MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, April 18, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Dampak Perang Rusia, Harga Pupuk di Bener Meriah Mahal

Redaksi by Redaksi
25 Agustus 2023
in Daerah
0

Suasana toko pertanian di Pasar Simpang Tiga, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Jumat (25/8/2023). (Foto: Mag.Antoni)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Petani palawija di Bener Meriahkan keluhkan mahalnya harga pupuk non subsidi. Namun para pedagang mengaku harga pupuk sedang turun walau tidak signifikan.

Data yang dihimpun masakini.co di Pasar Simpang Tiga, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, pedagang menjual NPK Basf Rp710 ribu per sak dengan eceran Rp14 ribu per kilogram.

RelatedPosts

Aceh Tekankan Peran Arsitek Hadapi Risiko Bencana di Konferensi Internasional

Pemkab Aceh Besar Siapkan Kantor Camat Baru di Lembah Seulawah

Bupati Aceh Utara Minta BPJS Tunda Penerapan Desil agar Warga Tetap Bisa Berobat

Sementara pupuk Intek dijual Rp870 ribu per sak dengan eceran Rp19 ribu per kilogram, NPK 16 16 16 Rp735 ribu persak dan ecerannya Rp16 ribu per sak. Berikutnya pupuk SS tawon dijual Rp510 ribu per sak atau harga eceran Rp11 ribu per kilogram.

“Keempat jenis pupuk tersebut lazim digunakan petani palawija sebagai pupuk tanaman mereka mulai dari fase vegetatif sampai masa generatif,” kata pedagang pupuk, Muhammad Rijal, Jumat (25/8/2023).

Menurut Rijal harga pupuk telah mengalami penurunan. Tiga bulan lalu, NPK Basf dijual Rp785 ribu per sak, Intek Rp825 ribu per sak, NPK 16 16 16 Rp820 ribu per sak dan SS Tawon Rp680 ribu per sak.

Ada beberapa faktor penyebab mahalnya harga pupuk non subsidi kata Rijal, seperti naiknya harga BBM yang berimbas meningkatnya biaya operasional.

Selain itu, konflik antara Rusia dan Ukraina ikut mempengaruhi. Rusia merupakan salah satu penghasil bahan baku pembuatan pupuk KCL terbesar di dunia.

Petani tomat di Bener Meriah, Sabardi keluhkan mahalnya pupuk saat ini. Harga pupuk tinggi, membuatnya terpaksa keluarkan modal lebih besar.

Sabardi mengaku, sebelumnya mengeluarkan modal sekitar Rp4 juta sampai Rp4,5 juta. Kini untuk kebutuhan bibit, pupuk dan perawatan merogoh kocek minimal Rp6 juta.

“Tidak masalah harga pupuk mahal bila harga panen petani stabil. Nyatanya tidak demikian. Tahun lalu harga tomat pernah dihargai seribu per kilogram,” ucap Sabardi.(Mag.Antoni)

Tags: Bener MeriahHarga PupukKecamatan BukitPasar Simpang TigaPerang RusiaPetani TomatUkraina
Previous Post

Warung Kopi Jadi Penyumbang PAD Terbesar di Banda Aceh

Next Post

Tak Ada SOP, Penanganan Rohingya di Aceh Bisa Munculkan Masalah Baru

Related Posts

3 Rumah Warga di Bener Meriah Terbakar, Delapan Warga Mengungsi

by Riska Zulfira
30 Maret 2026
0

MASAKINI.CO – Kebakaran terjadi di Desa Bale Simpang Tiga, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Senin (30/3/2026) dini hari sekitar pukul...

Akses Jalan Bener Meriah–Aceh Utara Mulai Normal, Pengendara Diimbau Tetap Hati-hati

Akses Jalan Bener Meriah–Aceh Utara Mulai Normal, Pengendara Diimbau Tetap Hati-hati

by Redaksi
20 Maret 2026
0

MASAKINI.CO – Ruas jalan lintas Bener Meriah – Aceh Utara saat ini sudah dapat dilintasi pengendara melalui jalur KKA. Meskipun...

Polres Bener Meriah Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Pasutri di Blang Tampu

by Riska Zulfira
6 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Kepolisian Resor Bener Meriah menggelar rekonstruksi kasus perampokan yang berujung pembunuhan terhadap pasangan suami istri di Desa Blang...

Next Post
Pemerintah Tak Beri Kepastian, Warga Bireuen Usir Pengungsi Rohingya

Tak Ada SOP, Penanganan Rohingya di Aceh Bisa Munculkan Masalah Baru

7 Ribu Lebih Warga Terdampak Banjir Aceh Tenggara, Ratusan Mengungsi

Banjir Aceh Tenggara Imbas Kerusakan Hutan yang Masif

Discussion about this post

CERITA

Rumah Dibakar Ayah, Ibu dan Dua Anak Selamat dari Amukan Dini Hari

7 April 2026

Dari Ditolak hingga Diakui: Jalan Sunyi Inayatillah Membuktikan Perempuan Bisa Memimpin

2 April 2026

Dari Balik Tenda, Suara Wara Bongkar Realitas Pengungsi Aceh Tamiang

27 Maret 2026
Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

19 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co