MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, Mei 15, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Udara Panas, AC Laku di Banda Aceh Seperti Beli ‘Kacang Rebus’

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
1 Mei 2024
in Headline
0
Udara Panas, AC Laku di Banda Aceh Seperti Beli ‘Kacang Rebus’

Etalase berbagai merek AC di sebuah toko elektronik di Jalan Mohd. Jam, Kota Banda Aceh. (foto: masakini.co/Alfath)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Suhu udara yang panas mendera Aceh sejak pertengahan Maret atau awal bulan Ramadan 1445 Hijriah lalu. Tak hanya pada siang hari, suhu panas pun terasa hingga malam, terutama di Kota Banda Aceh dan sekitarnya.

Kondisi ini mendorong banyak warga Aceh membeli air conditioner atau AC. Toko elektronik di Jalan Mohd. Jam, Kota Banda Aceh, pun kebanjiran pembeli alat pendingin ruangan itu.

RelatedPosts

Angin Kencang Terjang Rumah Warga di Aceh Besar, Atap Rumah Terhempas 30 Meter

Jelang Keberangkatan Kloter 9, Dua Jemaah Haji Aceh Selatan Dirujuk ke Rumah Sakit

Sejumlah Massa Aksi Diduga Diamankan Polisi saat Demo Tolak Pergub JKA

“Orang beli AC seperti membeli kacang rebus. Banyak sekali. Dalam sehari toko kami menjual lima unit AC. Paling rendah tiga unit sehari,” kata Azwar, seorang pekerja toko elektronik di Jalan Mohd. Jam kepada masakini.co, Rabu (1/5/2024).

Menurut Azwar, ramai-ramai warga membeli AC ini telah terjadi sejak awal bulan Ramadan hingga sekarang. Pembelinya bukan saja datang dari Banda Aceh, melainkan juga daerah tetangga seperti; Aceh Besar, Sabang, dan Aceh Jaya.

“Sebulan toko kami laku 50 unit AC,” ungkapnya.

Dia menyebut harga AC yang dijual di toko tempatnya bekerja bervariasi. Mulai dari harga Rp3 juta hingga Rp5 juta-an tergantung merek. Kendati demikian, banyak warga membeli AC yang spesifikasinya hemat listrik. “Barang tidak terduduk di toko. Sehari baru masuk langsung laku,” ujarnya.

Sementara itu Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda menjelaskan dalam sepekan terakhir suhu udara di Aceh menyentuh 26 Celcius pada malam hari. Padahal suhu udara yang normal antara 24-25 Celcius.

Prakirawan BMKG Kelas I Sultan Iskandar Muda, Muhammad Rafli, mengatakan suhu udara ini dipengaruhi tutupan awan tebal di malam hari, karena suhu yang keluar dari permukaan bumi terperangkap oleh awan sehingga suhu panas tak dapat naik ke atas atmosfer.

Kemudian, adanya pengaruh kecepatan angin yang rendah yang dapat mempengaruhi atau menyebabkan kelembaban yang cukup tinggi dan mengakibatkan suhu udara lebih lembab, serta panas daripada biasanya.

“Itulah faktor suhu udara panas atau gerah saat malam hari,” terang Rafli kepada masakini.co, Selasa (30/4/2024) kemarin.

Tags: ACBanda AcehbmkgElektronikSuhu PanasSuhu Udara
Previous Post

Harga Saham Masih Undervalued, BRI Lakukan Buyback

Next Post

Sengatan Panas di Asia Mulai Menelan Korban Jiwa

Related Posts

Hujan Deras Rendam Permukiman Warga di Aceh Utara, BMKG Imbau Masyarakat Waspada

by Aininadhirah
14 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejumlah wilayah Aceh sejak Selasa sore menyebabkan permukiman warga di Gampong Meunasah...

BMKG Imbau Waspada Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia 15-21 Februari

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah Aceh

by Aininadhirah
14 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I SIM Banda Aceh mengeluarkan peringatan dini cuaca...

Satpol PP-WH Banda Aceh Utamakan Pembinaan untuk Pelanggaran Syariat Tertentu

by Aininadhirah
14 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) Banda Aceh menegaskan tidak seluruh kasus pelanggaran syariat Islam berakhir di meja...

Next Post

Sengatan Panas di Asia Mulai Menelan Korban Jiwa

Peringati Mayday, Buruh Aceh Tolak UU Cipta Kerja

Discussion about this post

CERITA

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

1 Mei 2026

Berawal dari Angka Impor, Lahir Tempe Koro dari Dapur Aceh

1 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co