MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, Oktober 18, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Simulasi Urban Warfare, Bupati Aceh Besar Disandera

Redaksi by Redaksi
6 April 2021
in Headline, News
0
Simulasi Urban Warfare, Bupati Aceh Besar Disandera

Proses penyanderaan dan penyelamatan Bupati Aceh Besar Mawardi Ali merupakan rangkaian simulasi Urban Warfare (Latihan Perang Kota) yang dilaksanakan oleh Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Aceh. Foto: ist.

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Derasemen Gegana Satuan Brimob Polda Aceh melakukan rangkaian simulasi Urban Warfare (latihan Perang Kota) di pusat pemerintahan Kabupaten Aceh Besar, Kota Jantho, Selasa (6/4/2021).

Dalam simulasi itu, terlihat sekelompok teroris berhasil membobol pengamanan kantor Sekdakab Aceh Besar, dan berhasil menyandera bupati Aceh Besar, Mawardi Ali beserta staf. Mereka meminta uang terbusan sejumlah 50M dan 1 unit mobil dalam waktu 15 menit.

RelatedPosts

20 Pelajar Raih Medali di Olimpiade CBP Rupiah Aceh 2026

Empat Nelayan Diamankan di TPI Lampulo, Polisi Temukan Diduga Ganja dan Plastik Bekas Sabu

Diduga Hendak Dijual ke Aceh Barat Daya, 640 Liter Solar Subsidi Disita Polisi

Selama setengah jam lebih bupati Aceh Besar disandera hingga akhirnya tim WANTEROR (Satuan Perlawanan Teror) Gegana SATBRIMOBDA (Satuan Brimob Daerah) Polda Aceh berhasil menerobos masuk ke tempat kejadian, dan berhasil melakukan pengamanan kepada tersandera Mawardi Ali, di ruang kerja Bupati Aceh Besar.

Setelah 4 terduga teroris berhasil dilumpuhkan, kemudian Mawardi Ali langsung dievakuasi oleh tim WANTEROR menggunakan kenderaan berat Barakuda milik Gegana Satbrimobda Aceh, menjauh dari lokasi penyanderaan dan dinyatakan selamat.

“Iya, tadi saya disandera, diminta uang tebusan 50m dan 1 unit mobil, dan dengan gerak cepat tim WANTEROR, saya bisa dievakuasi dengan selamat,” ujar bupati Aceh Besar.

Sementara itu, tim Jibom (Penjinak Bom) Polda Aceh menemukan 1 bungkusan kotak yang diduga kuat adalah bom rakitan, yang terletak di sudut ruangan kantor Bupati Aceh Besar. Mereka langsung melakukan pengamanan, dan mengevakuasi bom tersebut ke halaman belakang kantor bupati Aceh Besar. “Kami mendengar dua dentuman keras, sepertinya itu bom (tadi) yang diledakkan, Brimob sangat professional,” ungkap Mawardi Ali.

Bupati Aceh Besar berterimakasih kepada SatBrimobda Aceh yang telah memilih Aceh Besar sebagai mitra dalam kegiatan ini.

“Saya merasakan suasananya seperti kejadian sebenarnya. Brimob bekerja sangat profesional. Jika sewaktu-waktu memang terjadi, saya yakin Brimob sudah sangat siap, luar biasa aksi mereka,” katanya.

Kasat Brimob Polda Aceh Kombes Pol Selamat Topan, mengatakan bahwa latihan ini merupakan sebagai upaya untuk meningkatkan sinergisitas dan kerja sama dalam meningkatkan keamanan kepada penyelenggara negara.

“Latihan tersebut untuk meningkatkan kemampuan pasukan dan menjalin kerjasama yang sinergi dengan pemerintah,” terangnya pada saat apel penutupan latihan.

Kegiatan latihan Urban Warfare tersebut juga turut didukung dan disaksikan oleh Kapolres Aceh Besar AKBP Riki Kurniawan.[]

Tags: Aceh BesarbrimobBrimob AcehMawardi Alipolisisimulasi
Previous Post

MPP Kota Banda Aceh Didatangi 9.292 Pengunjung Selama Triwulan Pertama

Next Post

Kajati Aceh Kunjungan Kerja Perdana ke Kota Sabang

Related Posts

TK Angkasa Lanud SIM Raih Juara II Lomba Tari Nusantara di Aceh Besar

by Redaksi
17 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – TK Angkasa Cabang Lanud Sultan Iskandar Muda (SIM), di bawah binaan Yayasan Ardhya Garini (Yasarini) Cabang Lanud SIM...

Rumah Petani di Indrapuri Ludes Terbakar

by Ahmad Mufti
17 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Satu rumah berkonstruksi kayu di Gampong Cureh, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar, terbakar, Jumat (16/10/2026) malam. Rumah tersebut milik...

Harga Cabai Merah Turun Jadi Rp65.000 per Kilogram, Petani Dibayangi Biaya Produksi

by Redaksi
16 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO - Harga cabai merah di Pasar Induk Lambaro, Aceh Besar, turun menjadi Rp65.000 per kilogram pada pekan ini dari...

Next Post
Kajati Aceh Kunjungan Kerja Perdana ke Kota Sabang

Kajati Aceh Kunjungan Kerja Perdana ke Kota Sabang

Sekda Lantik 152 Pejabat Eselon III dan IV Pemerintah Aceh

Sekda Lantik 152 Pejabat Eselon III dan IV Pemerintah Aceh

Discussion about this post

CERITA

Kisah Abdul Majid, 21 Tahun Menyambung Alas Kaki demi Menghidupi Keluarga

14 Oktober 2026

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co