MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, September 20, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

4 Cemilan Unik di Aceh yang Makin Langka

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
30 Agustus 2024
in Daerah
0
4 Cemilan Unik di Aceh yang Makin Langka

Secangkir kopi dan cemilan gutel, kuliner khas masyarakat Gayo. (foto: masakini.co/Alfath)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Aceh sangat kaya akan kuliner. Salah satu jenis kuliner itu adalah camilan. Di antara camilan yang tersebar di tanah Serambi Mekkah, ada beberapa keberadaannya yang makin sulit ditemukan.

Cemilan-cemilan ini paling cocok jadi teman untuk menyesap segelas kopi. Berikut daftar cemilan unik di Aceh yang mulai langka:

RelatedPosts

Bendungan Lamtimpeung Mulai Beroperasi, Petani Berharap Bisa Panen Dua Kali

Pemko Banda Aceh Jajaki Pengolahan Sampah Jadi Bahan Bakar Energi

Bukan Sekadar Data, Profil Pembangunan Aceh Besar Diminta Gambarkan Kondisi Daerah

Kue Bada Reteuek

Kue bada reteuek adalah salah satu kue tradisional yang dibuat dari campuran kacang hijau, tepung beras, dan telur ayam. Rasa manis dan gurihnya menjadikan kue ini favorit di kalangan masyarakat Aceh.

Kue bada reteuek dulunya selalu dibuat tatkala perayaan Lebaran. Kini, mulai langka seiring perubahan zaman.

Lepat

Cemilan ini mirip dengan timpan yang populer di Aceh. Namun, lepat punya keunikan tersendiri. Lepat terbuat dari campuran tepung beras ketan putih, gula aren, gula pasir, garam, dan kelapa parut.

Seiring berjalannya waktu, lepat masih dijual di pasar tradisional dan pusat kuliner, terutama di dataran Tinggi Gayo. Penganan ini menjadi camilan favorit untuk menemani secangkir kopi di pagi hari di warung-warung kopi setempat.

Boh Usen

Dahulu, Boh Usen wajib disajikan dalam toples di rumah-rumah orang Aceh saat lebaran tiba. Rasa manis dan bentuknya yang unik, membuat kue ini banyak digemari anak-anak.

Namun seiring perjalanan waktu, Boh Usen tergerus dengan jenis kue-kue lain yang lebih modern.

Cukup mudah untuk membuat kue tradisional yang satu ini. Bahan-bahannya juga mudah ditemukan, seperti tepung beras, gula, kelapa, dan minyak goreng.

Gutel

Penanganan ini merupakan cemilan tradisional masyarakat Gayo. Makanan yang sudah jarang ditemukan itu berbentuk bulat. Di tengahnya dibalut dengan daun pandan ataupun daun pisang muda.

Gutel dibuat dengan beras makanan dicampur dengan sedikit garam, kelapa, gula dan air secukupnya.

Tags: acehCemilanDisbudpar Acehkuliner
Previous Post

Miliki Koalisi Besar, Pasangan Mualem – Dek Fadh Target 72 Persen Kemenangan

Next Post

Temui Mendagri, Pj Gubernur Aceh: Insyaallah PON Sukses

Related Posts

Banjir dan Longsor Landa Tiga Kabupaten di Aceh, Mualem Minta Warga Waspada

by Riska Zulfira
15 September 2026
0

MASAKINI.CO – Banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah di Gayo Lues, Aceh Tenggara, dan Aceh Tengah pada 13-14 September 2026....

Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi 59 Sekolah di Simeulue

by Ahlul Fikar
26 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meresmikan 59 satuan pendidikan di Kabupaten Simeulue, Aceh, yang telah...

Produk Kreatif Aceh Belum Mendunia, Promosi Jadi Tantangan Utama Pelaku Ekraf

by Riska Zulfira
21 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Produk ekonomi kreatif Aceh dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang, namun keterbatasan promosi masih menjadi kendala utama yang...

Next Post
Temui Mendagri, Pj Gubernur Aceh: Insyaallah PON Sukses

Temui Mendagri, Pj Gubernur Aceh: Insyaallah PON Sukses

Warga Aceh Timur Tewas Diterkam Buaya di Sungai Peureulak

Warga Aceh Timur Tewas Diterkam Buaya di Sungai Peureulak

Discussion about this post

CERITA

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co