MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Juli 9, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Indosat Ooredoo Optimalkan Teknologi Untuk Konservasi Mangrove di Aceh

Riska Zulfira by Riska Zulfira
22 April 2024
in News
0

Penandatangan MoU digitalisasi konservasi Mangrove dengan USK Banda Aceh | Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Indosat Ooredoo Hutchison berkolaborasi dengan Global System for Mobile Communication Association (GSMA), Pemerintah Aceh serta Universitas Syiah Kuala (USK) melaunching Digitalisasi Konservasi Manggrove di Provinsi Aceh. Tujuannya yakni untuk meningkatkan ketahanan lingkungan dan ekonomi Indonesia dengan pengembangan mitigasi berbasis seluler.

Kegiatan Launching tersebut diselenggarakan di USK, Banda Aceh, Senin (22/4/2024).

RelatedPosts

Harga Emas Turun Lagi, Kini Rp7,56 Juta per Mayam

Bea Cukai Gagalkan Dugaan Penyelundupan Nyaris 1.000 Mayam Emas Aceh oleh WNA Asal China

Lahan Bekas Banjir di Pidie Jaya Kembali Produktif, BI Aceh Panen Perdana Bawang Merah

Director & Chief Officer
Indosat Ooredoo Hutchison, Muhammad Buldansyah mengatakan penanaman Mangrove di Aceh merupakan gerakan kedua setelah sebelumnya dilakukan di Tarakan, Kalimantan Utara.

“Di Aceh sendiri kita menanam sebanyak 15 ribu bibit Mangrove di wilayah Lampulo, Banda Aceh,” kata Muhammad Buldasnyah atau yang kerap di sapa Dany kepada awak media.

Ia menjelaskan, proses digitalisasi maggrove ini berupaya untuk menjaga kelestarian bumi di tengah isu perubahan iklim dunia. Maka digitalisasi ini dinilai penting untuk konservasi Mangrove, karena teknologi menjadi hal yang dapat mempercepat proses optimalisasi sehingga kebutuhan observasi bisa dilakukan dengan tepat.

Kemudian, penerapan digitalisasi konservasi Mangrove di Aceh ini menjadi langkah tepat, apalagi Aceh menjadi daerah yang pernah dilanda gempa dan Tsunami pada 2004 silam. Maka Mangrove diyakini sebagai benteng hijau untuk meminimalisir nya.

Sementara itu, Wakil Rektor bidang akademik USK, Prof. Agussabti menyebutkan kehadiran teknologi terhadap konservasi Mangrove ini dapat bermanfaat untuk proses penelitian baik pelajar maupun tenaga pendidik dengan kondisi waktu yang lebih praktis.

“Kalau sebelumnya kita membutuhkan yang lama untuk penelitian, kita bisa mengetahuinya dengan waktu yang cepat dan juga tepat,” kata Warek USK.

Tak hanya itu, lanjutnya, siklus kehidupan ekosistem selama ini nampak diabaikan oleh masyarakat. Maka dengan masuknya teknologi dapat menjadi solusi bagi aktivitas masyarakat yang kondisi nelayan di wilayah pesisir selama ini masih menggunakan cara tradisional.

“Jadi ini juga berimbas terhadap ekonomi masyarakat,” pungkasnya.

Tags: acehDigitalisasi konservasiKonservasi MangroveUSK
Previous Post

Benarkah UNHCR Terlibat Penyelundupan Rohingya ke Indonesia?

Next Post

Wanita Tangguh Berkarya Lewat Program BRI Peduli BRInita

Related Posts

USK dan UII Bahas Pelajaran Konflik-Tsunami Aceh, Soroti Ketahanan Masyarakat Hadapi Krisis

by Riska Zulfira
19 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Pengalaman Aceh menghadapi konflik bersenjata dan bencana tsunami dinilai menyimpan pelajaran penting dalam membangun ketahanan masyarakat menghadapi krisis....

BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem hingga Akhir Mei

by Riska Zulfira
23 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi di...

Polisi Periksa 15 Saksi Kasus Pembakaran Fakultas Pertanian USK, Kerugian Ditaksir Rp20 Miliar

by Redaksi
23 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Penyidik Satreskrim Polresta Banda Aceh telah memeriksa 15 saksi terkait kasus pembakaran Gedung Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala...

Next Post
Wanita Tangguh Berkarya Lewat Program BRI Peduli BRInita

Wanita Tangguh Berkarya Lewat Program BRI Peduli BRInita

Asa Membangun Kota Banda Aceh Lebih Ramah Lingkungan

Asa Membangun Kota Banda Aceh Lebih Ramah Lingkungan

Discussion about this post

CERITA

Keberanian yang Mengantar Ghaisya ke Podium Emas

8 Juli 2026

Menunggu Rezeki di Bawah Tenda Musim Durian

28 Juni 2026

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co