MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Mei 6, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Jelang Panen Raya, Petani Kopi Cemas Maraknya Pencurian

Syah Antoni by Syah Antoni
8 November 2023
in Daerah
0

Kopi siap panen di Kampung Kutekering, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Rabu (8/11/2023). Syah Antoni/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Menjelang panen raya, kasus pencurian kopi di Bener Meriah dan Aceh Tengah makin sering terjadi. Hal tersebut membuat sebagian petani was-was.

Agar kebunnya tidak dijamah pencuri, sejumlah petani melakukan penjagaan di kebun kopi mereka.

RelatedPosts

Kapolda Aceh Tinjau Perusakan Kantor Gubernur, Minta Pelaku dan Aktor Pendana Dilacak

314 CJH Aceh Besar Dilepas, Usia 19 hingga 97 Tahun Berangkat Kloter II

Wali Kota Lepas 287 Jemaah Haji Kloter Pertama Banda Aceh, Pesan Jaga Kesehatan di Tengah Cuaca Panas

Aman Rida, Seorang petani kopi di Kampung Tingkem Bersatu, Kecamatan Bukit, Bener Meriah mengaku hampir saban hari dirinya berada di kebun. Bahkan baru pulang menjelang malam.

“Benar, jam pulang tidak menentu. Kalau sekitaran kebun sepi, kadang pulang sebelum atau sesudah magrib,” ungkap Aman Rida saat Masakini.co berkunjung ke kebunnya di Kampung Kutekering, Kecamatan Bukit, Rabu (8/11/2023).

Maraknya kasus pencurian kopi akhir-akhir ini membuatnya resah. Pasalnya musim panen raya sebelumnya, kopi petani lain di kebun yang berbatasan dengan kebunnya beberapa kali disatroni maling.

Seminggu sebelum panen, waktu yang paling sering para maling menjalankan aksinya. Sebab pada periode tersebut, kopi sedang memerah.

“Panen biasanya dilakukan dua minggu sekali. Nah, penjagaan intens dilakukan pada minggu kedua pasca panen. Saat itu kopi- kopi kembali memerah dan siap petik,” katanya.

Harga kopi merah atau gelondong yang cukup tinggi, kata Aman Rida, membuat pencuri makin semangat melancarkan aksinya. Saat ini harga kopi arabika Gayo dihargai hingga Rp17 ribu perbambu.

Ia berharap, kasus pencurian semakin berkurang karena momen panen kopi sangat dinantikan petani. Karena hasil panen menjadi tumpuan ekonomi sebagian besar masyarakat di dataran tinggi Gayo.

“Petani menggunakan hasil panen untuk kebutuhan sehari-hari. Kebutuhan dapur, keperluan berobat bahkan membayar biaya sekolah anaknya. Bayangkan betapa kecewanya petani saat hendak memetik kopi namun sudah dipetik duluan,” pungkasnya.

Tags: Bener MeriahGopi GayoHarga KopiKopi ArabikaPanen Raya KopiPencurian Kopi
Previous Post

Ini Tiga Syarat Indonesia Lolos 16 Besar Piala Dunia

Next Post

Lewat BRI Menanam, Komoditas Andalan Pendorong Perekonomian Desa BRILian Mekarbuana Semakin Unggul

Related Posts

3 Rumah Warga di Bener Meriah Terbakar, Delapan Warga Mengungsi

by Riska Zulfira
30 Maret 2026
0

MASAKINI.CO – Kebakaran terjadi di Desa Bale Simpang Tiga, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Senin (30/3/2026) dini hari sekitar pukul...

Akses Jalan Bener Meriah–Aceh Utara Mulai Normal, Pengendara Diimbau Tetap Hati-hati

Akses Jalan Bener Meriah–Aceh Utara Mulai Normal, Pengendara Diimbau Tetap Hati-hati

by Redaksi
20 Maret 2026
0

MASAKINI.CO – Ruas jalan lintas Bener Meriah – Aceh Utara saat ini sudah dapat dilintasi pengendara melalui jalur KKA. Meskipun...

Polres Bener Meriah Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Pasutri di Blang Tampu

by Riska Zulfira
6 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Kepolisian Resor Bener Meriah menggelar rekonstruksi kasus perampokan yang berujung pembunuhan terhadap pasangan suami istri di Desa Blang...

Next Post
Lewat BRI Menanam, Komoditas Andalan Pendorong Perekonomian Desa BRILian Mekarbuana Semakin Unggul

Lewat BRI Menanam, Komoditas Andalan Pendorong Perekonomian Desa BRILian Mekarbuana Semakin Unggul

PKA Ramai Dikunjungi Anak Sekolah, Ternyata Ini Alasan Guru

Discussion about this post

CERITA

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

1 Mei 2026

Berawal dari Angka Impor, Lahir Tempe Koro dari Dapur Aceh

1 Mei 2026

Latela Donut Olah Labu Jadi Produk Kekinian, Laris di Bazar Banda Experience

23 April 2026

Rumah Dibakar Ayah, Ibu dan Dua Anak Selamat dari Amukan Dini Hari

7 April 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co