MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, Juli 27, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Cerita

Rizky dan Rezam, Satu Seragam Beda Harapan

Ichsan Maulana by Ichsan Maulana
14 September 2024
in Cerita, Olahraga
0

Tim sepakbola PON XXI Aceh-Sumut | foto: Safri Pampum

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Tim sepakbola PON Aceh khidmat mendengarkan setiap taktik yang disampaikan pelatihnya, Rasiman. Usai makan siang di Hotel Mekkah, Sabtu (14/9/2024) siang.

Mereka jalani briefing persiapan melawan Sulawesi Tengah (Sulteng) malam nanti. Di Stadion H Dimurthala, Lampineung.

RelatedPosts

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

Sebelumnya, di penginapan berbeda tim sudah membahas strategi, untuk meredam Aceh di depan publiknya sendiri. Di bawah juru latih Zulkifli Syukur.

Sementara dua pesepakbola Persiraja, Rizky Yusuf Nst dan Rezam Baskoro. Nun jauh di Pulau Jawa, juga harap-harap cemas agar provinsi kelahiran masing-masing, bisa menang di babak perempat final.

Rezam merupakan pesepakbola asal Sulteng, yang kini berseragam Persiraja. Dari kamar 4229 Hotel Lor Sentul Bogor, ia bersama Amabel, juga putra Sulteng berseragam Laskar Rencong musim 2024/25.

Mereka sedang fokus menghadapi Persikabo, Minggu esok. Pikiran Rezam tak bisa bohong, teringat juniornya di Aceh.

“Ketemu tim PON Aceh, itu bukan perkara sepele. Apalagi PON Aceh disaksikan oleh seluruh pendukungnya di markas sendiri. Tapi saya yakin anak-anak PON Sulteng sudah siap dengan situasi seperti itu,” kata Rezam.

Rezam Baskoro berseragam Persiraja | foto: kiriman Rezam

Bagi pemain kidal asal Palu ini, mengerti betul psikologis juniornya. Ia juga pernah bermain di PON. Tepatnya tahun 2016 PON Jabar. Hanya saja, waktu itu, Rezam membela tim sepakbola PON Kalimantan Timur (Kaltim).

Langkah mereka takluk dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang diperkuat Asnawi Mangkualam. Pemain yang di masa depan, mengemban kapten timnas Indonesia.

“Meski dulu pernah main PON untuk Kaltim, namun semangat dan dukungan saya tetap untuk Sulteng. Tanah kelahiran saya,” ucapnya.

Menurutnya, ketibaan Sulteng hingga menembus babak 8 besar adalah prestasi yang layak diapresiasi. Mengingat, Sulteng sudah tiga edisi PON gagal lolos.

Setelah absen sekitar 16 tahun di pentas PON, bisa melaju jauh, menjadi hal luar biasa yang patut diangkat salut.

“Mudah-mudahan adik-adik PON Sulteng bisa memberikan kemampuan terbaiknya,” harap Rezam.

Sementara itu, di kamar 4225 di hotel yang sama dengan Rezam. Kapten yang membawa Aceh merengkuh perak di PON Papua, Rizky Yusuf juga terpaut hatinya dengan tim sepakbola PON Aceh. Ia tak ingin juniornya takluk.

“Sudah 8 besar. Artinya final. Harus kerahkan segala fokus, kemampuan. Manfaatkan dukungan masyarakat Aceh, jangan buat mereka kecewa,” kata Ucok, sapaannya.

Pesannya lugas. Jangan terlena. Sepakbola pada akhirnya tentang hasil akhir. Tim sepakbola PON Aceh, menurut Ucok, wajib waspada dengan permainan kolektif tim PON Sulteng.

“Semua tim di 8 besar sama kuatnya. Jangan tersihir dengan hasil seri yang pernah diraih Sulteng. Aceh tak boleh merasa puas dengan menyapu bersih semua kemenangan di fase grup,” tegasnya.

Rizky Yusuf Nst berseragam Persiraja | foto: kiriman Rizky Yusuf

Ucok khawatir adik-adiknya tergelincir. Namun ia percaya, dengan daya juang semangat api serta fokus. Gazi, Refy, Akmal cs bisa mengatasi setiap tekanan yang hadir. Ia berharap sungguh, tim sepakbola PON Aceh menjaga tren positif, agar bisa menembus grand final.

“Pada kalian lah, kesempatan meraih emas untuk pertama kalinya di cabor sepakbola bagi Aceh, masyarakat dan kami harapkan. Jangan lengah,” pesannya.

Tags: acehAceh Vs SultengPersirajaPONPON XXI Aceh-SumutRezam BaskoroRizky Yusuf Nst
Previous Post

Pelatih Sepak Takraw Gorontalo Harsono Taha Meninggal di Aceh

Next Post

Semarakkan PON, Disbudpar Gelar Aceh Perkusi Festival

Related Posts

Persiraja Masukkan 18 Pemain Muda Aceh ke Data Talenta PSSI, Siapkan Calon Bintang Masa Depan

by Ahmad Mufti
30 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Persiraja Banda Aceh resmi memasukkan 18 pemain muda berbakat asal Aceh ke dalam basis data talenta nasional milik...

BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem hingga Akhir Mei

by Riska Zulfira
23 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi di...

Kacang Koro Jadi Alternatif Pangan, Tempe Lokal Dikembangkan di Aceh

by Aininadhirah
29 April 2026
0

MASAKINI.CO – Kacang koro mulai dilirik sebagai alternatif pangan lokal yang potensial di Aceh. Komoditas ini dinilai mampu menjadi bahan...

Next Post
Semarakkan PON, Disbudpar Gelar Aceh Perkusi Festival

Semarakkan PON, Disbudpar Gelar Aceh Perkusi Festival

Dayung Kelas 1000 Meter, Aceh Peroleh Dua Medali

Dayung Kelas 1000 Meter, Aceh Peroleh Dua Medali

Discussion about this post

CERITA

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

Gigi Ngilu Jangan Diabaikan, Kenali 5 Varian Sensodyne Sesuai Keluhan Sebelum Membeli

16 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...