MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Mei 6, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

DPRA Soroti Potensi Pangan Aceh yang Belum Termanfaatkan dengan Baik

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
28 November 2021
in Daerah
0
DPRA Pertanyakan Sisa Anggaran 2020 di Dinas PUPR yang Sangat Besar

Wakil Ketua DPRA, Safaruddin. (foto: untuk masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Provinsi Aceh memiliki potensi pangan yang melimpah, namun sayangnya belum termanfaatkan dengan baik sehingga menimbulkan dampak berupa ketergantungan Aceh pada Sumatera Utara (Sumut).

Kondisi tersebut disampaikan Wakil Ketua DPR Aceh, Safaruddin, saat menjadi pemateri pada webinar nasional yang digagas Badan Pengurus Wilayah (BPW) Perhimpunan Sarjana Pertanian Indoensia (PISPI) Aceh, Sabtu (27/11/2021) kemarin.

RelatedPosts

Wali Kota Lepas 287 Jemaah Haji Kloter Pertama Banda Aceh, Pesan Jaga Kesehatan di Tengah Cuaca Panas

Jemaah Haji Aceh Kini Berangkat Lewat Jalur VVIP Bandara SIM

Aceh Percepat Pemulihan Lahan Pertanian dengan Anggaran Rp380 Miliar

Safaruddin mengungkapkan, sebenarnya Aceh memiliki potensi sebagai lumbung pangan dengan berbagai macam ragam sumber pangan menuju kedaulatan pangan.

Sayangnya, potensi yang ada tersebut belum termanfaatkan dengan baik. Disisi lain, ternyata Aceh juga belum memiliki Qanun Aceh tentang Kedaulatan dan Kamandirian Pangan Aceh untuk memberikan kepastian hukum.

“Saat ini baru ada Pergup (Peraturan Gubernur) Nomor 52 Tahun 2020 tentang Gerakan Aceh Mandiri Pangan. Seharusnya Aceh sudah memiliki qanun dan ini juga menjadi tugas DPRA untuk melahirkan qanun ini,” katanya.

Selain itu, Wakil Ketua III DPRA ini juga menilai Aceh belum memiliki skema yang jelas dalam mewujudkan kedaulatan dan kemandirian pangan sehingga munculnya berbagai permasalahan di lapangan.

“Potensi sumber daya alam, potensi geografis, potensi geo-strategik, dan geo-politik Aceh belum dapat dimanfaatkan secara baik dan menguntungkan dalam kemandirian ketahanan dan kedaulatan pangan Aceh,” sebutnya.

Selain itu, Aceh juga memiliki sumber bahan baku yang melimpah, namun produksi bahan mentah menjadi hasil produksi atau barang jadi tidak ada di Aceh karena belum ada pendekatan dari hulu ke hilir dari bahan bahan baku menjadi hasil produksi.

“Selama ini Aceh juga masih ketergantungan beberapa sumber pangan dengan provinsi tetangga, Sumatera Utara, seperti beras kualitas premium, tepung, minyak, telur, susu,” ujarnya.

Selain itu, Safaruddin juga menyoroti angka stunting di Aceh masih tinggi yang disebabkan penyajian makanan dalam rumah tangga belum terpenuhi gizi atau mempengaruhi masa usia dan angka harapan hidup.

“Ini juga menjadi pembicaraan dua tahun terakhir.  Bahwa di samping kemiskinan, stunting juga menjadi PR berat bagi Pemerintah Aceh dan membutuhkan perhatian serius,” katanya.

Menurut Safaruddin, kondisi ini menjadi sebuah keanehan bagi Aceh yang memiliki potensi alam yang luar biasa dan anggaran yang besar, tapi masih memiliki angka stunting yang tinggi.

Persoalan lain yang sedang dihadapi adalah ancaman krisis pangan akibat pandemi Covid-19 yang harus diantisipasi segera sebagaimana peringatan World Health Organization (WHO) dan The Food and Agriculture Organization (FAO) serta Presiden Republik Indonesia.

“Karenanya diperlukan upaya terukur untuk terpenuhinya ketahanan pangan dalam rangka mengantisipasi krisis pangan ini,” paparnya.

Terhadap sejumlah persoalan tersebut, lanjut Safaruddin, DPRA juga memiliki tanggung jawab yang sama dengan pemerintah dalam memastikan terwujudnya kedaulatan pangan di Aceh.

“DPRA memastikan agar adanya perlindungan terhadap masyarakat atas kebutuhan pangan sebagai hak asasi manusia dan keadilan bagi seluruh rakyat Aceh serta memastikan dunia usaha dapat menghasilkan industri pangan,” ujarnya.

Terakhir, ungkap Safaruddin, DPRA juga akan mendukung lahirnya regulasi (qanun) terhadap percepatan penurunan prevalensi stunting dan upaya meningkatkan angka harapan hidup Aceh.(Adv)

Tags: acehDPRAKedaulatan PanganKemandirian Panganqanun acehSumber Daya PanganWakil Ketua DPR Aceh Safaruddin
Previous Post

Polisi Lalu Lintas Polda Aceh Siaga Bencana Banjir dan Longsor

Next Post

Jelang Milad GAM, Owner Si Gantang Sira Aceh Selatan Ajak untuk Tidak Kibarkan Bendera

Related Posts

Berawal dari Angka Impor, Lahir Tempe Koro dari Dapur Aceh

by Aininadhirah
1 Mei 2026
0

MASAKINI.CO - Indonesia masih bergantung pada sekitar 3,2 juta ton impor kedelai setiap tahun. Angka itu bukan sekadar data perdagangan,...

Kacang Koro Jadi Alternatif Pangan, Tempe Lokal Dikembangkan di Aceh

by Aininadhirah
29 April 2026
0

MASAKINI.CO – Kacang koro mulai dilirik sebagai alternatif pangan lokal yang potensial di Aceh. Komoditas ini dinilai mampu menjadi bahan...

LKPJ 2025 Dipaparkan, Pendapatan Aceh Tembus Target

by Riska Zulfira
7 April 2026
0

MASAKINI.CO - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, memaparkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat...

Next Post
Jelang Milad GAM, Owner Si Gantang Sira Aceh Selatan Ajak untuk Tidak Kibarkan Bendera

Jelang Milad GAM, Owner Si Gantang Sira Aceh Selatan Ajak untuk Tidak Kibarkan Bendera

Dheny Fitra Kembali Pimpin PPI Aceh

Dheny Fitra Kembali Pimpin PPI Aceh

Discussion about this post

CERITA

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

1 Mei 2026

Berawal dari Angka Impor, Lahir Tempe Koro dari Dapur Aceh

1 Mei 2026

Latela Donut Olah Labu Jadi Produk Kekinian, Laris di Bazar Banda Experience

23 April 2026

Rumah Dibakar Ayah, Ibu dan Dua Anak Selamat dari Amukan Dini Hari

7 April 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co