MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, Agustus 7, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Luas Panen di Aceh Mengalami Kenaikan, Sementara Produksi Padi Menurun

Riska Zulfira by Riska Zulfira
9 September 2023
in Daerah, Headline
0

Sawah di Blang Jaroe, Indrapuri, Aceh Besar.(Riska Zulfira/masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI. CO – Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh mencatat realisasi luas panen padi di Aceh tahun 2022 sekitar 214.318 ribu hektar sementara pada Januari hingga Agustus 2023 mencapai 181.766 hektar.

Sementara jika dibandingkan dengan potensi pada September dan Oktober 2023, maka luas lahan panen mencapai 216.453.

RelatedPosts

MPU Banda Aceh Gandeng BRIN dan ICA, Perkuat Fatwa Berbasis Riset Ilmiah

Wapres Gibran Tinjau Pemulihan Pascabencana di Aceh

Sambut HUT RI, Disdukcapil Banda Aceh Buka Layanan Ganti Foto KTP Selama Empat Hari 

Artinya dari jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar 1 persen atau 2.136 hektar jika dibandingkan luas panen tahun 2022.

“Sebenarnya dari data Juli BPS bisa memperhitungkan potensi untuk Agustus, September dan Oktober. Jadi dari Januari – Oktober potensinya jika dibandingkan pada tahun 2022 maka tahun ini ada kenaikan,” kata Statistisi Ahli Madya BPS Aceh Andariati Afrida di Banda Aceh, Jumat (8/9/2023).

Sementara untuk angka produksi, Andariati menyebutkan ada penurunan jumlah produktivitas jika dibandingkan pada tahun 2022 sebesar 0,08 persen.

Meskipun belum final pada tahun 2023, ia menerangkan angka itu belum pasti. Apalagi pihaknya masih mendata angka potensi hingga Oktober.

Statistisi Ahli Madya BPS Aceh Andariati Afrida.(Riska Zulfira/masakini.co)

“Data potensinya masih sampai Oktober, jadi kalau hingga Desember mendatang itu belum bisa diprediksi,” ucapnya.

Penurunan itu disebabkan oleh beberapa faktor yang mempengaruhi, seperti dampak kekeringan yang terjadi di Aceh pada tahun ini. Sehingga katanya banyak daerah-daerah yang mendapatkan hasil panen tidak optimal.

Tak hanya itu, Andariati menyebutkan, faktor penurunan juga disebabkan oleh l rusaknya saluran irigasi di wilayah Aceh Utara. Apalagi Aceh Utara menjadi wilayah penyumbang produksi padi dan beras terbesar di Aceh.

“Hampir 50 persen beras di Aceh dari Aceh Utara. Jadi jika terganggu di sana maka produksi beras kita juga dalam gangguan,” jelasnya.

Ia menerangkan, dari produksi tahun 2021 ke 2022 penurunan produksi Gabah Kering Giling (GKG) mencapai 7,6 persen atau 130 ribu ton.

Namun jika dilihat dari potensi hingga Oktober 2023, maka ada peningkatan 1 persen sehingga sedikit berimbang.

“Semoga saja dengan target 1,7 ton produksi padi bisa tercapai, karena hingga saat ini masih terealisasi hingga 1,1 ton,” sebutnya.

Kemudian, Andariati menyampaikan untuk harga gabah ditentukan sejalan dengan produksi padi. Apabila produksi rendah maka harga yang beli bakal merangkak naik, begitupun sebaliknya.

“Seperti pada Januari 2023 harga gabah dibeli Rp5.927 ribu per kilogram. Seiring berjalannya bulan hingga Agustus, gabah dibeli dengan harga Rp6.322 ribu karena produksinya rendah,” imbuhnya.

Tags: BPS AcehIrigasi AcehLuas Lahan AcehPadi AcehPanen Padi
Previous Post

Polisi Tangkap Sindikat Judi Online Website Auto88 di Bali

Next Post

9 Perangkat Desa di Pidie Jaya Terdaftar Sebagai Caleg DPRK

Related Posts

Rokok Kretek Filter Jadi Salah Satu Komoditas Pembentuk Garis Kemiskinan Aceh

by Aininadhirah
6 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh mencatat sejumlah komoditas makanan menjadi penyumbang utama dalam pembentukan garis kemiskinan Aceh...

Jumlah Penduduk Miskin Aceh Bertambah 10 Ribu Orang

by Aininadhirah
6 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Angka kemiskinan di Aceh kembali meningkat. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh mencatat jumlah penduduk miskin pada Maret...

Ekonomi Aceh Tumbuh 4,86 Persen pada Triwulan II 2026, Ini Faktor Utamanya

by Aininadhirah
6 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh mencatat perekonomian Aceh pada triwulan II tahun 2026 tumbuh sebesar 4,86 persen...

Next Post
Ini Nomor Urut 6 Partai Lokal Aceh pada Pemilu 2024

9 Perangkat Desa di Pidie Jaya Terdaftar Sebagai Caleg DPRK

Pj Gubernur Sebut Pertumbuhan Ekonomi Aceh Membaik

Pj Gubernur Sebut Pertumbuhan Ekonomi Aceh Membaik

Discussion about this post

CERITA

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...