MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Maret 14, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Wacana Bangun Pelabuhan CPO di Aceh, Apkasindo Minta Pemerintah Serius

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
5 Februari 2023
in Daerah
0
Wacana Bangun Pelabuhan CPO di Aceh, Apkasindo Minta Pemerintah Serius

Sekretaris Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Aceh, Fadhli Ali. (foto: dok Apkasindo Aceh)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Sekretaris Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Aceh, Fadhli Ali, mengatakan pembangunan pelabuhan ekspor CPO (crude palm oil/minyak mentah sawit) di Aceh jangan hanya sekedar wacana. Pemerintah Aceh harus serius.

Pasalnya, kata Fadhli, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Indonesia sudah membuka kran ihwal pembangunan pelabuhan ekspor CPO di Aceh yang disampaikan Menhub, Budi Karya Sumadi saat berkunjung ke Aceh, kemarin.

RelatedPosts

Pemprov Aceh Cairkan THR untuk 41 Ribu ASN, Total Rp205,7 Miliar

Wali Kota Banda Aceh Buka BSI Fest Ramadhan di Masjid Raya Baiturrahman

636 Pasukan Oranye Banda Aceh Terima Paket Lebaran

“Semoga hal ini dipersiapkan dan ditindaklanjuti secara serius oleh Pemerintah Aceh,” kata Fadhli Ali, Minggu (5/2/2023).

Menurut, Aceh salah satu daerah paling banyak pelabuhan di Indonesia. Akan tetapi, pengapalan CPO belum ada pelabuhan yang representatif di Aceh.

Fadhli menjelaskan, ketika adanya pelabuhan ekspor dapat mendukung sirkulasi pemasaran CPO, baik di dalam maupun luar negeri.

Berdasarkan data Apkasindo, luas perkebunan sawit di Aceh mencapai 535 ribu hektare. Lebih 50 persen di antaranya merupakan perkebunan sawit rakyat.

Fadhli menyebutkan, penanaman itu dilakukan sejak 1911 silam. Aceh pionir penanaman kelapa sawit di Indonesia bersama provinsi Sumatera Utara.

“Jauh sebelum Indonesia merdeka, Aceh sudah menghasilkan CPO,” ujarnya.

Di kawasan barat-selatan Aceh, kata Fadhli, di Aceh Barat Daya (Abdya), Kecamatan Susoh, masih ada pelabuhan yang bongkar muat CPO. Namun kapal di sana tidak bisa bersandar, akibat insfrastruktur yang kurang memadai.

Fadhli menyebutkan, CPO yang dibongkar muat di Pelabuhan Susoh itu dihasilkan dari PT Socfindo. Setiap bulan tertimbun di sana.

“Proses pengapalannya dilakukan melalui pipa bawah laut,” jelasnya.

Di mana kapal menyandar pada posisi 300 sampai 400 meter dari bibir pantai Desa Pulau Kayu. Ia heran mengapa Pemerintah Aceh lama membiarkan CPO dari Aceh diangkut dengan cara seperti itu keluar.

Menurut Fadhli, apabila pelabuhan ekspor CPO di Aceh ada, baik di wilayah barat-selatan atau utara timur Aceh akan mendongkrak perekonomian di provinsi ini.

“Sehingga angka pengangguran dan kemiskinan tergerus. Aceh tidak akan lagi miskin,” tegasnya.

Tags: acehApkasindocrude palm oilPelabuhan CPOSawit
Previous Post

Pasangan di Probolinggo Menikah dengan Mahar Linggis

Next Post

Meriah Cap Go Meh di Pulau Weh

Related Posts

Lebih dari Dua Bulan Pascabencana, 13 Desa di Aceh Masih Gelap Tanpa Listrik

by Riska Zulfira
11 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Sebanyak 13 desa di wilayah terdampak bencana di Aceh hingga kini masih belum teraliri listrik. Padahal, bencana telah...

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

by Aininadhirah
4 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Setiap dua hari menjelang Ramadan, Aceh memasuki babak waktu yang berbeda. Jalanan menuju pasar menjadi lebih padat, suara...

Waspada, Potensi Angin Kencang Ancam Aceh hingga Agustus

Cuaca Aceh Hari Ini Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang, Warga Diminta Waspada

by Aininadhirah
2 Februari 2026
0

MASAKINI. CO - Kondisi cuaca di sejumlah wilayah Aceh pada Senin, 2 Februari 2026, berpotensi didominasi hujan dengan intensitas sedang...

Next Post
Meriah Cap Go Meh di Pulau Weh

Meriah Cap Go Meh di Pulau Weh

Warga Aceh Tengah Diserang Gajah Liar, Satu Orang Meninggal

Discussion about this post

CERITA

Menunggu Lebaran di Tenda Pengungsian

12 Maret 2026

Culture Shock Ramadan Banda Aceh bagi Mahasiswa Non-Muslim

11 Maret 2026

Sepi Pembeli, Nurmala Tetap Setia Menjual Wajan Tanah Liat

9 Maret 2026

Belajar Menerima “Tidak”: Pelajaran Kedewasaan dari Sebuah Penolakan

8 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co