MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, Agustus 23, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Indosat Ooredoo Optimalkan Teknologi Untuk Konservasi Mangrove di Aceh

Riska Zulfira by Riska Zulfira
22 April 2024
in News
0

Penandatangan MoU digitalisasi konservasi Mangrove dengan USK Banda Aceh | Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Indosat Ooredoo Hutchison berkolaborasi dengan Global System for Mobile Communication Association (GSMA), Pemerintah Aceh serta Universitas Syiah Kuala (USK) melaunching Digitalisasi Konservasi Manggrove di Provinsi Aceh. Tujuannya yakni untuk meningkatkan ketahanan lingkungan dan ekonomi Indonesia dengan pengembangan mitigasi berbasis seluler.

Kegiatan Launching tersebut diselenggarakan di USK, Banda Aceh, Senin (22/4/2024).

RelatedPosts

Lima Titik Panas Terdeteksi di Aceh, Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Mengintai Sejumlah Wilayah

Beredar Keppres Prabowo, M Nasir Disebut Diberhentikan dari Jabatan Sekda Aceh

Anak Korban Bullying Dinilai Rentan Jadi Sasaran Pelaku, Orang Tua Diminta Lebih Peka

Director & Chief Officer
Indosat Ooredoo Hutchison, Muhammad Buldansyah mengatakan penanaman Mangrove di Aceh merupakan gerakan kedua setelah sebelumnya dilakukan di Tarakan, Kalimantan Utara.

“Di Aceh sendiri kita menanam sebanyak 15 ribu bibit Mangrove di wilayah Lampulo, Banda Aceh,” kata Muhammad Buldasnyah atau yang kerap di sapa Dany kepada awak media.

Ia menjelaskan, proses digitalisasi maggrove ini berupaya untuk menjaga kelestarian bumi di tengah isu perubahan iklim dunia. Maka digitalisasi ini dinilai penting untuk konservasi Mangrove, karena teknologi menjadi hal yang dapat mempercepat proses optimalisasi sehingga kebutuhan observasi bisa dilakukan dengan tepat.

Kemudian, penerapan digitalisasi konservasi Mangrove di Aceh ini menjadi langkah tepat, apalagi Aceh menjadi daerah yang pernah dilanda gempa dan Tsunami pada 2004 silam. Maka Mangrove diyakini sebagai benteng hijau untuk meminimalisir nya.

Sementara itu, Wakil Rektor bidang akademik USK, Prof. Agussabti menyebutkan kehadiran teknologi terhadap konservasi Mangrove ini dapat bermanfaat untuk proses penelitian baik pelajar maupun tenaga pendidik dengan kondisi waktu yang lebih praktis.

“Kalau sebelumnya kita membutuhkan yang lama untuk penelitian, kita bisa mengetahuinya dengan waktu yang cepat dan juga tepat,” kata Warek USK.

Tak hanya itu, lanjutnya, siklus kehidupan ekosistem selama ini nampak diabaikan oleh masyarakat. Maka dengan masuknya teknologi dapat menjadi solusi bagi aktivitas masyarakat yang kondisi nelayan di wilayah pesisir selama ini masih menggunakan cara tradisional.

“Jadi ini juga berimbas terhadap ekonomi masyarakat,” pungkasnya.

Tags: acehDigitalisasi konservasiKonservasi MangroveUSK
Previous Post

Benarkah UNHCR Terlibat Penyelundupan Rohingya ke Indonesia?

Next Post

Wanita Tangguh Berkarya Lewat Program BRI Peduli BRInita

Related Posts

Guru Besar USK: Ekonomi Digital dan Hijau Jadi Kunci Daya Saing Dunia Usaha

by Aininadhirah
22 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Dunia usaha menghadapi perubahan besar seiring pesatnya perkembangan teknologi digital dan meningkatnya tuntutan terhadap praktik ekonomi berkelanjutan. Guru...

USK Himpun Peneliti Internasional Bahas Infrastruktur Tangguh Hadapi Perubahan Iklim

by Redaksi
15 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menjadi pusat diskusi internasional terkait pengembangan infrastruktur tangguh terhadap perubahan iklim melalui penyelenggaraan...

USK dan UII Bahas Pelajaran Konflik-Tsunami Aceh, Soroti Ketahanan Masyarakat Hadapi Krisis

by Riska Zulfira
19 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Pengalaman Aceh menghadapi konflik bersenjata dan bencana tsunami dinilai menyimpan pelajaran penting dalam membangun ketahanan masyarakat menghadapi krisis....

Next Post
Wanita Tangguh Berkarya Lewat Program BRI Peduli BRInita

Wanita Tangguh Berkarya Lewat Program BRI Peduli BRInita

Asa Membangun Kota Banda Aceh Lebih Ramah Lingkungan

Asa Membangun Kota Banda Aceh Lebih Ramah Lingkungan

Discussion about this post

CERITA

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co