MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Juni 16, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

4 Cemilan Unik di Aceh yang Makin Langka

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
30 Agustus 2024
in Daerah
0
4 Cemilan Unik di Aceh yang Makin Langka

Secangkir kopi dan cemilan gutel, kuliner khas masyarakat Gayo. (foto: masakini.co/Alfath)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Aceh sangat kaya akan kuliner. Salah satu jenis kuliner itu adalah camilan. Di antara camilan yang tersebar di tanah Serambi Mekkah, ada beberapa keberadaannya yang makin sulit ditemukan.

Cemilan-cemilan ini paling cocok jadi teman untuk menyesap segelas kopi. Berikut daftar cemilan unik di Aceh yang mulai langka:

RelatedPosts

Unta Mini dan Fragmen Cut Nyak Dhien Curi Perhatian di Pawai 1 Muharram Aceh

Ribuan Warga Semarakan Pawai 1 Muharram Aceh Besar

Pemerintah Aceh, DPRA dan Forbes Sepakat Fokus Revisi UUPA pada Kewenangan dan Fiskal

Kue Bada Reteuek

Kue bada reteuek adalah salah satu kue tradisional yang dibuat dari campuran kacang hijau, tepung beras, dan telur ayam. Rasa manis dan gurihnya menjadikan kue ini favorit di kalangan masyarakat Aceh.

Kue bada reteuek dulunya selalu dibuat tatkala perayaan Lebaran. Kini, mulai langka seiring perubahan zaman.

Lepat

Cemilan ini mirip dengan timpan yang populer di Aceh. Namun, lepat punya keunikan tersendiri. Lepat terbuat dari campuran tepung beras ketan putih, gula aren, gula pasir, garam, dan kelapa parut.

Seiring berjalannya waktu, lepat masih dijual di pasar tradisional dan pusat kuliner, terutama di dataran Tinggi Gayo. Penganan ini menjadi camilan favorit untuk menemani secangkir kopi di pagi hari di warung-warung kopi setempat.

Boh Usen

Dahulu, Boh Usen wajib disajikan dalam toples di rumah-rumah orang Aceh saat lebaran tiba. Rasa manis dan bentuknya yang unik, membuat kue ini banyak digemari anak-anak.

Namun seiring perjalanan waktu, Boh Usen tergerus dengan jenis kue-kue lain yang lebih modern.

Cukup mudah untuk membuat kue tradisional yang satu ini. Bahan-bahannya juga mudah ditemukan, seperti tepung beras, gula, kelapa, dan minyak goreng.

Gutel

Penanganan ini merupakan cemilan tradisional masyarakat Gayo. Makanan yang sudah jarang ditemukan itu berbentuk bulat. Di tengahnya dibalut dengan daun pandan ataupun daun pisang muda.

Gutel dibuat dengan beras makanan dicampur dengan sedikit garam, kelapa, gula dan air secukupnya.

Tags: acehCemilanDisbudpar Acehkuliner
Previous Post

Miliki Koalisi Besar, Pasangan Mualem – Dek Fadh Target 72 Persen Kemenangan

Next Post

Temui Mendagri, Pj Gubernur Aceh: Insyaallah PON Sukses

Related Posts

BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem hingga Akhir Mei

by Riska Zulfira
23 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi di...

Kacang Koro Jadi Alternatif Pangan, Tempe Lokal Dikembangkan di Aceh

by Aininadhirah
29 April 2026
0

MASAKINI.CO – Kacang koro mulai dilirik sebagai alternatif pangan lokal yang potensial di Aceh. Komoditas ini dinilai mampu menjadi bahan...

LKPJ 2025 Dipaparkan, Pendapatan Aceh Tembus Target

by Riska Zulfira
7 April 2026
0

MASAKINI.CO - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, memaparkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat...

Next Post
Temui Mendagri, Pj Gubernur Aceh: Insyaallah PON Sukses

Temui Mendagri, Pj Gubernur Aceh: Insyaallah PON Sukses

Warga Aceh Timur Tewas Diterkam Buaya di Sungai Peureulak

Warga Aceh Timur Tewas Diterkam Buaya di Sungai Peureulak

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co