MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Februari 21, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

Jokowi Akui PPKM tidak Efektif

Redaksi by Redaksi
31 Januari 2021
in Nasional, News
0
Presiden Jokowi : Kasus Corona di Indonesia Memburuk

Presiden Jokowi

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pelaksanaan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM selama 11-25 Januari 2021 ini dinilai tak efektif menekan laju penularan kasus Covid-19.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat terbatas pendisiplinan melawan Covid-19 di Istana Bogor pada 29 Januari kemarin menyebut, kebijakan PPKM ini tak berdampak pada penurunan mobilitas dan kegiatan masyarakat.

RelatedPosts

UIN Ar-Raniry Siapkan 2.000 Paket Iftar per Hari, Terbuka untuk Mahasiswa dan Warga Sekitar

Keutamaan Tadarus Al-Qur’an di Bulan Ramadhan, Ustaz Razi: Menjadi Syafaat di Hari Kiamat

Tubuh Terasa Berenergi atau Lelah saat Puasa? Ini Penyebabnya

“Saya ingin menyampaikan mengenai yang berkaitan dengan PPKM tanggal 11-25 Januari. Kita harus ngomong apa adanya. Ini tidak efektif. Mobilitas juga masih tinggi karena kita memiliki indeks mobility-nya ada,” ujar Jokowi berdasarkan rekaman rapat yang diunggah pihak Istana, Ahad (31/1).

Laju penambahan kasus Covid-19 di sejumlah provinsi di Jawa dan Bali yang menerapkan kebijakan PPKM inipun tercatat masih tetap naik. Karena itu, Jokowi meminta agar pemerintah turut menggandeng pakar epidemiolog dalam memutuskan kebijakan menekan penularan pandemi .

“Saya ingin Menko ajak sebanyak-banyaknya pakar epidemiolog sehingga di dalam mendesain kebijakan itu betul-betul bisa lebih komprehensif,” tambahnya.

Jokowi mengatakan, esensi dari kebijakan PPKM ini yakni membatasi mobilitas dan kegiatan masyarakat. Namun, implementasi kebijakan PPKM di lapangan dinilainya tak tegas dan tak konsisten. Hal ini pun membuat disiplin protokol kesehatan yang dilakukan masyarakat di daerah yang menerapkan PPKM menjadi longgar.

“Ini hanya masalah implementasi sehingga saya minta betul-betul turun ke lapangan, ada di lapangan,” kata dia.

Kendati demikian, Jokowi juga meminta jajarannya agar menemukan cara-cara yang lebih sederhana dalam menekan angka penularan Covid-19 di Indonesia. Diharapkan melalui cara-cara yang lebih sederhana ini masyarakat mampu memahami pentingnya penerapakan 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan).

“Tetapi juga siap dengan cara-cara yang lebih praktis dan sederhana agar masyarakat tahu apasih yang namanya 3M,” ujarnya.

Selain itu, Presiden juga meminta agar pemerintah menyiapkan masker yang sesuai dengan standar kesehatan dan diberikan kepada masyarakat yang diketahui masih enggan menggunakan.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melaporkan penambahan angka kasus positif pada Ahad (31/1), terdapat 12.001 kasus konfirmasi positif baru pada hari ini.  Bertambahnya kasus harian ini menjadikan total kumulatif kasus positif mencapai 1.078.314. Angka kasus harian ini didapatkan dari 44.658 pemeriksaan spesimen terhadap 33.162 orang.

Satgas pun melaporkan hingga hari ini tercatat masih terdapat sebanyak 175.095 kasus aktif di Indonesia. Jika dilihat lebih rinci, penambahan jumlah kasus positif harian ini sedikit menurun dibandingkan hari sebelumnya Sabtu (30/1). Sebab, jumlah orang yang diperiksa per hari inipun juga semakin berkurang.

Berkurangnya kemampuan jumlah testing harian di setiap tanggal merah dan hari libur nasional memang menjadi persoalan selama ini. Dari penambahan kasus harian, angka positivity rate harian Covid-19 pada Ahad ini pun tercatat sebesar 36,18 persen.

Lebih lanjut, Satgas juga melaporkan penambahan kasus kesembuhan yang juga terus mengalami peningkatan. Tercatat angka kesembuhan harian dalam 24 jam terakhir ini sebanyak 10.719 orang.

Angka ini menjadikan total kasus kesembuhan mencapai 873.221. Sementara angka kasus kematian tercatat semakin meningkat dibandingkan hari sebelumnya yakni sebesar 270 kasus. Total kasus kematian hingga saat ini pun telah menyentuh angka 29.998 orang.[]

REPUBLIKA

Tags: pegawai pemerintah untuk perjanjian kerja (PPPK)penerapan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKMPPKM tidak efektifPresiden Jokowi
Previous Post

Mendagri Janjikan Insentif Tambahan untuk Pemda Sukses Vaksinasi

Next Post

Aung San Suu Kyi Ditahan

Related Posts

Gedung Amanah Lengkapi Program Pemberdayaan Generasi Muda di Aceh

Gedung Amanah Lengkapi Program Pemberdayaan Generasi Muda di Aceh

by Alfath Asmunda
15 Oktober 2024
0

MASAKINI.CO - Presiden Joko Widodo meresmikan Gedung Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (AMANAH) di Kawasan Industri Aceh, Selasa (15/10/2024). Fasilitas...

Lengser dari Kepala BIN, Budi Gunawan Berulang Kali Puji Jokowi

Lengser dari Kepala BIN, Budi Gunawan Berulang Kali Puji Jokowi

by Alfath Asmunda
15 Oktober 2024
0

MASAKINI.CO - Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan berulang kali menyampaikan pujian kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat meresmikan...

Jokowi Resmikan Inpres Jalan Daerah di Aceh, Telan Biaya Rp686 Miliar

Jokowi Resmikan Inpres Jalan Daerah di Aceh, Telan Biaya Rp686 Miliar

by Alfath Asmunda
15 Oktober 2024
0

MASAKINI.CO - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pelaksanaan Inpres Jalan Daerah di Provinsi Aceh. Menurut Jokowi, khusus di Aceh terdapat...

Next Post
Aung San Suu Kyi Ditahan

Aung San Suu Kyi Ditahan

Harga Rokok Resmi Naik

Harga Rokok Resmi Naik

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co