MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Agustus 6, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Mencegah Stunting Lewat Intervensi Sensitif dan Spesifik

Redaksi by Redaksi
12 November 2022
in News
0
Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Cegah Stunting

Illustrasi cegah stunting. (foto: dok istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pemerintah gencar melakukan pencegahan stunting agar tak semakin banyak generasi Indonesia yang mengalami gizi buruk. Langkah-langkah kebijakan yang dilahirkan pun mulai dari intervensi sensitif dan spesifik.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kabid Kesmas) Dinas Kesehatan Aceh, Sulasmi, menjelaskan, intervensi spesifik itu khusus dilakukan oleh pihak kesehatan, sedangkan intervensi sensitif dilakukan pihak di luar kesehatan.

RelatedPosts

Harga Emas Kembali Melambung, Perhiasan Naik Rp150 Ribu Hari Ini

Jumlah Penduduk Miskin Aceh Bertambah 10 Ribu Orang

Mulai Hari Ini, Tol Binjai–Langsa Terapkan Uji Coba Contraflow di KM 55

Intervensi spesifik untuk mencegah stunting, sebutnya, di mulai dari remaja putri di tingkat sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) dengan pemberian tablet tambah darah atau TTD.

“Seperti beberapa waktu lalu itu ada aksi bergizi. Remaja putri SMP, SMA, Madrasah, hingga Dayah, dikasih tablet tambah darah atau Fe,” katanya, Sabtu (12/11).

Pemberian tablet Fe kepada remaja putri ini, ungkap Sulasmi, karena mereka adalah calon-calon ibu di masa mendatang. “Remaja putri kita ini tidak boleh pucat, lelah, lesu, dan loyo,” ujarnya.

Sebab, lanjutnya, remaja putri itu kelak akan calon ibu yang bersih dari anemia, dan saat melahirkan anaknya tidak terkena stunting.

Intervensi spesifik berikutnya, kata Sulasmi, mendorong pemeriksaan kehamilan secara rutin kepada ibu hamil.

“Kalau dulu empat kali dalam sembilan bulan, sekarang enam kali selama kehamilan,” sebutnya.

Dimana sang ibu tersebut, diwajibkan dua kali melakukan pemeriksaan ke dokter, cek USG. “Sehingga dia tahu apakah letak lintang, letak sungsang, apakah anaknya cacat bisa tahu dari USG itu,” bebernya.

Sulasmi mengatakan, tablet tambah darah juga diberikan kepada ibu hamil. Jika pada remaja putri wajib minum satu kali satu tablet seminggu, ibu hamil minumnya satu kali satu tablet setiap hari selama 90 hari minimal.

“Lebih boleh kurang jangan. Jadi yang remaja tadi seminggu sekali satu tablet sepanjang tahun 52 tablet. Semua itu untuk mencegah anak-anak yang stunting,” ujar Sulasmi.

Kemudian Sulasmi menjelaskan, terkait intervensi sensitif dalam mencegah stunting, hal ini dilakukan lintas sektoral diantaranya; Dinas Pangan, Dinas Perkebunan, Dinas Pendidikan, kemudian juga Dinas PUPR.

Tags: Dinkes AcehIntervensi SensitifIntervensi SpesifikStunting
Previous Post

Malam Ini Carnival Putro Phang Dibuka, Tampil Panggung Atraksi di Atas Air

Next Post

Pj Wali Kota: Sabang Butuh Arsitek Handal untuk Gerakkan Kota Wisata

Related Posts

Cegah Penyakit Bawaan, Jemaah Haji Aceh Dipantau 14 Hari Setelah Pulang

by Riska Zulfira
15 Juni 2026
0

MASAKINI.CO - Dinas Kesehatan Aceh menyiagakan sistem pemantauan kesehatan selama 14 hari bagi jemaah haji yang kembali ke Tanah Air....

Presiden Yakin MBG Akan Berhasil dan Gerakkan Ekonomi Desa

by Ahlul Fikar
4 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Presiden Prabowo Subianto menyatakan keyakinannya bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan berhasil dan memberikan dampak besar, tidak...

Menteri Wihaji Tinjau Dapur MBG di Aceh Tenggara, Fokus Cegah Stunting

by Riska Zulfira
3 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI, Wihaji, turun langsung meninjau operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pulonas...

Next Post
Pj Wali Kota: Sabang Butuh Arsitek Handal untuk Gerakkan Kota Wisata

Pj Wali Kota: Sabang Butuh Arsitek Handal untuk Gerakkan Kota Wisata

Gawat! Makanan di RSJ Aceh tak Higienis

Gawat! Makanan di RSJ Aceh tak Higienis

Discussion about this post

CERITA

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co