Luas Panen dan Produksi Padi di Aceh Menurun

Petani sedang menabur pupuk ke padi. | Riska Zulfira/masakini.CO

Bagikan

Luas Panen dan Produksi Padi di Aceh Menurun

Petani sedang menabur pupuk ke padi. | Riska Zulfira/masakini.CO

MASAKINI.CO – Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh mencatat luas panen padi di Aceh sepanjang 2023 mencapai 254,29 ribu hektare. Angka itu mengalami penurunan sebanyak 17,46 ribu hektare atau 6,43 persen dibandingkan luas panen padi pada 2022 sebesar 271,75 ribu hektare.

Kepala BPS Aceh, Ahmadriswan Nasution mengatakan penurunan luas panen juga berimbas terhadap produksi padi. Pihaknya mendata jumlah produksi padi pada 2023 sebesar 1,40 juta ton Gabah Kering Giling (GKG).

“Jika dibandingkan dengan produksi padi pada 2022 juga mengalami penurunan sebanyak 105 ribu ton atau 6,97 persen dibandingkan produksi padi di 2022 yang sebesar 1,51 juta ton GKG,” sebut Ahmadriswan, Jumat (1/3/2024).

Ia menjelaskan, penurunan produksi padi ini terjadi di beberapa wilayah potensi penghasil padi seperti Aceh Utara, Aceh Besar, dan Aceh Timur.

Tiga kabupaten/kota dengan total produksi padi GKG tertinggi pada 2023 yakni Aceh Utara, Pidie, dan Aceh Besar.

“Sementara itu, tiga kabupaten/kota dengan produksi padi terendah yaitu Sabang, Banda Aceh, dan Subulussalam,” sebutnya.

Jika dikonversikan menjadi beras untuk konsumsi pangan penduduk, maka produksi beras pada 2023 mencapai 0,81 juta ton. Menurut Ahmadriswan, produksi beras tertinggi pada 2023 terjadi pada bulan April sebesar 134,03 ribu ton.

“Sedangkan produksi beras terendah terjadi pada bulan Agustus,” tutupnya.

TAG

Bagikan

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Berita Terbaru

Berita terpopuler

Add New Playlist