MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, Oktober 18, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Sekolah Rakyat Aceh Buka Akses Pendidikan bagi Anak Keluarga Kurang Mampu

Ahmad Mufti by Ahmad Mufti
18 Oktober 2026
in Daerah
0

Staf Ahli Bupati Aceh Besar Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Fata Muhammad, saat membuka kegiatan open house SRT 3 Provinsi Aceh di Gampong Tumbo, Kecamatan Kuta Malaka, Aceh Besar, Sabtu (17/10/2026). | Foto: Mc Aceh Besar

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Sekolah Rakyat Terintegrasi Tiga (SRT 3) Provinsi Aceh menjadi salah satu upaya memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Melalui pendidikan akademik dan pembentukan karakter, sekolah ini diharapkan membantu peserta didik meraih masa depan yang lebih baik sekaligus memutus mata rantai kemiskinan.

Dukungan terhadap program tersebut disampaikan Staf Ahli Bupati Aceh Besar Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Fata Muhammad, saat membuka kegiatan open house SRT 3 Provinsi Aceh di Gampong Tumbo, Kecamatan Kuta Malaka, Aceh Besar, Sabtu (17/10/2026).

RelatedPosts

Kualitas Udara Banda Aceh Memburuk, Pemko Siapkan Sekolah Daring dan Puskesmas 24 Jam

Gubernur Aceh Minta Bupati dan Wali Kota Mitigasi Dampak Kabut Asap

Bupati Aceh Besar Salurkan Bantuan untuk Keluarga Korban Kebakaran di Peukan Bada

Fata mengatakan setiap anak berhak memperoleh pendidikan yang layak tanpa terhalang kondisi ekonomi keluarganya. Karena itu, keberadaan Sekolah Rakyat perlu didukung bersama agar anak-anak dari keluarga kurang mampu memiliki kesempatan mengembangkan potensi dan meraih cita-cita.

“Pendidikan merupakan salah satu kunci utama dalam memutus mata rantai kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Setiap anak memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas,” kata Fata.

Menurutnya, pendidikan di Sekolah Rakyat tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kedisiplinan, kepercayaan diri, dan kemandirian siswa.

Ia menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah, sekolah, orang tua, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman serta mendukung perkembangan peserta didik.

Kepala SRT 3 Provinsi Aceh, Sri Amalia, mengatakan sekolah tersebut hadir untuk mendorong perubahan kehidupan keluarga kurang mampu melalui akses pendidikan berkualitas. Anak-anak dari keluarga dengan tingkat kesejahteraan terbawah, terutama kelompok desil 1 dan 2, perlu memperoleh kesempatan belajar yang setara agar mampu berkembang dan bersaing.

“Setiap anak, tanpa memandang latar belakang sosial maupun ekonomi, jika memiliki kesempatan mengakses pendidikan berkualitas, akan mampu berkembang dan bersaing setara dengan anak-anak lainnya,” ujar Sri.

Ia menjelaskan, pembelajaran di SRT 3 tidak hanya mencakup kemampuan baca, tulis, dan hitung, tetapi juga penanaman karakter, moral, serta rasa percaya diri. Melalui pendidikan tersebut, siswa diharapkan berani menetapkan cita-cita dan berusaha mewujudkannya.

Kegiatan open house digelar untuk memperkenalkan lingkungan sekolah, fasilitas, dan proses pembelajaran kepada masyarakat. Kegiatan serupa juga dilaksanakan secara serentak di 182 lokasi Sekolah Rakyat di berbagai daerah di Indonesia dengan tema “Dulu Kami Bermimpi, Kini Kami Berani”.

Ketua DPRK Aceh Besar, Abdul Muchti, yang turut hadir dalam kegiatan itu, mengingatkan para siswa agar tidak menjadikan keterbatasan keluarga sebagai penghalang untuk meraih masa depan.

Ia meminta para siswa memanfaatkan kesempatan pendidikan dengan sungguh-sungguh dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan selama proses belajar.

Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menyatakan dukungan terhadap upaya perluasan akses pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kolaborasi dengan pemerintah pusat, Pemerintah Aceh, satuan pendidikan, serta masyarakat diharapkan dapat memperkuat keberlanjutan program Sekolah Rakyat.

Tags: Aceh Besarakses pendidikanpendidikan anak kurang mampupendidikan berkualitasputus mata rantai kemiskinanSekolah Rakyat AcehSRT 3 Aceh
Previous Post

20 Pelajar Raih Medali di Olimpiade CBP Rupiah Aceh 2026

Next Post

Harga Material Turun, Usaha Pemilahan Sampah di Gampong Jawa Tetap Bertahan

Related Posts

TK Angkasa Lanud SIM Raih Juara II Lomba Tari Nusantara di Aceh Besar

by Redaksi
17 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – TK Angkasa Cabang Lanud Sultan Iskandar Muda (SIM), di bawah binaan Yayasan Ardhya Garini (Yasarini) Cabang Lanud SIM...

Rumah Petani di Indrapuri Ludes Terbakar

by Ahmad Mufti
17 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Satu rumah berkonstruksi kayu di Gampong Cureh, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar, terbakar, Jumat (16/10/2026) malam. Rumah tersebut milik...

Harga Cabai Merah Turun Jadi Rp65.000 per Kilogram, Petani Dibayangi Biaya Produksi

by Redaksi
16 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO - Harga cabai merah di Pasar Induk Lambaro, Aceh Besar, turun menjadi Rp65.000 per kilogram pada pekan ini dari...

Next Post

Harga Material Turun, Usaha Pemilahan Sampah di Gampong Jawa Tetap Bertahan

Discussion about this post

CERITA

Kisah Abdul Majid, 21 Tahun Menyambung Alas Kaki demi Menghidupi Keluarga

14 Oktober 2026

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co