MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, September 21, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Luas Panen di Aceh Mengalami Kenaikan, Sementara Produksi Padi Menurun

Riska Zulfira by Riska Zulfira
9 September 2023
in Daerah, Headline
0

Sawah di Blang Jaroe, Indrapuri, Aceh Besar.(Riska Zulfira/masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI. CO – Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh mencatat realisasi luas panen padi di Aceh tahun 2022 sekitar 214.318 ribu hektar sementara pada Januari hingga Agustus 2023 mencapai 181.766 hektar.

Sementara jika dibandingkan dengan potensi pada September dan Oktober 2023, maka luas lahan panen mencapai 216.453.

RelatedPosts

Kafilah Aceh Pulang Bawa Prestasi Empat Besar, Kini Bersiap Jadi Tuan Rumah MTQ 2028

GPM Banda Aceh Digelar Dua Hari, Paket Sembako Dijual Rp170 Ribu

BACCE 2026 Tarik 26 Ribu Pengunjung, 120 UMKM Ikut Ambil Peluang

Artinya dari jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar 1 persen atau 2.136 hektar jika dibandingkan luas panen tahun 2022.

“Sebenarnya dari data Juli BPS bisa memperhitungkan potensi untuk Agustus, September dan Oktober. Jadi dari Januari – Oktober potensinya jika dibandingkan pada tahun 2022 maka tahun ini ada kenaikan,” kata Statistisi Ahli Madya BPS Aceh Andariati Afrida di Banda Aceh, Jumat (8/9/2023).

Sementara untuk angka produksi, Andariati menyebutkan ada penurunan jumlah produktivitas jika dibandingkan pada tahun 2022 sebesar 0,08 persen.

Meskipun belum final pada tahun 2023, ia menerangkan angka itu belum pasti. Apalagi pihaknya masih mendata angka potensi hingga Oktober.

Statistisi Ahli Madya BPS Aceh Andariati Afrida.(Riska Zulfira/masakini.co)

“Data potensinya masih sampai Oktober, jadi kalau hingga Desember mendatang itu belum bisa diprediksi,” ucapnya.

Penurunan itu disebabkan oleh beberapa faktor yang mempengaruhi, seperti dampak kekeringan yang terjadi di Aceh pada tahun ini. Sehingga katanya banyak daerah-daerah yang mendapatkan hasil panen tidak optimal.

Tak hanya itu, Andariati menyebutkan, faktor penurunan juga disebabkan oleh l rusaknya saluran irigasi di wilayah Aceh Utara. Apalagi Aceh Utara menjadi wilayah penyumbang produksi padi dan beras terbesar di Aceh.

“Hampir 50 persen beras di Aceh dari Aceh Utara. Jadi jika terganggu di sana maka produksi beras kita juga dalam gangguan,” jelasnya.

Ia menerangkan, dari produksi tahun 2021 ke 2022 penurunan produksi Gabah Kering Giling (GKG) mencapai 7,6 persen atau 130 ribu ton.

Namun jika dilihat dari potensi hingga Oktober 2023, maka ada peningkatan 1 persen sehingga sedikit berimbang.

“Semoga saja dengan target 1,7 ton produksi padi bisa tercapai, karena hingga saat ini masih terealisasi hingga 1,1 ton,” sebutnya.

Kemudian, Andariati menyampaikan untuk harga gabah ditentukan sejalan dengan produksi padi. Apabila produksi rendah maka harga yang beli bakal merangkak naik, begitupun sebaliknya.

“Seperti pada Januari 2023 harga gabah dibeli Rp5.927 ribu per kilogram. Seiring berjalannya bulan hingga Agustus, gabah dibeli dengan harga Rp6.322 ribu karena produksinya rendah,” imbuhnya.

Tags: BPS AcehIrigasi AcehLuas Lahan AcehPadi AcehPanen Padi
Previous Post

Polisi Tangkap Sindikat Judi Online Website Auto88 di Bali

Next Post

9 Perangkat Desa di Pidie Jaya Terdaftar Sebagai Caleg DPRK

Related Posts

Ekspor Aceh Capai USD84 Juta, India Jadi Pembeli Terbesar

by Aininadhirah
4 September 2026
0

MASAKINI.CO – Perdagangan luar negeri Aceh masih mencatat surplus pada Juli 2026. Nilai ekspor yang mencapai USD84,04 juta berhasil melampaui...

NTP Aceh Naik, Harga Kopi hingga Kakao Dorong Penguatan Nilai Petani

by Aininadhirah
2 September 2026
0

MASAKINI.CO – Nilai Tukar Petani (NTP) Aceh mengalami peningkatan pada Agustus 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh mencatat NTP Aceh...

BPS Catat Inflasi Aceh 4,86 Persen pada Agustus 2026, Aceh Tamiang Tertinggi

by Aininadhirah
2 September 2026
0

MASAKINI.CO – Provinsi Aceh mengalami inflasi sebesar 4,86 persen secara tahunan (year on year/y-on-y) pada Agustus 2026. Dari lima kabupaten/kota...

Next Post
Ini Nomor Urut 6 Partai Lokal Aceh pada Pemilu 2024

9 Perangkat Desa di Pidie Jaya Terdaftar Sebagai Caleg DPRK

Pj Gubernur Sebut Pertumbuhan Ekonomi Aceh Membaik

Pj Gubernur Sebut Pertumbuhan Ekonomi Aceh Membaik

Discussion about this post

CERITA

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...