MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Mei 21, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Indosat Ooredoo Optimalkan Teknologi Untuk Konservasi Mangrove di Aceh

Riska Zulfira by Riska Zulfira
22 April 2024
in News
0

Penandatangan MoU digitalisasi konservasi Mangrove dengan USK Banda Aceh | Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Indosat Ooredoo Hutchison berkolaborasi dengan Global System for Mobile Communication Association (GSMA), Pemerintah Aceh serta Universitas Syiah Kuala (USK) melaunching Digitalisasi Konservasi Manggrove di Provinsi Aceh. Tujuannya yakni untuk meningkatkan ketahanan lingkungan dan ekonomi Indonesia dengan pengembangan mitigasi berbasis seluler.

Kegiatan Launching tersebut diselenggarakan di USK, Banda Aceh, Senin (22/4/2024).

RelatedPosts

Diduga Gangguan Jiwa, Perempuan di Aceh Besar Jatuh ke Sumur 10 Meter

Terpidana Perempuan Kasus Zina Pingsan Usai Jalani 100 Kali Cambuk di Banda Aceh

Polisi Dalami Dugaan Bom Molotov dalam Kebakaran Fakultas Pertanian USK

Director & Chief Officer
Indosat Ooredoo Hutchison, Muhammad Buldansyah mengatakan penanaman Mangrove di Aceh merupakan gerakan kedua setelah sebelumnya dilakukan di Tarakan, Kalimantan Utara.

“Di Aceh sendiri kita menanam sebanyak 15 ribu bibit Mangrove di wilayah Lampulo, Banda Aceh,” kata Muhammad Buldasnyah atau yang kerap di sapa Dany kepada awak media.

Ia menjelaskan, proses digitalisasi maggrove ini berupaya untuk menjaga kelestarian bumi di tengah isu perubahan iklim dunia. Maka digitalisasi ini dinilai penting untuk konservasi Mangrove, karena teknologi menjadi hal yang dapat mempercepat proses optimalisasi sehingga kebutuhan observasi bisa dilakukan dengan tepat.

Kemudian, penerapan digitalisasi konservasi Mangrove di Aceh ini menjadi langkah tepat, apalagi Aceh menjadi daerah yang pernah dilanda gempa dan Tsunami pada 2004 silam. Maka Mangrove diyakini sebagai benteng hijau untuk meminimalisir nya.

Sementara itu, Wakil Rektor bidang akademik USK, Prof. Agussabti menyebutkan kehadiran teknologi terhadap konservasi Mangrove ini dapat bermanfaat untuk proses penelitian baik pelajar maupun tenaga pendidik dengan kondisi waktu yang lebih praktis.

“Kalau sebelumnya kita membutuhkan yang lama untuk penelitian, kita bisa mengetahuinya dengan waktu yang cepat dan juga tepat,” kata Warek USK.

Tak hanya itu, lanjutnya, siklus kehidupan ekosistem selama ini nampak diabaikan oleh masyarakat. Maka dengan masuknya teknologi dapat menjadi solusi bagi aktivitas masyarakat yang kondisi nelayan di wilayah pesisir selama ini masih menggunakan cara tradisional.

“Jadi ini juga berimbas terhadap ekonomi masyarakat,” pungkasnya.

Tags: acehDigitalisasi konservasiKonservasi MangroveUSK
Previous Post

Benarkah UNHCR Terlibat Penyelundupan Rohingya ke Indonesia?

Next Post

Wanita Tangguh Berkarya Lewat Program BRI Peduli BRInita

Related Posts

Kacang Koro Jadi Alternatif Pangan, Tempe Lokal Dikembangkan di Aceh

by Aininadhirah
29 April 2026
0

MASAKINI.CO – Kacang koro mulai dilirik sebagai alternatif pangan lokal yang potensial di Aceh. Komoditas ini dinilai mampu menjadi bahan...

Benahi Hulu–Hilir dan Bangun Sabo Dam, Strategi Baru Tekan Banjir di Aceh

by Riska Zulfira
15 April 2026
0

MASAKINI.CO – Upaya penanganan bencana di Aceh kini diarahkan lebih fokus pada pembenahan sistem sungai dan penguatan infrastruktur pengendali banjir....

LKPJ 2025 Dipaparkan, Pendapatan Aceh Tembus Target

by Riska Zulfira
7 April 2026
0

MASAKINI.CO - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, memaparkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat...

Next Post
Wanita Tangguh Berkarya Lewat Program BRI Peduli BRInita

Wanita Tangguh Berkarya Lewat Program BRI Peduli BRInita

Asa Membangun Kota Banda Aceh Lebih Ramah Lingkungan

Asa Membangun Kota Banda Aceh Lebih Ramah Lingkungan

Discussion about this post

CERITA

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

1 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co