MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Februari 25, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Pakis Sayur dan Manfaatnya untuk Manusia

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
8 September 2022
in Headline
0
Pakis Sayur dan Manfaatnya untuk Manusia

Pakis sayur bermanfaat bagi kesehatan tubuh manusia. (foto: Junaidi Hanafiah/Mongabay Indonesia)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pakis sayur (Diplazium esculentum) merupakan tumbuhan paku-pakuan yang hidup di daerah tropis dan subtropis di Benua Asia. Daun mudanya banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia.

Pakis sayur atau ada yang menyebut pakis tanjung, banyak tumbuh dekat sumber air seperti sungai, alur, rawa-rawa, atau daerah lembab. Tumbuhan ini menyebar dan mudah dikenali.

RelatedPosts

KontraS Aceh Temukan 7 Dugaan Kekerasan Gender di Pengungsian Aceh Utara

The Land from Above

Longsor Ketol Kian Parah, Lubang Raksasa Ancam Permukiman Warga

Seorang masyarakat Tenggulun, Aceh Tamiang, Nanda, mengatakan pakis sayur paling mudah didapat di pinggir hutan.

“Kalau masyarakat ingin memetik pucuknya, cari saja sekitar hutan dekat sumber air,” ujarnya dilansir dari Mongabay Indonesia.

Di Aceh, umumnya pakis ditumis atau disayur dengan santan kelapa, atau bisa juga dimakan sebagai lalapan.

“Kami hanya tahu, daun pakis itu enak disayur dan tidak beracun,” ujar Nanda.

Manfaat Pakis

Dwi Koko Pratoko, mahasiswa program Doktor Ilmu Farmasi, Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada [UGM] mengatakan, banyak orang yang masih belum tahu cara memanfaatkan pakis sayur.

“Bahkan di kalangan ilmuwan obat-obatan, tumbuhan ini menjadi salah satu yang kurang mendapat perhatian,” jelasnya dalam satu tulisan ilmiahnya.

Dwi menambahkan, secara tradisional, pakis telah dimanfaatkan untuk kesehatan seperti di beberapa negara Asia dan Afrika, termasuk Indonesia. Sebut saja sebagai obat asma, diare, rematik, cacar, disentri, sakit kepala, demam, luka, nyeri, campak, darah tinggi, dan penyakit kulit.

“Dikonsumsi segar maupun dibuat sup dapat menjaga kesehatan tubuh,” ujarnya.

Bagian pakis yang digunakan untuk pengobatan adalah daun muda atau kuncup, rhizoma, maupun keseluruhan. Secara tradisional, pakis sayur digunakan untuk menyembuhkan berbagai penyakit karena mengandung senyawa bioaktif.

“Golongan senyawa fitokimia yaitu, alkaloid, flavonoid, glikosida, fenolik, tanin, terpenoid, dan steroid,” sebutnya.

Senyawa di pakis sayur terdiri minyak dan non-minyak. Sehingga, memiliki potensi mengobati maupun mencegah penyakit.

“Pakis sayur memiliki aktivitas antioksidan yang cukup baik setelah melalui berbagai metode pengujian,” jelas Dwi.

Sementara itu, dua mahasiswa dari Institut Pertanian Bogor, Riza Aris Apriyadi dan Nuri Andarwulan pada tahun 2010 silam, meneliti tentang “Identifikasi Senyawa Asam Fenolat pada Sayuran Indigenous Indonesia” yang salah satunya pakis sayur.

Menurut mereka, senyawa polifenol pada sayuran, buah-buahan, dan teh, dapat mencegah penyakit degeneratif, termasuk kanker melalui aktivitas antioksidan dan/atau modulasi fungsi beberapa protein. Senyawa polifenol yang banyak terdapat pada sayuran adalah flavonoid dan asam fenolat.

Asam Fenolat merupakan antioksidan yang sangat kuat dan memiliki aktivitas antibakteri, antivirus, antikarsinogenik, antiinflamasi, dan aktivitas vasodilatory.

“Asam fenolat juga mempunyai peranan melindungi tubuh dari kanker dan penyakit jantung,” jelas riset tersebut.

Tags: Manfaat PakisPakis SayurTanaman
Previous Post

Kemenag Dukung Penguatan Kompetensi Keilmuan Pendidikan Al-Qur’an

Next Post

FKUB Sabang Diharap Terus Jaga Kerukunan Umat Beragama

Related Posts

Miliki Varietas Unggulan, Reza Fahlevi Harap Agrowisata Sabang Terus Berkembang

Miliki Varietas Unggulan, Reza Fahlevi Harap Agrowisata Sabang Terus Berkembang

by Redaksi
29 Maret 2023
0

MASAKINI.CO - Sabang kini memiliki dua varietas unggulan yakni salak dan alpukat. Dua varietas tersebut menjadi peluang besar untuk mengembangkan...

Next Post
FKUB Sabang Diharap Terus Jaga Kerukunan Umat Beragama

FKUB Sabang Diharap Terus Jaga Kerukunan Umat Beragama

Gratiskan Tiket Hadapi PSKC Cimahi, Persiraja Perketat Keamanan

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co