Fikar.

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Senyum merekah di kebun kangkung nan hijau. Senda gurau berulang pecah, saat belasan perempuan itu mencabut kangkung.

“Ini panen yang kedua setelah kami mulai sejak bulan Oktober lalu,” kata Nurjariah, warga Kota Baru, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh.

RelatedPosts

Hukum Berkumur dan Sikat Gigi Saat Puasa, Ini Penjelasannya

Turun Lagi, Segini Harga Emas Hari Ini

Inflasi Aceh Tembus 6,69 Persen, BI Minta Warga Belanja Bijak Saat Ramadan dan Idul Fitri

Perempuan paruh baya itu, Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Banna Tani. Ia memimpin 25 ibu rumah tangga lainnya, menggarap lahan kosong sekitar 20 meter persegi.

Lahan kosong yang disulap menjadi kebun bibit milik KWT Banna Tani. Foto: Ahlul Fikar

Nurjariah berbagi cerita. Sebelum panen tiba, kelompoknya menghadapi sejumlah tantangan. Bila hujan datang kebun tergenang. Bekicot dan serangan juga rajin melumat tanaman.

Menurutnya sebelum menjadi kebun, lahan yang mereka garap tanah kosong penuh ilalang. Lantas ia dan rekan-rekannya membersihkan, membangun rumah bibit, menimbun tanah, hingga membuat bedeng.

“Buat bedeng ini kami kerjain sendiri para ibu-ibu kami hanya pakai bantuan orang untuk nimbun karena tidak sanggup,” kata perempuan kelahiran Aceh Tamiang tahun 1968 itu.

Jadilah kebun asri. Tumbuh subur kangkung, bayam, terong, cabai, timun, lengkuas, kencur, hingga jahe merah.

Kini nyaris tak ada lahan kosong di sekitar rumah warga. Rumah bibit Banna Tani menggratiskan sayuran yang ingin ditanam anggotanya.

Anggota KWT Banna Tani, Juita (kanan) menunjukkan budidaya ikan dalam ember (budikdamber) di halaman rumahnya. Foto: Ahlul Fikar

“Sangat berguna dan bermanfaat. Ibu-ibu jadi lebih senang karena kita nanam sendiri tidak payah kita beli, yang sebelumnya tidak suka nanam jadi suka nanam,” ungkapnya.

Tak ayal, urusan dapur turut lancar. Di Kota Baru ekonomi warga berputar.

“Kalau biasanya dalam sebulan kami 30 hari membeli sayur, kalau sekarang hanya 10-15 hari saja, sisanya kami ambil di kebun,” ungkapnya.

Di Balik Cerita Gembira

Dinas Pangan, Peternakan, Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Kota Banda Aceh ada di balik gembiranya warga. Instansi itu sejak 2018 menyebarkan para penyuluh ke sejumlah gampong (desa).

Anggota KWT rajin disirami ilmu bercocok tanam dari semai hingga panen.

“Para penyuluh inilah yang setiap hari mendampingi apabila ada kendala dalam pemupukan, pengolahan tanah, menanam semua ditangani oleh para pendamping yang merupakan penyuluh dari DPPKP Kota Banda Aceh,” jelas Kepala Bidang Pangan DPPKP Kota Banda Aceh, Wahyuni.

Kabid Pangan DPPKP Kota Banda Aceh, Wahyuni memeriksa bibit sayuran yang siap ditanam. Foto: Ahlul Fikar

Sejak tahun 2018, DPPKP Kota Banda Aceh telah membangun 11 rumah bibit untuk KWT yang tersebar di wilayah Kota Banda Aceh melalui Program Pengembangan Pekarangan Rumah.

Pada tahun 2018 pihaknya membangun di KWT Maju Beusaree Gampong Lampulo, KWT Mawar Gampong Ceurih, KWT Bina Asri Gampong Jawa, KWT Asri Gampong Emperom dan KWT Bungong Seulanga Gampong Alue Deah Tengoh.

Disusul pada tahun 2020 pembangunan rumah bibit kembali dilanjutkan di enam gampong lainnya yaitu KWT Meutuah Tani Gampong Peulanggahan, KWT Banna Tani Gampong Kota baru, KWT Fitrah Gampong Ie Masen Ulee Kareng, KWT Bungong Melati Gampong Jeulingke, KWT Bijeh Ban Keumang Gampong Lambhuk serta KWT Jeumpa Kuneng Gampong Peunyerat.

Anggota Kelompok Banna Tani membersihkan hasil panen, Selasa (17/11). Foto: Ahlul Fikar

Ia berharap agar semua KWT tetap semangat dalam pengembangkan pekarangan rumah.

“Selain untuk memenuhi pangan sehat untuk keluarga juga bisa membantu ekonomi keluarga karena juga bisa dijual.”

Bila begitu, layaklah anggota Banna Tani disebut srikandi, setidaknya untuk rumah sendiri.[Ahlul Fikar]

Kadis Pangan Aceh Cut Yusminar mencicipi sayuran yang dipanen langsung dari kebun bibit milik KWT Banna Tani. Foto: Ahlul Fikar
Tags: Banna TaniDPPKP Banda AcehTaniWanita Tani
Previous Post

Januari 2021 Belajar Tatap Muka Diizinkan di Semua Zona

Next Post

Pemko Sabang Tanam Perdana Padi Gogo Merealisasikan PATB

Related Posts

Cek Hewan Ternak Layak Kurban, Banda Aceh Sebar Ratusan Petugas

by Ahlul Fikar
7 Juli 2022
0

MASAKINI.CO - Menyambut Idul Adha 1443 Hijriah, Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh mengerahkan 112 orang petugas untuk memantau kondisi kesehatan...

Hewan ternak persiapan Meugang di Banda Aceh

Pemkot Banda Aceh Pastikan Stok Daging Meugang Ramadan Cukup

by Alfath Asmunda
7 April 2021
0

MASAKINI.CO - Dinas Pangan Pertanian, Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Kota Banda Aceh memastikan persediaan daging meugang Ramadan 1442 Hijriah di...

Pastikan Pangan yang Beredar Aman, DPPKP Banda Aceh Lakukan Pengawasan

Pastikan Pangan yang Beredar Aman, DPPKP Banda Aceh Lakukan Pengawasan

by Masa Kini
23 Juli 2020
0

MASAKINI.CO - Dinas Pangan Pertanian Perikanan dan Kelautan (DPPKP) Kota Banda Aceh melakukan tes residu pestisida dan chlorine (pemutih) terhadap sejumlah...

Next Post
Pemko Sabang Tanam Perdana Padi Gogo Merealisasikan PATB

Pemko Sabang Tanam Perdana Padi Gogo Merealisasikan PATB

Di Tengah Pandemi Ratusan Relawan Gelar Latihan Penanggulangan Bencana Alam Bersama Korem 011/LW

Di Tengah Pandemi Ratusan Relawan Gelar Latihan Penanggulangan Bencana Alam Bersama Korem 011/LW

Discussion about this post

CERITA

Singkirkan 4.000 Peserta, Reza Wakili Indonesia ke Rusia

27 Februari 2026
Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...